light_mode
light_mode

Simpul Ukhuwah Penguat Dakwah: Kenangan Rakerwil Mushida Kaltim

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh Rizky N. Dyah

LANGKAH-langkahku gegas menuju ke aula prasmanan Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Gunung Tembak, sebagai tempat digelarnya acara Rapat Kerja Wilayah Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur untuk masa jabatan 2015-2017.

Acara yang diadakan dari hari Kamis tanggal 21 hingga 23 April 2016 ini memang tergolong padat. Para peserta dituntut untuk disiplin dan bertanggung jawab. Seperti berada di ruangan, memulai acara tepat waktu dan menunaikan kewajiban atas resiko ketika tidak dapat memenuhinya.

“Saya absen dulu ya Bu. Silahkan dicek anggotanya lengkap atau tidak. Balikpapan, Bontang, Sangatta, Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Berau, Penajam Paser Utara, Tanah Grogot,” tegas suara ibu Sekretaris Mushida PW Kaltim memantau kedisiplinan peserta dari 9 kota dan kabupaten yang masuk dalam wilayah Kalimantan Timur.

Aku dan teman-teman yang berasal dari Kutai Barat langsung mengangkat tangan sebagai tanda bahwa kami telah berada di ruangan. Begitupun dengan teman-teman ummahat daerah lain.

Agenda pertama di hari pertama langsung menyita perhatianku dan para peserta. Workshop kesehatan yang khusus membahas mengenai Kanker serviks dibawakan oleh Ibu Ida Prahastuti S.Sos, M.Si yang merupakan pembina yayasan Peduli Kanker dan juga anggota Komisi IV DPRD Balikpapan.

Beliau beserta tim menggugahku dan para peserta untuk lebih memperhatikan kesehatan, menjaga aset istimewa yang Allah berikan khusus untuk para wanita. Sejalan dengan cita-cita Muslimat Hidayatullah yakni membangun keluarga menuju peradaban Islam.

Bagaimana bisa membangun keluarga jika Ummahat sebagai cikal bakal keluarga, tidak dapat maksimal menjalankan fungsinya karena masalah kesehatan vital. Sungguh kenikmatan yang luar biasa yang Allah titipkan adalah nikmat kehidupan, keimanan dan kesehatan.

Beranjak ke acara berikutnya yakni sosialisasi hasil Rapat Kerja Nasional juga program-program yang telah digodok oleh pengurus wilayah yang disampaikan oleh masing-masing departemen. Wajahku dan wajah para peserta kembali sibuk menyimak.

Sebagian sibuk dengan modul materi yang dibagikan oleh panitia, sebagian sibuk dengan pena dan sesekali menatap ke layar, sebagian lagi sama sepertiku sibuk menatap modul, layar dan mencatat hal-hal penting yang nantinya akan disampaikan kembali ke teman-teman pengurus daerah.

Letih, karena beberapa jam lamanya lengket dengan kursi, akhirnya terobati. Meskipun di sela-sela acara terselip waktu untuk istirahat, sholat dan makan.

Namun, acara workshop kewirausahaan yang dirancang oleh panitia membuatku dan para peserta lainnya cukup gembira. Bagaimana tidak? Mengusung ‘Coklat Praline’ sebagai target eksekusi bahan-bahan yang telah disediakan. Rasanya seperti anak-anak yang diberikan mainan dan kebebasan untuk berekspresi.

Kembali ke masa kecil sambil belajar keterampilan membuat coklat praline. Bermain dengan coklat dan warna, rasanya padu dengan manisnya persaudaraan yang terjalin dengan para panitia dan peserta.

Yang mengesankan dan tidak boleh hilang adalah kegiatan halaqah setelah subuh yang menjadi penguat ukhuwah, keimanan dan menjadi ciri khas Hidayatullah di manapun.

Damai, tenang, dan memberikan spirit tersendiri untukku ketika berada dalam majelis Ummahat yang tak hanya hebat di keluarganya sendiri, namun juga mendedikasikan dirinya untuk agama dan lingkungan sekitar dengan apapun yang bisa dilakukan. Baik mengajar mengaji, mengajar di sekolah, berwirausaha, bersosialisasi, berdakwah dan lain sebagainya.

Hingga sampailah pada puncak acara dan action pada perhelatan Rakerwil Kaltim, ketika masing-masing daerah melelang target program yang dapat diselenggarakan di daerahnya.

