Menyatukan Langkah, PD Mushida Kolaka Selenggarakan Halaqah Gabungan Kader
- Silaturrahim Wilayah
- calendar_month 15 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kolaka, Sulawesi Tenggara – PD Muslimat Hidayatullah Kolaka bersinergi dengan DPD Hidayatullah Kolaka menggelar kegiatan Halaqah Gabungan Kader Hidayatullah Kolaka pada Ahad, 1 November 2026, di Pantai Indah Kapuk, Kolaka.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus Yayasan, DPD Hidayatullah, PD Muslimat Hidayatullah dan anggota halaqoh, dan guru.
Mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Mengukir Takwa, Untuk Menggapai Iman, Bersama Hidayatullah Kolaka Bergerak Mencerahkan Umat”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahim, menguatkan pembinaan, serta menyegarkan kembali semangat perjuangan seluruh kader.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Hidayatullah Kolaka, Ustaz Aryan, S.Pd., mengingatkan bahwa upaya mencerahkan umat harus dimulai dari memperbaiki diri sendiri. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Ar-Ra’d ayat 11.
اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْ
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka.”
Ustadz Kamaruddin, S.T., mengatakan bahwa halaqah merupakan bagian penting yang wajib diikuti setiap kader.
“Sebab, kader Hidayatullah bukan hanya mereka yang tinggal di dalam pondok pesantren, tetapi siapa saja yang memahami visi dan misi Hidayatullah, aktif dalam halaqoh pembinaan serta siap berhidayatullah,” tegasnya.
Tidak hanya menjadi ruang penguatan ruhiyah dan pemahaman kelembagaan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memupuk rasa kebersamaan antar kader dengan diselenggarakannya agenda saling memberi hadiah antar kader Muslimat Hidayatullah.
PD Mushida Kolaka mengucapkan terima kasih kepada DPD Hidayatullah Kolaka atas sinergi dan dukungannya, juga kepada Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kolaka atas support yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
Semoga pertemuan ini bukan sekadar menjadi momen berkumpul, tetapi menjadi penguat langkah untuk terus bertumbuh dalam pembinaan, menjaga ukhuwah, dan mengambil bagian dalam perjuangan mencerahkan umat. Karena perjuangan ini bukan tentang siapa yang paling jauh melangkah, tetapi bagaimana kita terus melangkah bersama dalam satu barisan.
- person

Saat ini belum ada komentar