light_mode
light_mode

Rois ‘Aam Hidayatullah Tekankan Kemuliaan Syura dalam Rangakaian Munas VI Mushida

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, mushida — Rangkaian Musyawarah Nasional Muslimat Hidayatullah (Munas Mushida) mendapatkan penguatan ruhiyah yang sangat mendalam melalui tausyiah Rois ‘Aam Hidayatullah, K.H. Abdurrahman Muhammad pada 28 November 2025 di Hotel Grand Dafam Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan urgensi syura sebagai fondasi kepemimpinan dan sistem pengokoh gerakan dakwah Hidayatullah.

Di hadapan para peserta Munas, Rois ‘Aam menyampaikan bahwa syura dalam Islam bukanlah sekadar mekanisme teknis pengambilan keputusan, melainkan sistem yang memiliki nilai ibadah. “Syura adalah satu sistem yang sangat agung dalam agama Islam. Ia merupakan turunan dari munajat, karena tidak ada satu pun solusi kehidupan kecuali berasal dari Allah,” tegasnya.

Beliau menjelaskan bahwa syura berfungsi sebagai pertahanan dan benteng muroqobah, menjaga kesadaran kolektif agar setiap keputusan dilandasi ketakwaan dan ketundukan. Menguatkan pesan tersebut, beliau mengutip firman Allah surah Ali Imran: 160, “Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkanmu.”

Rois ‘Aam juga menekankan adab penting dalam syura untuk mendengar dan menghargai setiap masukan. “Jangan menyepelekan syura. Dengarkan dan terima masukan meskipun ia datang dari orang yang mungkin berada di bawah kita,” ujarnya.

Beliau melanjutkan, semakin banyak orang berkumpul dalam syura, semakin banyak pula kebaikan yang Allah hadirkan melalui mereka. Jika satu orang datang dengan satu kebaikan, maka ratusan peserta syura membawa beragam kebaikan, hikmah, dan potensi solusi.

Dalam tausyiah yang berlangsung penuh kekhidmatan itu, Rois ‘Aam kembali menegaskan bahwa seluruh kehidupan seorang Muslim adalah pengabdian. Karena itu, kepemimpinan dalam Islam bukan sekadar posisi organisatoris, tetapi amanah uluhiyyah dan rabbaniyyah—sebuah beban keilmuan, keikhlasan, dan pertanggungjawaban di hadapan Allah.

“Kepemimpinan itu amanah yang bersumber dari Allah. Bukan ambisi, bukan pencapaian personal, tetapi penugasan Ilahi untuk mengelola kebaikan,” ucapnya.

Menutup tausyiahnya, beliau memberikan pesan agar para peserta tidak melupakan amalan-amalan yang menjadi penguat ruhiyah. “Jangan lupa tilawah Al-Qur’an dan berinfak,” ungkapnya. Beliau menjelaskan bahwa seluruh kebaikan dan keburukan yang terjadi dalam kehidupan berada dalam cakupan ilmu Allah yang Maha Meliputi.

K.H. Abdurrahman Muhammad menyampaikan harapan besar bahwa Munas Mushida ini akan melahirkan pemimpin-pemimpin perempuan yang kuat ruhiyahnya, matang syuronya, dan kokoh komitmennya terhadap dakwah. Para pemimpin yang mampu menggerakkan masyarakat, menjaga persatuan umat, serta membawa Mushida ke level kontribusi yang lebih luas bagi bangsa dan peradaban Islam.

Tausyiah Rois ‘Aam ini menjadi penguat ruh dan panduan bagi seluruh peserta Munas dalam bermusyawarah, menegaskan kembali bahwa kekuatan organisasi bertumpu pada keluhuran adab, kebeningan niat, dan kesungguhan dalam syuro.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengukuhan Muharrikah Mushida Putri (MMi)

    Pengukuhan Muharrikah Mushida Putri (MMi)

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Muharrikah Mushida Putri (MMi) dilaksanakan dalam rangka melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang memiliki pemahaman mendalam tentang kepemimpinan Islam dan nilai-nilai Hidayatullah. Departemen Keputrian PP Mushida menyelenggarakan Pengukuhan Muharrikah Mushida Putri (MMi) secara online, pada Ahad, 13 Oktober 2024. Dalam sambutannya, Ustadzah Hani Akbar, Ketua Umum PP Mushida mengatakan bahwa MMi dibentuk karena generasi yang akan selesai […]

  • PW Mushida Jabodebek Minta RUU P-KS Harus Selaras dengan Pancasila

    PW Mushida Jabodebek Minta RUU P-KS Harus Selaras dengan Pancasila

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    DEPOK – Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Jabodebek sejalan dengan semangat Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) apabila untuk mencegah terjadinya kejahatan seksual seperti perkosaan dan pencabulan. Namun, Mushida Jabodebek menegaskan, pengesahan RUU P-PKS harus selaras dengan Pancasila sebagai falsafah bangsa dan dan tak menjadi tunggangan untuk melegalisasi penyimpangan yang berlawanan dengan Pancasila seperti […]

  • Ketua Majelis Penasihat Muslimat Hidayatullah Hadiri World Peace Forum di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Jakarta, mushida.org – Deklarasi berdirinya Global Forum of Muslim Women (GFMW) menjadi salah satu capaian bersejarah dari perhelatan World Peace Forum (WPF) ke-9 yang diselenggarakan pada 9–11 November 2025 di Jakarta. Organisasi internasional ini lahir sebagai wadah kolaboratif perempuan Muslim dunia untuk berkontribusi dalam pembangunan peradaban Islam global melalui pemberdayaan, pendidikan, dan kemanusiaan. Ketua Majelis […]

  • Muslimat Hidayatullah Gelar Training Instruktur Nasional

    Muslimat Hidayatullah Gelar Training Instruktur Nasional

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Pengurus Pusat (PP) Muslimat Hidayatullah bekerjasama dengan Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur (PW Mushida Kaltim) menyelenggarakan Training Instruktur di Kampus Pesantren Hidayatullah Pusat Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, belum lama ini. Acara yang bertema ‘Mencetak Instruktur yang Handal dan Visioner’ ini berlangsung selama 3 hari. Ada 3 bidang training yang diselenggarakan yaitu, […]

  • PP Mushida Nilai LGBT Perlu Penyelesaian Kolektif

    PP Mushida Nilai LGBT Perlu Penyelesaian Kolektif

    • calendar_month Minggu, 14 Feb 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Upaya legalisasi perilaku kaum lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) di Indonesia kian mengemuka. PP Muslimat Hidayatullah (Mushida) memandang persoalan LGBT tidak boleh dianggap sepele. “Keluarga yang kokoh akan hindari paparan LGBT. Muslimat Hidayatullah buka layanan konseling untuk LGBT yang mau taubat,” kata Sekretaris Jenderal PP Muslimat Hidayatullah, Leny Syahnidar dalam rilis yang diterima […]

  • Silaturahmi Nasional Hidayatullah 2023 Resmi Ditutup Oleh Jusuf Kalla

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Balikpapan, mushida.org) Perhelatan Silaturahmi Nasional Hidayatullah 2023 yang mengusung tema “50 Tahun Bersama Umat Membangun NKRI yang Beradab” diikuti oleh 20.000 dai dan daiyah Hidayatullah dari 38 Provinsi di seluruh Indonesia. “Kita hadir empat hari di kegiatan Silatnas. Apa perenungan yang sudah di lakukan? Kita harus lebih banyak bersyukur. Kualitas dalam perjuangan adalah sabar, rasa […]

expand_less