Begitupun dengan beberapa agenda nasional yang dipercayakan kepada wilayah Kalimantan Timur untuk menjamu pengurus Muslimat Hidayatullah se-Indonesia. Sambil menikmati pisang ijo yang disediakan panitia di malam yang cukup dingin, dan wajah yang serius sebab lelang program ini tidak hanya menjadi ajang untuk memenuhi target program. Tetapi juga menempa diri untuk lebih baik dan baik lagi.

Sebab, istirahat yang sebenarnya hanyalah di kehidupan yang abadi kelak. Air mataku tumpah, luruh begitu saja. Seperti ada yang membuncah begitu pelukku mendarat pada jiwa-jiwa yang berjajar di hadapanku.

Mereka adalah, ibu, dan saudara-saudara yang sama-sama berjuang sebagai istri, ibu, anak dan pilar peradaban Islam. Tempatku belajar, berkoordinasi dan berbagi pengalaman. Semoga perpisahan ini akan menjadi gerbang pertemuan selanjutnya.

Terima kasihku khusus kepada panitia dan pengurus wilayah Kalimantan Timur, atas sambutan dan pelayanan yang hangat dan mengesankan. Semoga Allah membalas semua amal baik yang telah dilakukan dengan mengumpulkan kita di Syurga-Nya kelak.

_______
*) RIZKY N. DYAH, penulis adalah pengurus PD Muslimat Hidayatullah Kutai Barat, Kaltim. 

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslimat Hidayatullah Ikuti Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) – Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia (BMIWI) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Sakinah Finance, mengadakan acara Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah disingkat dengan SICANTIKS Batch 2 di Harris Vertu Hotel Harmoni, Jakarta Pusat pada 10 Oktober 2023. Tujuan acara ini adalah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah […]

  • Mushida DIY dan Sleman Gelar Baksos untuk Masyarakat di Lereng Merapi

    Mushida DIY dan Sleman Gelar Baksos untuk Masyarakat di Lereng Merapi

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Pengurus Wilayah Muslimat Hiadyatullah DI Yogyakarta menggelar acara bakti sosial untuk masyarakat di Lereng Merapi belum lama ini. Selain bakti sosial juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyaralat. Acara ini teselenggara berkat kerjasama PD Mushida Sleman dan Laznas BMH. Berikut ini dokumentasinya:

  • PP Muslimat Hidayatullah Minta Peraturan Menteri Nomor 30 Tahun 2021 Dicabut

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    PP Muslimat Hidayatullah menyesalkan adanya Peraturan Menteri Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Pasalnya, Permendikbud No. 30/2021 yang dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kejahatan terkait kekerasan seksual justru sama sekali tidak memasukkan landasan norma agama di dalam prinsip pencegahan kekerasan seksual di pasal 3. “Pancasila dengan sila pertama […]

  • Profil TK Al-Aqsha

    Profil TK Al-Aqsha

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Nama sekolah                  : TK Al Aqsha Alamat                               : Jl. Negara Km 144, Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang Kab. Paser Visi                                     : Cerdas Bersama Al Qur’an Misi                                    : 1.  Menanam aqidah dan karakter                                              2. Menerapkan ibadah sehari hari                                              3. Mengajarkan Al-Qur’an secara intensif menuju geberasi hifzul qur’an                                            […]

  • Muswil Mushida Jakarta Menjadi Evaluasi Perjalanan Organisasi

    Muswil Mushida Jakarta Menjadi Evaluasi Perjalanan Organisasi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Jakarta, Mushida.org) Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah Jakarta dibuka di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, pada Sabtu, 6 Sya’ban 1447 H (24/01/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan, kader, serta mitra strategis dari berbagai lembaga. Agenda utama musyawarah mencakup laporan pertanggungjawaban kepengurusan serta penyusunan program kerja berkelanjutan yang disesuaikan dengan dinamika masyarakat ibu kota. Ketua PW […]

  • Mushida: Mahasiswi Harus Memahami Problematika Umat

    Mushida: Mahasiswi Harus Memahami Problematika Umat

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Mencari ilmu sesungguhnya untuk lebih mengenali Sang Pencipta dan kedudukan manusia sebagai hamba. Karena itu, semangat menuntut ilmu dalam rangka mempertebal keimanan kepada Allah. Sebab sumber ilmu adalah Allah Subhanahu Wata’ala. Demikian salah satu materi tentang ‘Konsep Ilmu’ yang disampaikan malia Husna Bahar dalam kegiatan ‘Training Guru Pendidikan Anak Usia Dini’ (PAUD) Muslimah Hidayatullah, beberapa […]

expand_less