light_mode
light_mode

Halaqah Mushida se-Sulawesi: Memaknai Perjalanan Dakwah Rasulullah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Kita pernah merasa kurang pantas untuk menjalankan amanah sebagai murabbiyah. Bisa jadi karena ruhiyahnya yang belum baik, atau ilmu kita terbatas. Namun, karena di awal kita sudah menyatakan kesiapan dalam menjalankan amanah, maka tetap lanjutkan dan serahkan diri pada Allah. Allah tidak akan pernah meninggalkan hamba-Nya.”

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ustadzah Ir. Amalia Husnah Bahar, M.Pd.I., Anggota Majelis Mudzakarah Muslimat Hidayatullah pada Ahad (26/07/2026). Waktu ba’da Subuh kembali menjadi waktu yang penuh keberkahan bagi para Murabbiyah Muslimat Hidayatullah se-Sulawesi dalam mengikuti Halaqah Sirah Nabawiyah yang diselenggarakan oleh Majelis Murabbiyah Mushida se-Sulawesi secara daring melalui Zoom. 

Pertemuan hari ini merupakan pertemuan ke-33, dengan antusiasme peserta yang sangat baik. Sebanyak 100 peserta hadir mengikuti halaqah hingga akhir, menunjukkan semangat yang terus terjaga dalam menuntut ilmu dan memperdalam pemahaman terhadap perjalanan dakwah Rasulullah ﷺ.

“Dengan segala keterbatasan secara teknologi, namun Allah tetap memberikan ruang untuk bersama membahas tentang Nabi kita setiap Ahad. Makna dari rencana-rencana mempelajari sirah ini, yaitu memperbaiki ketaatan kepada Allah, mencintai Rasul-Nya, Ittaba’ kepada Rasul, sebagai jalan cinta-Nya Allah turun serta ampunan dosa dilunturkan,” ujarnya sebagai mukaddimah.

Pada sesi pertama, beliau mengulas Periode Mekkah, khususnya peristiwa Hijrahnya Kaum Muslimin ke Habasyahsebagai langkah strategis dalam menyelamatkan akidah. Hijrah ini menjadi bukti bahwa menjaga keimanan merupakan prioritas utama, sekaligus menggambarkan kebijaksanaan Rasulullah ﷺ dalam melindungi para sahabat dari tekanan dan kezaliman kaum Quraisy.

“Merujuk pada momen hijrah para sahabat Rasulullah, maka kita bisa mereview kembali tentang budaya hijrah di Hidayatullah khususnya berpindah ke tempat yang baru. Para kader ditugaskan ke berbagai tempat, bahkan ke daerah terpencil. Semua itu sudah menjadi ketetapan-Nya, kesesuaian kapasitas masing-masing kader,” terangnya.

Sesi kedua dilanjutkan dengan pembahasan Materi Halaqah Ula, Sistematika Wahyu 50 Jadwal Bayani yang dikorelasikan dengan Sirah Nabawiyah. Kajian telah sampai pada Sub materi Al-‘Alaq dengan tema “Urgensi Syahadat”, yang menegaskan pentingnya menanamkan kalimat tauhid sebagai fondasi keimanan, pijakan amal, dan arah hidup seorang muslim. Dikorelasikan dengan Kisah Masuk Islamnya Khalifah kedua yaitu Umar bin Khattab.

Terakhir, Sebagai Pegiat Sirah, beliau mengingatkan kembali bagaimana peran halaqoh pada materi Darul Arqam, sebagai wadah penyelamatan aqidah, sebelum momentum hijrah kaum Muslimin.

Merujuk dari sistem halaqah itulah, maka halaqah-halaqah di Hidayatullah dihidupkan, bahwa salah satu jalan untuk bisa mempertahankan risalah ini adalah melalui pembinaan. 

“Barangsiapa yang ikut dalam pembinaan, maka ia telah menetapkan dirinya untuk ikut dalam alur perjuangan Hidayatullah dengan Ittiba’ kepada Rasulullah ﷺ. Tingkatan-tingkatan yang berbeda dalam memposisikan halaqah bagi setiap kader apakah termasuk penting atau biasa saja, maka kadarnya disaksikan oleh Allah,” jelasnya.

