light_mode
light_mode

Amalan Wanita Haid di Bulan Ramadhan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Allah menjanjikan pahala yang berlipat pada setiap ibadah yang dilakukan oleh hamba-Nya. Jangan sampai kita menjadi orang yang merugi, yang melewatkan hari-hari selama bulan Ramadhan dengan aktivitas yang sia-sia. Meski wanita yang sedang haid tidak menjalankan puasa dan shalat, bukan berarti ia kehilangan kesempatan meraih pahala. Islam adalah agama yang penuh rahmat. Banyak pintu kebaikan tetap terbuka lebar.

Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan, dilengkapi dengan dalil Al-Qur’an dan hadits:

1. Memperbanyak Dzikir

Allah ﷻ berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. Al-Ahzab: 41)

Dzikir tidak disyaratkan dalam keadaan suci. Wanita haid tetap bisa membaca tasbih, tahmid, takbir, tahlil, istighfar, dan shalawat kapan saja. Bahkan dzikir adalah amalan ringan di lisan namun berat di timbangan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan dicintai oleh Ar-Rahman: Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘azhim.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

2. Mentadabburi Al-Qur’an

Allah ﷻ berfirman:

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia…” (QS. Al-Baqarah: 185)

Sebagian ulama membolehkan wanita haid membaca Al-Qur’an tanpa menyentuh mushaf secara langsung, misalnya melalui aplikasi di ponsel atau membaca terjemah dan tafsir. Mendengarkan murattal, membaca terjemah, mengkaji tafsir, dan merenungi maknanya juga termasuk ibadah. Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an, maka tetaplah dekat dengannya meski dalam kondisi haid.

3. Bersedekah

Rasulullah SAW bersabda:

“Jagalah diri kalian dari neraka meskipun hanya dengan sedekah setengah biji kurma. Barangsiapa yang tidak mendapatkannya, maka ucapkanlah perkataan yang baik.” (HR. Bukhari Muslim)

Hadits ini mengajarkan bahwa sedekah tidak perlu menunggu kita kaya. Sedekah tidak melulu dengan harta. Sedekah dapat dilakukan dengan hal yang sederhana yang kita miliki.  Bahkan jika kita tidak memiliki apapun, menjaga lisan agar senantiasa berkata yang baik, menjaga pendengaran dari hal burut, dan menjaga penglihatan dari maksiat, juga termasuk sedekah. 

Rasulullah ﷺ dikenal sangat dermawan, terlebih di bulan Ramadhan.

“Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan…” (HR. Bukhari)

4. Memberi Makan Orang Berpuasa

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)

Wanita haid tetap bisa menyiapkan hidangan berbuka bagi keluarga atau orang lain. Setiap suapan yang menguatkan orang berpuasa menjadi ladang pahala. Meski sedang tidak berpuasa, insya Allah kita akan mendapatkan pahala seperti orang yang sedang melaksanakan puasa. 

5. Memperbanyak Doa

Doa tidak terhalang oleh haid. Bahkan Allah sangat dekat dengan hamba-Nya yang berdoa.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku.”
(QS. Al-Baqarah: 186)

Ramadhan adalah waktu mustajab untuk berdoa, khususnya saat menjelang berbuka. Gunakan momen ini untuk memohon ampunan, kebaikan dunia akhirat, dan keberkahan keluarga. Tulislah kebaikan dan keinginan yang belum terwujud. Saat membaca terjemah Al-Qur’an yang berisi janji-janji Allah, maka berdoalah agar kita mendapatkan pahala dan surga atas apa yang telah Allah janjikan. Begitu pun sebaliknya, ketika membaca terjemah yang berisi ancaman kepada orang-orang musyrik, maka berdoalah agar kita terhindar dari keburukan.  

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PP Mushida Perkuat Ukhuwah dan Budaya Bersama Al-Qur’an Melalui Mabit dan Tasmi’ Juz’iyyah

    PP Mushida Perkuat Ukhuwah dan Budaya Bersama Al-Qur’an Melalui Mabit dan Tasmi’ Juz’iyyah

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Zahratun Nahdhah
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan kegiatan Mabit dan Tasmi’ Juz’iyyah sebagai ikhtiar memperkuat ukhuwah, meningkatkan kualitas ruhiyah, serta meneguhkan komitmen para pengurus dalam menjaga dan murajaah hafalan Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan pada 24-25 Juli 2026/9-10 Safar 1448 H di Kantor PP Muslimat Hidayatullah, Cipinang, Jakarta Timur. Kegiatan yang diawali dengan shalat Maghrib berjamaah […]

  • Rapat Kerja Nasional Mushida Resmi Dibuka

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muslimat Hidayatullah merupakan forum strategis yang memiliki peran penting dalam perjalanan organisasi. Melalui Rakernas, dilakukan proses sinkronisasi program antara Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah, serta unit-unit pendidikan seperti PAUD Kampus Induk dan Kampus Utama, sehingga tercipta kesinambungan dan keselarasan gerak organisasi secara nasional. Rakernas Muslimat Hidayatullah resmi dibuka pada 6 April 2026 […]

  • Resep Sehat Berpuasa

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Niat kita menjalankan ibadah puasa adalah untuk Allah semata. Dengan menahan lapar kita tidak lantas menjadi sakit atau lemas. Allah sudah mengatur yang terbaik untuk hamba-Nya. Seseorang yang tidak makan dan minum di siang hari, ia tidak akan sakit. Bahkan Allah menjamin kesehatan bagi orang yang berpuasa. Namun seringkali kita merasa lemas pada siang hari […]

  • PP Mushida Gelar Workshop Leadership Fungsionaris

    PP Mushida Gelar Workshop Leadership Fungsionaris

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    TANTANGAN dakwah sungguh sangat kompleks dan meliputi semua sisi kehidupan, tidak terkecuali kaum hawa. Masih banyaknya kaum hawa di negeri ini yang belum tersentuh dakwah secara optimal membutuhkan insan-insan tangguh yang terpanggil hatinya menekuni dakwah demi tercerahkannya kaum Muslimah di negeri ini. Di waktu yang sama, Muslimat Hidayatullah sebagai sebuah gerakan kemuslimatan berbasis keluarga yang […]

  • Rapat Kerja Wilayah Muslimat Hidayatullah Tegaskan Transformasi Organisasi yang Mandiri dan Berpengaruh

    Rapat Kerja Wilayah Muslimat Hidayatullah Tegaskan Transformasi Organisasi yang Mandiri dan Berpengaruh

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Sebanyak 37 Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah se-Indonesia melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sepanjang bulan Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi dalam memperkuat konsolidasi jati diri sekaligus mendorong transformasi organisasi menuju Muslimat Hidayatullah yang mandiri dan berpengaruh. Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah, Hani Akbar, S.Sos.I., M.Pd., menegaskan bahwa Rakerwil merupakan salah satu […]

  • Rakerwil Muslimat Hidayatullah Bali Perkuat Konsolidasi dan Kemandirian Organisasi

    Rakerwil Muslimat Hidayatullah Bali Perkuat Konsolidasi dan Kemandirian Organisasi

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Denpasar, mushida.org) — PW Muslimat Hidayatullah Bali menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Sabtu, 2 Mei 2026/14 Dzulqa’dah 1447 H di Kampus Madya Hidayatullah Denpasar, Bali. Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta yang terdiri atas Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Bali, Majelis Murobbiyah Wilayah, dan Pengurus Daerah. Rakerwil menjadi forum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus […]

expand_less