Jelang Munas, Muslimat Hidayatullah Lakukan Silaturahmi Bersama Said Didu
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, mushida.org — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional 6 Muslimat Hidayatullah, tokoh nasional Dr. Muhammad Said Didu berkunjung ke kantor PP Muslimat Hidayatullah di Cipinang, Jakarta, pada 8 Oktober 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Dr. Muhammad Said Didu menyampaikan apresiasinya terhadap kiprah Muslimat Hidayatullah yang dinilai konsisten membangun kekuatan perempuan muslim di berbagai bidang, seperti pendidikan, dakwah, sosial, ekonomi, dan lainnya, dengan pendekatan profetik dan profesional.
Sementara itu, Ketua Majelis Penasihat Muslimat Hidayatullah, Dr. Sabriati Aziz, M.Pd.I., menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk sinergi dan dukungan moral menjelang pelaksanaan Munas Mushida.
“Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat peran muslimat dalam dakwah dan pembangunan umat. Kami ingin Munas nanti menjadi momentum konsolidasi gerakan perempuan berdaya dan berakhlak,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum PP Muslimat Hidayatullah, Hani Akbar, M.Pd., menegaskan bahwa Muslimat Hidayatullah siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat luas.
“Sebagaimana salah satu misinya, Muslimat Hidayatullah berperan dalam mengajak pemerintah dan segenap bangsa Indonesia untuk mewujudkan NKRI yang unggul dan bermartabat,” sebutnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Hidayatullah, Ustadz Nashirul Haq, turut memberikan pengantar mengenai sejarah dan jaringan Hidayatullah. Ia menjelaskan bahwa Hidayatullah lahir pada 5 Februari 1973 di Kalimantan Timur, dan kini telah memiliki jaringan luas dengan 38 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) di tingkat provinsi, 418 Dewan Pengurus Daerah (DPD) di tingkat kabupaten/kota, 420 Dewan Pengurus Cabang (DPC) di tingkat kecamatan, hingga Dewan Pengurus Ranting (DPRA) di kelurahan/desa, serta 1.088 jaringan Rumah Qur’an di seluruh Indonesia.
Muslimat Hidayatullah menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Bapak Said Didu dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan moral bangsa berbasis nilai-nilai Islam.
“Kami memiliki visi yang sama untuk membangun masyarakat yang kuat, mandiri, dan berakhlak. Sinergi ini insya Allah akan membawa keberkahan bagi umat dan bangsa,” tutup Sabriati Aziz.
- person




Saat ini belum ada komentar