light_mode
light_mode

Mekarnya Kuntum Bunga Oleh Petani Istimewa

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

   

Makassar, 1998

Saat itu, kami sedang asyik-asyiknya menikmati perjuangan di Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai titik awal bergabung di lembaga Hidayatullah. Namun kemudian mendapat instruksi untuk pindah ke Jakarta, mengikuti tugas suami. 

Sepeninggal Allahu yarham Ust. Abdullah Said, pendiri dan pemimpin Hidayatullah, terjadi format baru struktur kepemimpinan Hidayatullah. Semasa beliau hidup, kepemimpinan tertinggi Hidayatullah ada di pundak beliau seorang diri. Namun ketika beliau meninggal belum ada kader yang memiliki kapasitas dan kharisma sebesar beliau untuk melanjutkan kepemimpinan tersebut.

Di samping itu disadari bahwa Hidayatullah semakin berkembang besar, sehingga memerlukan struktur kepemimpinan yang lebih kondusif. Pemimpin pengganti beliau, Ustadz Abdurrahman Muhammad, meminta supaya beliau tidak menjadi pempimpin tunggal, melainkan dengan kepempimpinan kolektif. Maka setelah melalui musyawarah yang panjang, dibentuklah Dewan Eksekutif sebagai tim pembantu Pimpinan Umum untuk memandu dan merekayasa jalannya organisasi. 

Suami saya, Abdul Aziz Qahhar, qadarullah ditunjuk menjadi salah seorang “anggota kabinet” dari Dewan Eksekutif ini. Ketua DE adalah Ustadz Hasan Ibrahim ketika itu juga harus “hijrah” dari Balikpapan ke Jakarta. Ustadz Abdurrahaman dan Ust Hamim Tohari  juga hijrah ke Jakarta dari Surabaya karena masuk jajaran kabinet DE. Adapun Ustadz Abdul Mannan, yang juga masuk kabinet DE memang sudah  tinggal di Jakarta karena sebelumnnya adalah pimpinan Hidayatullah Jakarta.

Kami pun pindah ke ibukota. Ketika di Jakarta, takjub sekali melewati jalan-jalan metropolitan, nampak bangunan-bangunan tinggi dan  megah.  Di sepanjang jalan terlihat pohon-pohon besar berusia puluhan  tahun. Ini pemandangan yang sering kami lalui menuju Cipinang No. 14 Jakarta (sekretriat Dewan Eksekutif). 

Sebagai seorang kader, begitu terasa jiwa ini bergelora dengan melihat lebih dekat  tantangan peluang serta spirit. Rasanya ingin ikut mengambil peran membenahi lembaga, tentu dalam rangka melebarkan sayap dakwah.

Kami bertempat tinggal di Kampus Hidayatullah Depok. Sebagai proses adaptasi, sesekali kami silaturrahmi non formal di antara sesama keluarga besar Hidayatullah. Bahkan silaturrahmi kelembagaan sering digelar oleh Dewan Eksekutif saat itu.  

Suatu pemandangan yang membuka cakrawala, menjadikan pikiran melayang jauh ke depan, dengan semangat yang tinggi untuk membentuk sebuah organsasi muslimah yang unggul, produktif dan solutif serta mampu menjadi salah satu pilar penopang dakwah terbangunnya peradaban Islam.

Hampir setiap pekan kami bertemu demi mendengar  arahan dari  Allahu yarham Ustadz Abdul Mannan yang saat itu memegang amanah sebagai Ketua Bidang Organisasi DE. Awalnya beliau mengutarakan ide besar terkait kiprah muslimah, yang sangat menentukan keberhasilan dakwah. Uswah Rasulullah telah menorehkan sejarah betapa luar biasanya peran sayyidah Khadijah, Aisyah dan ummahatul mukminin lainnya, sungguh tidak bisa dipandang sebelah mata. 

Maka, untuk menjaga keseimbangan pembinaan kader muslimah, kehadiran struktur organisasi muslimah Hidayatullah secara formal mutlak adanya. 

Sosok Allahu yarham Ustadz Abdul Mannan adalah seorang motivator tangguh. Beliau terus memberi spirit bahkan mengatur jadwal sampai membuatkan draft konsep organisasi seperti Pedoman Dasar Organisasi (PDO). Sebagai sosok pioneer perkaderan yang andal, beliau memberikan tugas kepada kami beberapa ibu yang merupakan istri para pengurus saat itu, sekaligus juga bisa menjiwai PDO tersebut. Dari hari ke hari penggodokan terus  dilakukan dan dipantau  terus oleh beliau. 

Tak jarang dari setiap pertemuan beliau mengontrol tempat rapat kami. Bahkan makanan yang akan disantap dengan ketersediaan gizi dan variasi makanan tak luput dari pantauan dalam guyonan khas beliau.

Kesungguhan dan tekad beliau untuk mengantarkan kaum hawa jama’ah Hidayatullah sebagai muslimah yang cerdas, rapi, dan berwawasan, sangat terasa. Kalimat-kalimat pamungkas dari beliau yang  sejak dulu terdengar dan akrab di telinga kami ialah, “Buat apa berkerudung panjang, jika isi kepalanya cetek,” atau “Jika ada yang tanya ibu dari mana? Dijawab saja, dari Hidayatullah (sambil tertunduk malu tanda tidak percaya diri  dan suara lirih).” Dan tentu masih banyak lagi kata-kata mutiara yang keluar dari lubuk hati beliau yang dalam, sebagai suatu luapan semangat ingin memajukan organisasi muslimah yang andal.