Barakallahu fiikum. Semoga Allah ﷻ menerima setiap langkah dalam majelis ilmu ini dan menghimpunkan kita bersama Rasulullah ﷺ di surga-Nya kelak. Aamiin.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakerwil Muslimat Hidayatullah Bali Perkuat Konsolidasi dan Kemandirian Organisasi

    Rakerwil Muslimat Hidayatullah Bali Perkuat Konsolidasi dan Kemandirian Organisasi

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Denpasar, mushida.org) — PW Muslimat Hidayatullah Bali menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Sabtu, 2 Mei 2026/14 Dzulqa’dah 1447 H di Kampus Madya Hidayatullah Denpasar, Bali. Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta yang terdiri atas Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Bali, Majelis Murobbiyah Wilayah, dan Pengurus Daerah. Rakerwil menjadi forum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus […]

  • Profil KB TK Yaa Bunayya Tasikmalaya

    Profil KB TK Yaa Bunayya Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Nama Sekolah : KB TK Yaa Bunayya Alamat  : Jl. Babakan Siliwangi Kel. Setiaratu Kec. Cibeureum Kota Tasikmalaya Visi  : Mewujudkan pendidikan tinggi dan bermutu sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang mampu memikul amanah Allah sebagai hamba dan kholifah-Nya Misi  : Menyelenggarakan pendidikan secara integral dalam aspek ruhiyah, aqliyah dan jasmaniyah sehingga dapat melahirkan […]

  • Mekarnya Kuntum Bunga Oleh Petani Istimewa

    Mekarnya Kuntum Bunga Oleh Petani Istimewa

    • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
    • account_circle admin
    • 0Komentar

        Makassar, 1998 Saat itu, kami sedang asyik-asyiknya menikmati perjuangan di Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai titik awal bergabung di lembaga Hidayatullah. Namun kemudian mendapat instruksi untuk pindah ke Jakarta, mengikuti tugas suami.  Sepeninggal Allahu yarham Ust. Abdullah Said, pendiri dan pemimpin Hidayatullah, terjadi format baru struktur kepemimpinan Hidayatullah. Semasa beliau hidup, kepemimpinan tertinggi Hidayatullah […]

  • Muslimat Hidayatullah Aceh Canangkan Program dan Aksi Nyata untuk Masyarakat

    Muslimat Hidayatullah Aceh Canangkan Program dan Aksi Nyata untuk Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    ACEH UTARA – Semangat konsolidasi dan penguatan peran organisasi terus digaungkan oleh Muslimat Hidayatullah Aceh melalui pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar pada 14–15 Mei 2026/27–28 Dzulqaidah 1447 H. Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta dari Pengurus Daerah, di antaranya PD Aceh Besar, PD Aceh Utara, dan PD Aceh Tenggara. Rakerwil tersebut menjadi forum […]

  • Daurah Murabbiyah Ula Kepri: Menjadi Murabbiyah yang Visioner dan Berintegritas Tinggi

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    BATAM — Bertempat di Aula Kampus Utama Hidayatullah Batam, Majelis Murabbiyah Wilayah (MMW) dan Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Hidayatullah Kepulauan Riau menyelenggarakan Daurah Murabbiyah Ula, Senin, 17 Rabiul Akhir 1443 H (22/9/2021). Acara yang bertujuan untuk menghasilkan murabbiyah halaqah tersebut menghadirkan narasumber dari Majelis Murabbiyah Pusat (MMP) Muslimat Hidayatullah, di antaranya Ustadzah Ir. Emi Pitoyanti, Ustadzah […]

  • PW Bali dan PW Sulawesi Selatan Siap Ikuti Munas 6 Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    mushida.org – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional 6 Muslimat Hidayatullah, Pengurus Wilayah (PW) Mushida Sulawesi Selatan dan PW Mushida Bali menyatakan kesiapannya untuk berangkat ke perhelatan nasional tersebut. “Kami sudah melakukan beberapa hal untuk persiapan Munas, termasuk tiket keberangkatan,” sebut Rahmatia, Ketua PW Mushida Sulawesi Selatan. “Alhamdulillah, dalam menyambut Munas, kami selalu melaksanakan rapat koordinasi persiapan […]

expand_less