PW Mushida Kalimantan Barat Bersinergi dengan Laznaz BMH Bagikan Hijab, Masker, dan Vitamin di Tengah Karhutla

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pontianak – Momentum Hari Solidaritas Jilbab Dunia menjadi kesempatan bagi PW Muslimat Hidayatullah Kalimantan Barat dan Laznaz BMH Kalimantan Barat untuk memperkuat kepedulian kepada sesama.
Kegiatan pada Ahad (13/9/2026) diawali dengan pembagian masker dan vitamin kepada masyarakat pengguna jalan di kawasan perempatan lampu merah Tugu Digulis Pontianak. Aksi kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi dan berbagi paket hijab, masker, serta vitamin kepada 55 muallaf binaan Yayasan Kekayaan Muallaf Indonesia yang berlokasi di Jl. Adisucipto, Pontianak.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Solidaritas Jilbab Dunia, tetapi juga bentuk respons terhadap musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Di tengah kondisi tersebut, pembagian masker dan vitamin menjadi ikhtiar untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan, sementara berbagi hijab menjadi bagian dari dukungan terhadap dakwah dan pembinaan para muslimah, khususnya para muallaf.
Kehadiran PW Mushida Kalimantan Barat di Yayasan Kekayaan Muallaf Indonesia disambut hangat oleh Ustadzah Romlah bersama para muallaf binaan.
Perwakilan pengurus Yayasan Kekayaan Muallaf Indonesia, Ustadzah Romlah, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan dan silaturahmi tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih dan berbahagia atas silaturahmi dan kunjungan PW Mushida Kalbar dan BMH. Semoga menjadi wasilah awal untuk berkolaborasi menguatkan dakwah dan pembinaan kepada para muallaf.”
Ketua PW Mushida Kalimantan Barat, Ustadzah Mutiah, mengatakan momentum tersebut menjadi kesempatan untuk kembali menguatkan kesadaran muslimah mengenai pentingnya jilbab sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang terdampak karhutla.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk kita bisa saling menguatkan kembali kepada para muslimah tentang jilbab sebagai identitas muslimah. Dan juga momen kita untuk menguatkan kepedulian kita di tengah musibah karhutla.”
Sementara itu, Kepala Divisi Prodaya (Program dan Pendayagunaan) BMH Kalimantan Barat, Baidai, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan BMH terhadap dakwah sekaligus respons kemanusiaan atas kondisi yang terjadi di Kalimantan Barat.
“Alhamdulillah, ini adalah bentuk dukungan BMH untuk menguatkan dakwah bagi para muslimah, khususnya para muallaf. Juga merespons musibah yang menimpa kita di Kalimantan Barat ini, yaitu karhutla dan kekeringan.”
Melalui rangkaian aksi tersebut, BMH dan PW Mushida Kalbar berharap semangat solidaritas tidak berhenti pada momentum peringatan Hari Solidaritas Jilbab Dunia, tetapi terus tumbuh menjadi gerakan kepedulian yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
- person
- Penulis: Abu Azzam Al-Anshory

Saat ini belum ada komentar