Biidznillah, dengan proses yang begitu panjang serta dalam bimbingan spirit dan pantauan Allahu yarham Ustadz Abdul Mannan, semua konsep organisasi muslimah Hidayatullah sudah siap menjelang MUNAS 1 Hidayatullah pada tahun 2000 di Balikpapan. Alhamdulillah, melalui Munas tersebut maka lahirlah Muslimat Hidayatulah (Mushida) secara formal sebagai ormas Muslimah secara nasional. Qadarullah, saya ditunjuk menjadi ketua umum pertama.

Kini, ormas Mushida telah berusia 21 tahun. Berbagai suka duka dan hiruk pikuk telah dilalui. Tentu masih banyak kekurangan yang harus dibenahi. Tapi sungguh kufur nikmat jika kita kurang mensyukuri capaian yang telah diberikan Ilahi Rabbi. Alhamdulillah kiprah Mushida terasa tidak hanya internal tapi juga eksternal dalam skala publik.

Potensi sumber daya insani muslimah sejak awal lahirnya Hidayatullah telah menyebar di pelosok negeri di cabang-cabang Hidayatullah. Ibarat semaian bibit bunga, lalu kemudian harus dipupuk, dikembangkan dengan lebih baik secara profesional.  Kini bunga-bunga itu telah dan sedang mekar. Teruslah bermekaran wahai bunga, baktikan potensimu kepada ummat dan bangsa karena Allah.

Tentu bunga-bunga ini hadir karena izin Allah melalui jerih payah seorang petani yang cerdas militan dan penuh semangat, sesuai dengan hadits Rasulullah, “addunya mazraatul akhirah”, artinya dunia adalah ladang untuk akhirat. Allahu yarham, Ustadz Abdul Mannan sang motivator andal, kini telah tiada namun insya Allah akan memetik hasilnya di alam sana.
*Dr. Sabriati Aziz, M.Pd.I
Ketua Komisi Majelis Penasehat Muslimat Hidayatullah 
  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dengan Penetapan Kepengurusan Baru, Mushida Jawa Tengah Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas Dakwah dan Tarbiyah

    Dengan Penetapan Kepengurusan Baru, Mushida Jawa Tengah Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas Dakwah dan Tarbiyah

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Semarang (mushida.org) – Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah Jawa Tengah mengangkat tema “Meneguhkan Peran Muslimah dalam Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas.” Selaras dengan tema tersebut, Ustadz Akhmad Ali Subur selaku ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Tengah dalam sambutannya menekankan beberapa hal yang harus menjadi perhatian khusus oleh Pengurus Wilayah Mushida terpilih. “Di samping […]

  • Wangimu Silatnas

    Wangimu Silatnas

    • calendar_month Minggu, 25 Nov 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Bunda Cinta Kutulis catatan ini. Saat suara khas penuh kharisma bapak pimpinan sedang mendayu di mesjid agung Ar Riyadh. Kutulis bait demi bait menggambarkan pikiran jiwaku saat itu. Saat bapak pimpinan mengatakan satu kata untuk Silatnas adalah tercerahkan. Maka kutulis. Kedatangan kita disilatnas bukan sekedar bertemu teman lama. Mengenang masa lalu yang penuh sejuta […]

  • Profil TK Yaa Bunayya Baubau

    • calendar_month Rabu, 25 Okt 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Nama sekolah: TK Yaa Bunayya Baubau Alamat Sekolah: Jl. Pahlawan KM 5 Kel. Kadolokatapi, Kec. Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara VisiMewujudkan sekolah Islam yang bermutu unggul yang mampu melahirkan generasi yang bertaqwa, cerdas dan berahlaq mulia. MisiMenyelenggarakan pendidikan integral yang berlandaskan ajaran Islam secara terpadu dalam budaya yang religius didukung peran serta orang tua guna […]

  • Tingkatkan Kompetensi Muallimat, Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Pelatihan Guru Mengaji DKI Jakarta

    Tingkatkan Kompetensi Muallimat, Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Pelatihan Guru Mengaji DKI Jakarta

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Peradaban Islam adalah peradaban yang dibangun dengan Al-Qur’an. Al-Qur’an harus menerangi rumah seperti halnya yang dilakukan sahabat Rasulullah Mushab bin Umair terhadap penduduk Yatsrib. Saat ini, Islam mungkin telah sampai di rumah-rumah kaum muslimin, tetapi eksistensi Islam itu lemah karena belum menjadi sebuah gerakan yang terbimbing dan terpimpin. Grand MBA bukan sekedar program […]

  • Serba-serbi PW Mushida Jawa Timur Dalam Memanfaatkan Momentum Hari Solidaritas Hijab Internasional

    Serba-serbi PW Mushida Jawa Timur Dalam Memanfaatkan Momentum Hari Solidaritas Hijab Internasional

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Allah berfirman, “Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59.). Memanfaatkan momentum Hari Solidaritas Hijab Internasional atau International Hijab Solidarity Day (IHSD) yang […]

  • Perkuat Sistem Pendataan Organisasi, Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Pelatihan SISTAHID

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Dalam rangka memperkuat basis data dengan menggunakan sistem yang lebih baik, Departemen Organisasi Muslimat Hidayatullah bersinergi dengan Kabid Pembinaan dan Pengembangan Organisasi DPP Hidayatullah menyelenggarakan Pelatihan Sistem Pendataan Hidayatullah pada 6 Juli 2023/17 Dzulhijjah 1444 H di Gedung Pusat Dakwah DPP Hidayatullah, Cipinang, Jakarta. Pelatihan dengan tema “Melalui SISTAHID Mewujudkan Tertib Administrasi dan […]

expand_less