Di Tengah Kabut Asap, Solidaritas Muslimat Hidayatullah Pulang Pisau Terus Menyala

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pulau Pisang, Kalimantan Tengah — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Pulang Pisau tidak menyurutkan semangat untuk berbagi dan menebarkan kepedulian kepada masyarakat.
Di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap, Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah bersama Akhwat Hidayatullah, sebuah komunitas sosial di Kabupaten Pulang Pisau, bersinergi menggelar kegiatan berbagi masker dan pakaian muslimah secara gratis.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Solidaritas Hijab Sedunia dengan mengusung tema “Muslimah Berhijab: Wujud Ketaatan, Pilar Kemuliaan.”
Berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, kegiatan dipusatkan di pendopo Masjid Al-Hikmah, Desa Anjir Pulang Pisau KM 9.
Muslimat Hidayatullah Pulau Pisang membagikan masker serta berbagai pakaian muslimah secara cuma-cuma kepada masyarakat sekitar. Pakaian yang dibagikan terdiri atas barang baru maupun pakaian bekas yang masih layak pakai, di antaranya gamis, jilbab, ciput, cadar, dan berbagai perlengkapan muslimah lainnya.
Di tengah musim kemarau dan kabut asap akibat karhutla, masker menjadi salah satu kebutuhan yang dibagikan kepada masyarakat. Sementara itu, pakaian muslimah menjadi bagian dari semangat berbagi sekaligus ikhtiar menghidupkan momentum Hari Solidaritas Hijab Sedunia melalui manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.
Dakwah yang Hadir Melalui Kepedulian
Bagi Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Pulau Pisang, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi sosial. Lebih dari itu, berbagi menjadi bagian dari dakwah yang diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata.
Dalam sambutannya, Ketua PD Muslimat Hidayatullah Pulang Pisau, Maulida Nur Indah Sari, S.Sos., menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar membagikan masker dan pakaian.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar berbagi pakaian atau masker. Ini adalah bagian dari dakwah. Dakwah yang tidak hanya disampaikan dari atas mimbar, tetapi juga diwujudkan melalui gerakan, kepedulian, dan tindakan nyata,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa kondisi kemarau dan kabut asap yang tengah dirasakan masyarakat menjadi pengingat pentingnya kepekaan terhadap keadaan di sekitar.
“Di tengah kondisi kemarau dan kabut asap yang sedang dirasakan masyarakat, semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat menjadi bentuk kepedulian sekaligus mengingatkan bahwa hijab adalah bagian dari ketaatan, kehormatan, dan kemuliaan seorang muslimah,” tuturnya.
Menurutnya, kesederhanaan sebuah kegiatan tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat. Setiap langkah kebaikan, sekecil apa pun, dapat menjadi jalan untuk menebarkan manfaat dan memperkuat kepedulian sosial.
“Semoga langkah kecil ini menjadi amal yang bernilai di sisi Allah, menjadi sebab hadirnya manfaat bagi sesama, dan menjadi awal dari semakin banyaknya gerakan kebaikan di tengah masyarakat,” harapnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah perdana bagi Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah dan Akhwat Hidayatullah Pulau Pisang, Kalimantan Tengah dalam mengenalkan gerakan sosial mereka secara langsung kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, keduanya berharap dapat membangun kedekatan dengan masyarakat, memperkenalkan keberadaan komunitas, serta membuka ruang bagi berbagai kegiatan sosial berikutnya yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan sekitar.
Semangat yang ingin dibangun adalah bahwa kondisi sulit tidak semestinya menyurutkan kepedulian. Ketika kabut asap menyelimuti dan aktivitas masyarakat dihadapkan pada berbagai keterbatasan, tangan-tangan yang peduli tetap dapat hadir untuk saling menguatkan dan berbagi.
Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah bersama Akhwat Hidayatullah berharap semangat solidaritas dan kepedulian terus tumbuh di tengah masyarakat Pulang Pisau.
Sebab, berbagi tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan besar dan penuh seremoni. Kepedulian yang sederhana, ketika dilakukan dengan ikhlas dan tepat sasaran, dapat menjadi langkah kecil menuju kebermanfaatan yang lebih luas.
- person

Saat ini belum ada komentar