Kehadiran Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur Bangkitkan Semangat Bangun Keluarga Qur’ani

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
(Balikpapan, mushida.org) – Hidayatullah sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang mainstream tarbiyah dan dakwah memiliki akar historis yang kuat dalam membangun masyarakat berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PP Mushida, Ustadzah Hani Akbar, S.Sos.I., M.Pd., pada pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur pada Jumat, 1 Mei 2026/13 Dzulqa’dah 1447 H di Kampus STIS Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan.
“Hidayatullah sebagai gerakan tarbiyah dan dakwah memiliki akar historis yang kuat dalam membangun masyarakat berlandaskan nilai-nilai Qur’ani dan Sunnah. Dalam konteks perkembangan organisasi, konsolidasi jati diri menjadi pondasi penting untuk memastikan arah perjuangan tetap selaras dengan visi nubuwwah,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa transformasi menuju Muslimat Hidayatullah yang mandiri dan berpengaruh merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman, khususnya dalam implementasi tata kelola organisasi.
Kegiatan pembukaan Rakerwil Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur turut dihadiri oleh Ibu-ibu Pembimbing Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak, Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah, di antaranya Ketua Umum, Ustadzah Hani Akbar, Ketua Bidang Perkaderan & Pembinaan Anggota, Ustadzah Saryati, Ketua Departemen PPO dan SDI, Ustadzah Asri Wulantini, serta Pengurus Wilayah dari organisasi Muslimah Wahdah Islamiyah, Aisyiyah, Salimah, dan BKPAKSI.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW Hidayatullah Kalimantan Timur, Ustadz Hizbullah, S.Pd., dalam sambutannya, mengingatkan pentingnya peran kader sebagai agen perubahan di tengah umat.
“Kita para pengemban amanah adalah juru bicara peradaban. Harus mampu mengetahui dan merasakan problematika umat di luar sana. Kita harus hadir memberikan pengaruh untuk mengubah nasib mereka, terutama dalam aspek spiritual,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PW Mushida Kalimantan Timur, Ustadzah Maftuhah, M.M menjelaskan bahwa pemilihan lokasi Rakerwil di Kampus Gunung Tembak memiliki makna strategis.
“Tempat ini adalah episentrum peradaban, pusat nilai dan perjuangan. Di sinilah ruh itu lahir, tumbuh, dan diwariskan. Kami ingin dari tempat ini lahir kembali semangat, kesadaran, dan komitmen untuk melangkah lebih kuat sebagai bagian dari perjuangan membangun peradaban Islam,” tuturnya.
Rakerwil dengan tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimat Hidayatullah yang Mandiri dan Berpengaruh” ini diikuti oleh 52 peserta yang terdiri dari pengurus Majelis Murabbiyah Wilayah, Pengurus Daerah, serta Kepala Sekolah PAUD se-Kalimantan Timur.
Rakerwil ini diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang terarah dan aplikatif, memperkuat sinergi antarstruktur organisasi, serta melahirkan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan peran Muslimat Hidayatullah sebagai pilar dakwah dan pemberdayaan umat khususnya di Kalimantan Timur.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi, menjalankan amanah, sekaligus menyatukan langkah dakwah. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an:
“Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu’min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. At-Taubah: 105)
- person


Saat ini belum ada komentar