light_mode
light_mode

Daurah Murabbiyah Ula Kepri: Menjadi Murabbiyah yang Visioner dan Berintegritas Tinggi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BATAM — Bertempat di Aula Kampus Utama Hidayatullah Batam, Majelis Murabbiyah Wilayah (MMW) dan Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Hidayatullah Kepulauan Riau menyelenggarakan Daurah Murabbiyah Ula, Senin, 17 Rabiul Akhir 1443 H (22/9/2021).

Acara yang bertujuan untuk menghasilkan murabbiyah halaqah tersebut menghadirkan narasumber dari Majelis Murabbiyah Pusat (MMP) Muslimat Hidayatullah, di antaranya Ustadzah Ir. Emi Pitoyanti, Ustadzah Dede Agustina, S.E dan Ustadzah Nur Iryani, S.Pd.I. Kegiatan tersebut terselenggara atas dukungan Kampus Utama Hidayatullah Batam dan Laznas Baitul Maal Hidayatullah Kepri.

Hadir dalam acara yang digelar di Aula Serbaguna, Kampus I Hidayatullah Batu Aji, Kelurahan Kibing, Kota Batam ini, Ketua Badan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Batam, KH Jamaluddin Nur, sekaligus didaulat untuk membuka acara.

Turut hadir dalam acara pembukaan, General Manager Baitul Maal Hidayatullah Kepri Ustadz Abdul Azis, SE, Ketua DPW Hidayatullah Kepri, Ustadz Darmansyah, pengurus yayasan dan tamu undangan.

Acara yang diikuti oleh kader Murobbiyah Muslimat Hidayatullah se-Kepulauan Riau tersebut mengangkat tema, “Menjadi Murabbiyah yang Visioner dan Berintegritas Tinggi.” Berlangsung selama tiga  hari, Jum’at-Ahad (19-21/9/2021), dan diharapkan dapat melahirkan murabbiyah- murabbiyah  halaqah yang visioner dan berintegritas tinggi.

“Tujuannya adalah meningkatkan peran seorang Muslimat dalam upaya membentuk peradaban Islam dengan mencetak murobbiyah yang visioner dan brintegritas tinggi sehingga siap melahirkan kader-kader yang militan dan tangguh,” ujar Ustadz H. Jamaluddin Nur dalam menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan ini.

Selanjutnya sambutan dari narasumber utama, Ustadzah Emi Pitoyanti, Ketua MMP Muslimat Hidayatullah yang menekankan peranan dan fungsi murabbiyah sebagai kunci utama dalam urgensi halaqah dan metode dalam proses transfer ilmu kepada para mutarobbiyahnya.

“Dalam ungkapan yang populer disebutkan, bahwa metode lebih utama daripada materi pelajaran. Tapi guru atau murabbi lebih utama dari metode, sedangkan spiritual (ruh) murabbi lebih utama atas semuanya,” papar instruktur nasional Muslimat Hidayatullah ini.

Sehingga Daurah Murobbiyah ini, lanjutnya adalah upaya untuk menerapkan pola di atas.

“Bagaimana agar kegiatan ini mampu menghasilkan murabbiyah yang mumpuni, agar proses tarbiyah di Muslimat Hidayatullah melalui wadah marhalah dan halaqah, dapat berjalan dengan sangat baik, terstandardisasi dan mencapai tujuan yang diharapkan,” ucapnya di hadapan 40 peserta yang mengikuti kegaiatn dauroh.

Senada Ustadzah Emi Pitoyanti, Ketua Majelis Murabbiyah Kepri, Ustadzah Ummu Kaltsum, juga menguatkan hal yang sama tentang pentingnya bagi seorang murabbiyah mengambil peranan penting dalam pembinaan muslimat dengan terus mengajar sambil belajar.

“Apa yang dilakukan ini adalah upaya standardisasi manajemen proses jenjang kekaderan. Sehingga, para muslimat yang tergabung dalam wadah organisasi Mushida betul-betul tersibghah pengetahuan dan pemahaman keislamannya dengan baik serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan bermasyarakat,” terangnya.

Selain itu Muslimat Hidayatullah juga harus bisa menjadi ikon dakwah bil hal di tengah lingkungan mereka berada.

Master Trainer Daurah Murobbiyah Ula ini, Ustadzah Nur Iryani juga memberikan penguatan agar apapun kondisi yang terjadi di masyarakat, halaqah harus tetap berjalan. Tidak harus bertemu tatap muka, jika kondisi memang tidak memungkinkan halaqah tetap harus berjalan dengan memanfaatkan kemajuan di bidang teknologi, yaitu zoom meeting.

“Transformasi nilai-nilai perkaderan di lembaga ini harus terus berjalan kepada para muslimat yang sangat memiliki peran penting dalam mencetak peradaban Islam,” sambungnya.

Bagi Muslimat Hidayatullah, lanjut Ustadzah Emi, seorang murabbiyah itu harus terus belajar, ibarat sebuah teko jika digunakan menyiram terus menerus namun tak pernah terisi, maka lama-lama akan habis.

