light_mode
light_mode

Webinar Guru PAUD Muslimat Hidayatullah Tekankan Pedagogik Holistik dan Profetik untuk Mewujudkan Generasi Insan Kamil

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta — Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter, kepribadian, serta kesiapan anak untuk menempuh jenjang pendidikan berikutnya. Pada fase emas ini, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada perkembangan anak secara holistik, menyeluruh, dan terpadu.

Berangkat dari semangat tersebut, Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan Webinar Guru PAUD Part II bertema “Pedagogik PAUD Berbasis Pembelajaran Holistik dan Profetik” pada Sabtu, 1 Agustus 2026/17 Safar 1448 H. Kegiatan ini diikuti sekitar 308 peserta yang terdiri atas guru PAUD, pengurus, dan anggota Muslimat Hidayatullah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Menghadirkan Farhan Siswanto, M.Pd., Ketua Dikdasmen DPP Hidayatullah sebagai narasumber, webinar mengupas konsep pedagogik berbasis nilai-nilai Islam yang memadukan perkembangan seluruh aspek kehidupan anak dengan nilai-nilai kenabian.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa tujuan pendidikan Hidayatullah adalah melahirkan peserta didik dengan profil lulusan yang beriman, beradab, cerdas, mandiri, bermanfaat, percaya diri, dan bertanggung jawab. Profil tersebut diharapkan mampu membentuk insan kamil, yaitu manusia yang berkembang secara utuh dalam aspek spiritual, intelektual, emosional, sosial, dan akhlak.

Ia mengaitkan tujuan tersebut dengan firman Allah Swt. dalam Surah Al-Jumu’ah ayat 2:

“Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, menyucikan mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab (Al-Qur’an) dan Hikmah (Sunnah), meskipun sebelumnya mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata.” (QS. Al-Jumu’ah: 2)

Menurutnya, ayat tersebut menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu, tetapi juga pada proses penyucian jiwa (tazkiyah) dan pembentukan karakter.

“Jadilah kalian orang-orang rabbani, yaitu orang yang santun, ahli fikih, dan berilmu. Disebut rabbani karena ia mendidik manusia dengan ilmu sedikit demi sedikit sebelum ilmu yang besar.” (Ibn Abbas raadhiyallahu ‘anhuma)

Menurutnya, menjadi guru PAUD bukan sekadar mengajarkan anak mengenal huruf, angka, maupun warna. Guru PAUD sesungguhnya sedang membangun fondasi kehidupan manusia.

“Anak bukan gelas kosong yang harus kita isi, tetapi amanah Allah yang harus kita bantu tumbuh sesuai fitrah terbaiknya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pada usia dini anak sedang belajar mengenal dirinya, mengenal Tuhannya, memahami lingkungan, mengelola emosi, membangun komunikasi, serta membentuk cara pandang terhadap kehidupan. Oleh karena itu, pendidikan tidak cukup hanya bertanya, “Hari ini anak belajar apa?”, tetapi juga harus bertanya, “Hari ini anak menjadi pribadi seperti apa?”

“Pedagogik merupakan ilmu sekaligus seni mendidik. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik, pembimbing, fasilitator, sekaligus teladan bagi peserta didik,” tegasnya.

Dalam perspektif pendidikan berbasis tauhid, guru memiliki tanggung jawab membantu anak mengenal siapa dirinya, siapa Penciptanya, mengapa ia diciptakan, serta bagaimana memperlakukan sesama makhluk dengan baik. Pendidikan yang demikian mengembalikan anak kepada fitrahnya sebagai hamba Allah.

Ia juga mengingatkan bahwa keteladanan guru memiliki pengaruh yang sangat besar dalam proses pendidikan.

“Anak mungkin lupa apa yang kita ajarkan, tetapi mereka akan selalu ingat bagaimana mereka diperlakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendidikan profetik tidak sekadar mencetak anak yang cerdas secara akademik, tetapi mewariskan nilai-nilai kenabian sebagaimana dicontohkan Rasulullah ﷺ, yaitu rahmah (kasih sayang), uswah (keteladanan), hikmah (kebijaksanaan), tadarruj (bertahap), dan dialog.

Sementara itu, pendekatan holistik menekankan pengembangan seluruh dimensi kehidupan anak, meliputi aspek spiritual, intelektual, emosional, sosial, fisik, dan moral.

