light_mode
light_mode

Sadari, Sebelum Ia Beranjak Pergi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dia yang katanya istimewa, kabar akan kedatangannya sudah ku dengar bahkan jauh-jauh hari. Mengapa aku hanya biasa saja menanggapinya, seolah yang datang tidaklah istimewa di hati. Hingga hari kedatangannya pun tiba, euforia malah nampak dari orang-orang di sekelilingku, tapi tidak denganku.

Pintu pun akhirnya kubuka, tampak senyum yang terkembang seraya berkata, “Izinkan aku menemanimu sementara waktu, sampai tiba waktuku untuk kembali.”

Dan aku masih dengan sikap yang biasa saja seolah tak ada yang istimewa.

Malam pertama kedatangannya, dengan suara lembutnya dia berkata, “Tidakkah kau tahu aku datang membawa cinta yang tak akan kau dapatkan selain dari kedatanganku? Bahkan kau tak akan menemukan cinta itu setelah aku kembali nanti.”

“Hmmm,” aku bergeming.

Hari-hari pun berjalan dan dia masih setia menemani.

“Tahukah, betapa kurindu sujudmu bersamaku malam ini?”

“Sudahlah.” Aku kembali menarik selimut yang menghangatkan badanku.

“Tahukah kamu, ku rindu suaramu membacakan ayat-ayat cinta yang dapat tenangkan hatimu.”

“Yaaaa nanti saja, Bukankah kau masih lama menemaniku,” sahutku lagi.

“Bangunlah, sahurmu sudah menanti.”

“Yaaa, sabaaar.”

“Tidakkah kau sedang berpuasa hari ini?”

“Ya, lantas kenapa?”

“Tahukah kamu apa yang aku sukai ketika kau berpuasa bersamaku?”

“Ya, aku tau.” Jawabku datar.

“Lantas, mengapa kau abaikan aku dan memilih sibuk dengan gawaimu? Mengapa kau abaikan aku? Mengapa kau sia-siakan kedatanganku yang bahkan kau tak tau aku akan datang lagi atau tidak padamu?”

“Sujudmu, puasamu, ayat – ayat yang kau bacakan, semua untukmu, luasnya ampunan, terhapusnya dosa, terbukanya pintu surga, berlipatgandanya pahala kebaikan, itu yg telah Rabbmu janjikan padamu, tidakkah kau sadari itu?”

“Tunjukkan padaku. Cinta mana lagi yang bisa melebihi cinta-Nya padamu. Sebesar itukah rasa percaya dirimu dengan amalmu, sehingga kau benar-benar merasa tak membutuhkanku.”

“Bangunlah, sadarlah. Jangan sampai kau baru terbangun ketika aku harus beranjak pergi.”

Seketika aku terhenyak, aku yang masih berkutat dengan rutinitas duniaku yang seakan tiada henti dan terlupa akan keringnya ruhku.

“Maaf, maafkan aku yang telah mengabaikanmu, temani aku satu malam lagi saja, akan ku perbaiki semuanya.” Aku yang sambil tertatih-tatih berlari mengejarnya yang perlahan meninggalkanku.

يٰٓاَيُّهَا الْمُزَّمِّلُۙ

قُمِ الَّيۡلَ اِلَّا قَلِيۡلًا

نِّصۡفَهٗۤ اَوِ انْقُصۡ مِنۡهُ قَلِيۡلًا

Lantunan bacaan Bilal Attaki yang menjadi ringtone alarmku seketika membangunkan lelapnya tidurku.

Ya Allah, mampukan kami, teguhkan hati kami menunaikan amalan-amalan terbaik yang bisa kami tunaikan di Ramadhan yang Engkau muliakan ini. Jadikanlah kami menjadi bagian dari orang-orang yang bertaqwa, sebagaimana yang Engkau janjikan. Aamiin.

*/Wulansari, Ketua Departemen HAL PP Mushida

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al Kahfi Penyelamat Ujian Dunia, Menarik Hikmah Mukjizat Al Quran

    Al Kahfi Penyelamat Ujian Dunia, Menarik Hikmah Mukjizat Al Quran

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Sarah Zakiyah* MENEMUKAN makna tersirat dari yang tersurat bagaikan menemukan jarum dalam butiran beras. Itulah hikmah yang dikatakan oleh Baginda Rosulullah SAW, “Hikmah adalah barang yang hilang dari seorang mukmin”. Jumat merupakan hari ‘ied/ perayaan pekanan bagi setiap muslim, sunnah baginya membaca Q.S Al Kahfi sebelum matahari hari ini tergelincir. Tidaklah dijadikan sunnah jika […]

  • [VIDEO] MPP PP Muslimat Hidayatullah Pembicara PERWANIS 2016 di Malaysia

    [VIDEO] MPP PP Muslimat Hidayatullah Pembicara PERWANIS 2016 di Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Anggota Dewan Majelis Penasehat Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida), Kurnia Irawati Istadi, turut menjadi pembicara mewakili Indonesia dalam helatan Persidangan Wanita Islam Antarabangsa (Perwanis) 2016 yang digelar oleh Ikatan Muslimin Malaysia (ISMA) mengusung tema besar ‘Wanita Pemangkin Kemenjadian Generasi’. Acara ini dibuka secara resmi oleh Presiden ISMA, Abdullah Zaik Abd Rahman, di Shah Alam, […]

  • PP Muslimat Hidayatullah Minta Peraturan Menteri Nomor 30 Tahun 2021 Dicabut

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    PP Muslimat Hidayatullah menyesalkan adanya Peraturan Menteri Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Pasalnya, Permendikbud No. 30/2021 yang dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kejahatan terkait kekerasan seksual justru sama sekali tidak memasukkan landasan norma agama di dalam prinsip pencegahan kekerasan seksual di pasal 3. “Pancasila dengan sila pertama […]

  • Belajar Menanggulangi Pornografi dari Negara Brunei Darussalam

    Belajar Menanggulangi Pornografi dari Negara Brunei Darussalam

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Pakar Hadist Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) yang juga merangkap sebagai Pengarah Pusat Perhubungan Awam dan Antarabangsa UNISSA, Dr. Lilly Suzana binti Haji Shamsu, mengatakan pornografi sebetulnya bukan saja pada dunia maya namun semenjak datangnya internet maka internet berkaitan erat dengan pornografi. “Kejahatan pornografi pada internet lebih sukar ditangani dan sangat cepat tersebar tanpa […]

  • Momentum Ramadhan,  Mushida Sleman Gelar Gemar Berbagi

    Momentum Ramadhan, Mushida Sleman Gelar Gemar Berbagi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA — Mengisi Ramadhan 1441 H dan dalam suasana pandemi  Covid-19,  Muslimat Hidayatullah (Mushida) DIY menggelar program Mushida Gemar Berbagi. Program Mushida Gemar Berbagi ini berlangsung dari 17-21 Ramadhan 1441 H/10-14 Mei 2020. “Program ini mengajak semua pihak, terutama unsur Mushida untuk benar-benar semangat bersedekah agar mendatangkan keberkahan dari Allah di bulan Ramadhan,” terang Koordinator […]

  • KH Hasyim: “Biarkan Saja Polwan Berjilbab!”

    KH Hasyim: “Biarkan Saja Polwan Berjilbab!”

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Polemik penggunaan jilbab bagi anggota Polisi Wanita (Polwan), mendapat tanggapan dari mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi. Usai menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan yang digelar Kodam IV Diponegoro di Auditorium Widyatama Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Selasa (3/12), dia menyatakan pimpinan Polri tak perlu melarang anggotanya yang Muslimah mengenakan seragam dinas berjilbab. […]

expand_less