HSJD Mushida Jembrana, Bali: Merajut Ukhuwah Bersama Para Muallaf

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jembrana, Bali — Semangat meneguhkan hijab sebagai wujud ketaatan menjadi pintu bagi terjalinnya silaturahmi yang lebih hangat bersama para muallaf di Kabupaten Jembrana, Bali. Dalam momentum Hari Solidaritas Hijab Sedunia (HSJD), Muslimat Hidayatullah Bali bersinergi dengan Laznaz Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menghadirkan kepedulian dan kebersamaan bagi para ibu-ibu Majelis Ta’lim Muallaf Suci Hati.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (29/9/2026) tersebut berlangsung di kediaman Ibu Hj. Setyo. Tidak sekadar menjadi agenda penyaluran hijab, pertemuan ini juga menjadi ajang ta’aruf dan mempererat ukhuwah antara Mushida, BMH, dan para muallaf.
Ketua PW Mushida Bali, Ustzh. Hadinda, S.H.I., menyampaikan bahwa kegiatan HSJD merupakan agenda yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun. Namun, pelaksanaan tahun ini memiliki makna tersendiri karena dapat menjadi momentum untuk lebih dekat dan mengenal para ibu-ibu muallaf melalui Majelis Ta’lim Suci Hati.
“Kegiatan HSJD ini rutin kami laksanakan setiap tahun. Alhamdulillah, tahun ini kami bisa bersilaturahmi dan ber-ta’aruf bersama ibu-ibu Majelis Ta’lim Muallaf Suci Hati,” ujar Hadinda.
Menurutnya, silaturahmi seperti ini penting untuk membangun kedekatan dan ukhuwah. Kehadiran Mushida bersama BMH diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat terus berlanjut dalam bentuk kebersamaan dan kepedulian.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BMH Wilayah, Mahfud Arroby, S.E., memperkenalkan berbagai program BMH yang dijalankan dalam rangka memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa salah satu bentuk penguatan program tersebut dilakukan melalui sinergi dengan Mushida.
“BMH memiliki beberapa program, dan salah satunya adalah sinergi dengan Mushida. Mudah-mudahan sinergi ini terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat,” tutur Mahfud.
Sebagai wujud kepedulian, BMH turut menyalurkan 25 paket sembako kepada para muallaf. Selain itu, para peserta juga mendapatkan hijab sebagai bagian dari rangkaian HSJD.
Suasana hangat semakin terasa ketika para peserta saling berinteraksi dan bersilaturahmi. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk saling mengenal, berbagi cerita, sekaligus menguatkan rasa persaudaraan dalam suasana penuh kekeluargaan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan paket sembako dan hijab kepada para penerima manfaat.
Melalui momentum HSJD ini, Mushida dan BMH tidak hanya menghadirkan bantuan secara materi, tetapi juga berupaya menghadirkan ukhuwah, perhatian, dan kepedulian. Bagi para muallaf, kehadiran tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk terus menumbuhkan rasa kebersamaan dalam perjalanan meneguhkan keimanan.
- person

Saat ini belum ada komentar