“Ketika pendekatan holistik dipadukan dengan nilai-nilai profetik, pendidikan akan menghasilkan generasi yang utuh, cerdas, beriman, beradab, mandiri, serta tumbuh menjadi pribadi yang bahagia dan memberi manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Melalui webinar ini, PP Muslimat Hidayatullah berharap para guru PAUD semakin memahami bahwa mendidik anak usia dini bukan sekadar proses pembelajaran di kelas, melainkan amanah besar untuk menumbuhkan generasi yang berkarakter Qur’ani, berakhlak mulia, dan siap menjadi penerus perjuangan Islam.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PP Mushida Menolak ASEAN Queer Advocacy Week

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa. Bangsa yangmenjunjung tinggi nilai-nilai keberadaban sebagaimana tertuang dalam sila pertama dankedua dasar negara Indonesia yang berbunyi, “Ketuhanan Yang Maha Esa” dan“Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.” Oleh karenanya, segala aktivitas yang bertentangandengan landasan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah perbuatan yang bertentangandan melanggar hukum, moral, dan ideologi negara […]

  • Tingkatkan Wawasan Keilmuan dan Spiritual, Muslimat Hidayatullah Adakan Pengayaan Pra Marhalah Ula

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Sebagai lembaga perjuangan dan dakwah, Hidayatullah senantiasa mengambil peran penting dalam upaya mencerahkan umat, ini dibuktikan dengan komitmen Hidayatullah dalam menyiapkan dan melahirkan kader-kader dakwahnya menjadi kader yang tangguh, memiliki integritas, keilmuan yang mumpuni yang sholihin dan mukhlishin fiisabiilillah. Proses pembinaan dan perkaderan yang tersistem dan terstandar merupakan sarana mewujudkan hal tersebut. Oleh karena itu […]

  • Rakerwil Mushida Jambi Kuatkan Peran Untuk Kemajuan Bangsa

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Muaro Jambi, mushida.org) Kampus Madya Pesantren Hidayatullah Muaro Jambi menjadi saksi rangkaian kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Muslimat Hidayatullah (Mushida) Provinsi Jambi yang berlangsung selama dua hari. Acara ini resmi dibuka oleh Ketua DPW Hidayatullah Jambi, Ust. Aidil Abror Rams, S.Sos.I, yang sekaligus menyampaikan pengarahan kelembagaan, Sabtu, 22 Rajab 1445 (3/2/2024). Rakerwil Mushida Hidayatullah Jambi […]

  • Silaturahmi ke Daycare Lansia ‘Aisyiyah, Muslimat Hidayatullah Gali Inspirasi Pelayanan Lansia

    Silaturahmi ke Daycare Lansia ‘Aisyiyah, Muslimat Hidayatullah Gali Inspirasi Pelayanan Lansia

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Yogyakarta, mushida.org – Muslimat Hidayatullah melakukan kunjungan silaturahmi ke Daycare Lansia ‘Aisyiyah pada 9 Juni 2026/23 Dzulhijjah 1447 H. Kunjungan ini dilakukan oleh Ketua Bidang Pelayanan Umat, Sudaryani, bersama Pengurus Wilayah Mushida DIY Jawa Tengah Bagian Selatan di antaranya Nuraeni, Astuti, dan Ary Widyantari. Silaturahmi ini menjadi ajang dialog dan berbagi pengalaman terkait pembinaan lansia. […]

  • Islam dan Budaya Organisasi

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Islam bukanlah sekadar agama yang memuat ritual ibadah saja. Islam sebagaimana yang digambarkan oleh Hasan Al Banna adalah keyakinan dan ibadah, negara dan kenegaraan, agama dan pemerintahan, ruhaniyah dan amal, kitab suci dan pedang. Gambaran utuh tentang Islam ini menyebar di semua aspek kehidupan manusia. Pun dalam soal membangun organisasi yang menghimpun berbagai watak manusia, […]

  • Kajian Peradaban: Tips Menggapai Ketenangan Jiwa

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyemarakkan Musyawarah Nasional (Munas) VI Hidayatullah, Korps Mubaligh Hidayatullah (KMH) bersama Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bekerja sama dengan Muslimat Hidayatullah mengadakan Kajian Peradaban bertajuk “Tips Menggapai Ketenangan Jiwa, Keluarga Bahagia Bersama Al-Qur’an”. Acara digelar di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jl. Cipinang Cempedak, Otista, Polonia, Jakarta, Rabu, 17 Rabi’ul Awal 1447 (10/9/2025). Kajian […]

expand_less