Kondisi tersebut yang menyebabkan kegiatan halaqah menjadi sesuatu yang sangat membosankan. Oleh karenanya seorang murabbiyah harus terus belajar dan mengupgrade pengetahuannya agar kegiatan halaqah menjadi sesuatu yang sangat dirindu oleh para mutarabbiyahnya. Dan hal yang paling penting bagi seorang murabbiyah adalah memiliki aura positif sehingga para mutarabbiyah nya merasakan ada kenyamanan yang luar biasa ketika dekat dengan murabbiyahnya.

“Aura positif itu tidak harus keluar biaya yang mahal seperti datang ke dokter kecantikan, tidak demikian. Namun semua bisa didapat dengan kekuatan ilahiyah, yaitu Gerakan Nawafil Hidayatullah,” pungkas Ustadzah asal Bogor ini.

Ucapan terima kasih kepada semua pihak sehingga acara ini berlangsung sukses, khususnya kepada Ketua Badan Pembina Kampus Utama Hidayatullah Batam Ust. KH. Jamaluddin Nur, GM BMH Kepulauan Riau Ustadz Abdul Azis, Majelis Murabbiyah Wilayah dan Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Kepri serta para peserta Daurah Murabbiyah Ula se-Kepulauan Riau.  Semoga acara ini bisa melahirkan murabbiyah- murabbiyah  halaqah yang visioner dan berintegritas tinggi. */PD Mushida Batam

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HSJD: Mushida Luwu Utara Bagikan Jilbab Untuk Muslimah Muallaf

    Peringati HSJD: Mushida Luwu Utara Bagikan Jilbab Untuk Muslimah Muallaf

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Hari Solidaritas Jilbab Dunia (HSJD) yang diperingati setiap bulan September merupakan hari di mana kita sebagai umat Islam menunjukkan rasa kepedulian dan solidaritas kepada saudara seiman kita di belahan bumi lain yang mendapatkan perlakuan tidak baik karena menggunakan dan mempertahankan hijabnya. Selain itu, sebagai bentuk kebanggaan dan kesatuan umat Islam, khususnya muslimah di dunia. Salah […]

  • Muswil Mushida Banten: Semangat Berdakwah Dengan Meningkatkan Pemahamaan Kelembagaan

    Muswil Mushida Banten: Semangat Berdakwah Dengan Meningkatkan Pemahamaan Kelembagaan

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Mushida Banten mengadakan Musyawarah Wilayah (Muswil) mandiri untuk pertama kali pada Sabtu-Ahad, 6-7 Februari 2021 bertepatan dengan 25-26 Jumadil Akhir 1442 H. Acara tersebut diselenggarakan di Pondok Pesantren Hidayatullah Serang, dihadiri oleh sedikitnya 30 peserta, dan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Muswil Mushida Banten resmi dibuka oleh Ketua DPW Hidayatulah Banten, Ahmad Maghfur, […]

  • Peduli Terhadap Ketahanan Keluarga, Majelis Penasihat Muslimat Hidayatullah Adakan Webinar Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Keluarga adalah miniatur peradaban. Untuk itu, diperlukan kiat agar keluarga memiliki ketahanan hingga menghasilkan keluarga yang berkualitas. Generasi yang berkualitas akan menentukan kualitas suatu negeri. Majelis Penasihat Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan Webinar Ketahanan Keluarga dengan tema “Mengokohkan Keluarga Indonesia dalam Mendidik Generasi untuk Mewujudkan Indonesia Maju dan Mandiri” pada Sabtu, 25 Februari 2023. Webinar kali ini […]

  • PW Mushida Kaltim Lakukan Safari Silaturrahim ke Kuaro Sekaligus Hadiri Marhalah Uula

    PW Mushida Kaltim Lakukan Safari Silaturrahim ke Kuaro Sekaligus Hadiri Marhalah Uula

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    KUARO – Pengurus Wilayah Mushida Kaltim baru saja menuntaskan tugas dakwah ke Kuaro, sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Dengan perjalanan yang lumayan mendebarkan bagi teman seperjalanan yang mengaku baru kali ini menyeberang lautan dengan menggunakan speedboat yang karena begitu lajunya hanya menempuh waktu 15 menit yang biasanya ditempuh hingga […]

  • Mushida Banten Bagikan Masker untuk Cegah Covid-19

    Mushida Banten Bagikan Masker untuk Cegah Covid-19

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    BANTEN – Di tengah upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Provinsi Banten, Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Banten dan bergerak cepat dengan memberikan bantuan masker dan kebutuhan kesehatan untuk masyarakat kurang mampu ataupun yang terkena dampak pandemi COVID-19. Aksi ini digelar di sejumlah titik di Banten, Selasa (21/04/2020).

  • RA-MI Terpadu YAA Bunayya Hidayatullah Makassar Gelar Penamatan Murid Tahun Terakhir

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Makassar, Mushida.org), RA dan MI Terpadu Yaa Bunayya Hidayatullah Makassar menggelar semarak penamatan untuk kelas VI dan penerimaan Rapor Tahun Ajaran 2021/2022 Ahad, (26/6/2022) pada pukul 08.00-12.00 WITA bertempat di New Dafest, Jl. Parumpa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. “Tujuan dilaksanakan kegiatan ini, selain penamatan siswa sebagai alumni RA dan MI Yaa Bunayya juga pihak Madrasah […]

expand_less