light_mode
light_mode

PP Mushida Nilai LGBT Perlu Penyelesaian Kolektif

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Upaya legalisasi perilaku kaum lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) di Indonesia kian mengemuka. PP Muslimat Hidayatullah (Mushida) memandang persoalan LGBT tidak boleh dianggap sepele.

“Keluarga yang kokoh akan hindari paparan LGBT. Muslimat Hidayatullah buka layanan konseling untuk LGBT yang mau taubat,” kata Sekretaris Jenderal PP Muslimat Hidayatullah, Leny Syahnidar dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (12/2).

Ia menilai, LGBT perlu upaya penyelesaian secara kolektif, bahkan perlu keterlibatan dari pemerintah. Untuk itu, PP Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) menyatakan sejumlah hal menyikapi LGBT di Indonesia.

Pertama, menolak legalisasi dan segala promosi LGBTQ karena bertentangan dengan nilai-nilai ajaran agama dan Pancasila serta tak sejalan dengan norma-norma kesusilaan. Bahkan, berbagai dalih genetika yang dikemukakan oleh kelompok LGBT untuk pembenaran perilaku tersebut telah banyak dibantah melalui berbagai riset ilmiah, faktual, dan rasional.

Kedua, kampanye LGBT yang dilakukan dengan beragam pola bahkan tak sedikit dilakukan secara demonstratif bisa membuat generasi muda terpapar dengan ide-ide kebebasan yang diusung. Sehingga, jika dibiarkan, bukan tidak mungkin kampanye itu akan membuat anak-anak terjebak. Dan akhirnya dapat terstimulasi menjadi LGBT atau bersikap permisif terhadapnya.

Ketiga, menyerukan kepada kaum ibu untuk terus menguatkan perannya di rumah tangga mengingat kedudukannya sebagai madrasah terbaik untuk anak-anaknya. Sinergi yang baik antar anggota keluarga, khususnya ayah dan bunda, serta kepedulian bersama terhadap lingkungan akan mengokohkan ketahanan keluarga dari paparan pengaruh-pengaruh negatif seperti LGBT.

Keempat, medorong media massa untuk turut melakukan edukasi positif terhadap masalah LGBT yang abnormal. Media sangat berperan membentuk cara pandang masyarakat terhadap masalah ini. Karena itu, PP Mushida mendesak media jangan hanya mempublikasikan sisi kehebohan LGBT dan reaksi-reaksi terhadapnya. Media juga dinilai mestinya memuat solusi penyelesaian LGBT yang sesuai dengan ajaran agama dan tatanan kemanusiaan.

Kelima, PP Mushida menginstruksikan kepada semua jajaran pengurus dari tingkat pusat, wilayah dan daerah untuk membuka layanan konseling dan penanganan korban LGBT. Pusat-pusat konseling tersebut, harus dimaksimalkan untuk turut memantau serta mencegah penyebaran virus khususnya di lingkungan terdekat dan membantu merehabilitasi mereka yang ingin kembali hidup normal. Karena umumnya, mereka menjadi LGBT karena lingkungan atau pola asuh.

Sumber: Republika Online

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meraih Ketaatan Dengan Sifat Malu

    Meraih Ketaatan Dengan Sifat Malu

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    “Adalah Rasulullah itu orangnya sangat pemalu, bahkan lebih pemalu daripada perawan dalam kamarnya. Apabila beliau tidak menyukai sesuatu kami tau itu dari muka beliau.” (HR. Bukhari)

  • Mushida Sumut Gelar Pelatihan Penyelenggaraan PAUD

    Mushida Sumut Gelar Pelatihan Penyelenggaraan PAUD

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Akhir April (19-21/04/2013) lalu Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Hidayatullah Sumatera Utara (Mushida Sumut) menyelenggarakan training Guru Paud Se-Sumatera Utara yang diikuti sedikitnya 70 orang utusan mewakili Pengurus Daerah (PD) Muslimat Hidayatullah seperti Sibolga, Padang Sidempuan, Nias, Tebing Tinggi, Siantar, Tanah Karo, dan wilayah lainnya. Kegiatan ini mengangkat Tema “Mewujudkan Sekolah Pencetak Generasi  Berakhlaqul […]

  • Inilah Solusi buat Bunda Kalau Anak Tak Mau Sarapan

    Inilah Solusi buat Bunda Kalau Anak Tak Mau Sarapan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2014
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Sarapan adalah waktu makan yang paling penting. Jadi, Anda perlu membiasakan anak untuk makan sebelum melakukan berbagai aktivitas hariannya. Idealnya, Anda memberi contoh dengan makan bersama di meja makan. Tapi, masih ada cara lainnya, yaitu: – Bangunkan lebih pagi. Banyak anak yang tidak suka diburu-buru atau justru jadi marah dan menolak apa pun […]

  • Kabid Pelayanan Ummat PP Mushida Kuatkan Tri Konsolidasi Pada Rakerwil Kalimantan Selatan

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Rakerwil Muslimat Hidayatullah PW Kalimantan Selatan dilaksanakan selama dua hari, Sabtu-Ahad, 27-28 Januari 2024 bertepatan dengan 15-16 Rajab 1445 H. Rakerwil Muslimat Hidayatullah PW Kalimantan Selatan diselenggarakan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Rakerwil Mushida Kalimantan Selatan dihadiri oleh empat Pengurus Daerah, yaitu PD Banjarbaru, PD Tabalong, PD Kotabaru, dan PD Tanah Bumbu. Rakerwil dibuka secara resmi […]

  • Muslimat Hidayatullah Dukung Pernyataan Penolakan DPP Hidayatullah Tentang Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024

    Muslimat Hidayatullah Dukung Pernyataan Penolakan DPP Hidayatullah Tentang Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Muslimat Hidayatullah mendukung pernyataan penolakan DPP Hidayatullah tentang Peraturan Pemerintah (PP) RI Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Hal tersebut ditegaskan dalam pernyataan resmi Hidayatullah bertajuk “Pernyataan Sikap DPP Hidayatullah Terkait Terbitnya PP No. 28/2024 Tentang Peraturan Pelaksanaan UU No 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan”, di […]

  • Kontribusi Muslimah Dalam Menegakkan Peradaban Islam

    Kontribusi Muslimah Dalam Menegakkan Peradaban Islam

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah Dr. (Cand) Reny Susilawati M.Pd.I, pada webinar bertema “Meneguhkan Integritas Muslimah Demi Tegaknya Peradaban Islam” mengawali materinya dengan menyebutkan definisi tentang peradaban. “Peradaban Islam itu ibarat pohon yang akarnya tertanam kuat di bumi, sedangkan dahan-dahannya menjulang tinggi ke langit dan memberi rahmat bagi alam semesta. Akar itu […]

expand_less