Musyawarah Wilayah Mushida Riau Tegaskan Prinsip Musyawarah, Mujahadah, dan Munajat

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Musyawarah Wilayah (Muswil) Muslimat Hidayatullah Riau dilaksanakan pada Ahad, 21 Desember 2025 dan diikuti oleh 16 peserta dari Pengurus Daerah Pekanbaru, Dumai, Rokan Hulu, Bengkalis, Kampar, Pelalawan, dan Siak.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Riau, Ustadz Suheri Abdullah, M.M., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan pondasi spiritual dalam keluarga sebagai basis peradaban. Ia mengawalinya dengan pantun untuk memotivasi peserta yang hadir.
Layar terkembang melaju kencang
Menuju Pulau Meranti
Mushida Riau teruslah berlari kencang
Agar Riau melihat kehadiran kita kian berarti
“Kedekatan kepada Allah harus menjadi pondasi utama keluarga. Suami dan istri harus saling menguatkan dan saling mendukung dalam perjuangan dakwah,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa Muslimat Hidayatullah memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi unggul.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Muslimat Hidayatullah Riau diarahkan untuk melahirkan generasi pembelajar, yakni generasi yang terus bertumbuh dalam ilmu, adab, dan amal.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan bahwa perjuangan dakwah menuntut pengorbanan nyata.
“Berkorban pikiran, tenaga, bahkan harta adalah keniscayaan. Dengan itulah amal kita akan diperhitungkan oleh Allah SWT,” ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya menghidupkan nilai-nilai perjuangan melalui prinsip 3M, yakni musyawarah, mujahadah, dan munajat. Menurutnya, ketiga hal tersebut harus berjalan seimbang agar organisasi tetap berada dalam koridor perjuangan yang benar.
Suheri Abdullah juga mengajak seluruh peserta Muswil untuk berpikir jauh ke depan. Ia menyampaikan bahwa Muslimat Hidayatullah Riau perlu memiliki proyeksi kaderisasi yang matang.
“Kita harus menyiapkan pelanjut perjuangan hingga 2045. Regenerasi bukan pilihan, tetapi keharusan,” katanya.
Musyawarah Wilayah ini sekaligus menjadi forum penetapan kepemimpinan wilayah. Melalui proses syura, ditetapkan Marhamah, S.Pd.I sebagai Ketua Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Riau untuk masa bakti lima tahun ke depan. Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan dan bimbingan dalam menjalankan amanah.
Musyawarah Wilayah ini diharapkan mampu menguatkan peran Muslimat Hidayatullah Riau sebagai garda terdepan dalam membangun ketahanan keluarga khususnya di provinsi Riau.
- person


Saat ini belum ada komentar