light_mode
light_mode

PW Mushida Sulawesi Selatan Gelar HSJD Serentak di 24 Kabupaten/Kota

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKASSAR — Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Sulawesi Selatan (PW Mushida Sulsel) menggelar peringatan Hari Solidaritas Jilbab Sedunia atau World Hijab Solidarity Day (HSJD) secara serentak di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Jum’at, 4 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dakwah dan syiar untuk menguatkan pemahaman tentang kewajiban berjilbab, sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan percaya diri sebagai muslimah.

Beragam kegiatan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, mulai dari pembagian jilbab gratis, talkshow hijrah, seminar parenting Islami, pembinaan keluarga, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga berbagai aksi sosial yang menyasar masyarakat di pusat kota, sekolah, kampus, dan ruang-ruang publik lainnya.

Ketua Departemen Sosial PW Mushida Sulsel, Ustadzah Maryam Assyifa, mengatakan bahwa peringatan HSJD tidak sekadar menjadi kegiatan simbolis, melainkan momentum untuk saling menguatkan sesama muslimah dalam menjalankan ketaatan.

“HSJD ini bukan sekadar simbol. Ini adalah bentuk solidaritas kita sebagai muslimah untuk saling menguatkan dalam ketaatan. Jilbab adalah identitas, kehormatan, dan jati diri kami,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan secara serentak di 24 kabupaten/kota menjadi bagian dari upaya untuk menyampaikan pesan bahwa berhijab merupakan pilihan mulia yang mengandung nilai ketaatan dan kemuliaan.

“Melalui kegiatan serentak di 24 kabupaten ini, kami ingin menyampaikan bahwa menjadi muslimah yang berhijab adalah pilihan mulia yang membawa kemuliaan di dunia dan akhirat. Kami mengajak seluruh perempuan Sulawesi Selatan untuk bersama-sama menjaga izzah dan berdaya untuk umat,” lanjutnya.

Antusiasme masyarakat pun terlihat di berbagai daerah. Di Makassar, kegiatan dipusatkan di Masjid Nurul Hijrah BTP. Sementara di sejumlah daerah lain, seperti Gowa, Maros, Bone, Palopo, dan Luwu Utara, kegiatan dilaksanakan di lingkungan pesantren, sekolah, serta berbagai titik publik.

Mushida Luwu Utara Membagikan Hijab di Pasar Sentral

Salah satu kegiatan HSJD tersebut dilaksanakan oleh Muslimat Hidayatullah Luwu Utara yang turun langsung menyapa masyarakat di Pasar Sentral Masamba.

Di kawasan lapak para pedagang sayur, pengurus dan anggota Mushida Luwu Utara berinteraksi langsung dengan para ibu pedagang dan pengunjung pasar. Kehadiran mereka menjadi ruang untuk berbagi sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga jilbab sebagai identitas dan kehormatan muslimah.

Dengan suasana hangat dan penuh keakraban, para pengurus membagikan simbol solidaritas serta pesan-pesan keimanan kepada masyarakat yang hadir.

Ketua Mushida Luwu Utara, Dewi Fathonah, menyampaikan bahwa peringatan Hari Solidaritas Jilbab Sedunia tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial semata.

“Peringatan HSJD bukan sekadar seremonial, melainkan wujud tekad bersama untuk menguatkan posisi jilbab sebagai perintah Allah SWT, bukan sekadar pakaian atau adat,” ujarnya.

Ia juga mengajak para muslimah untuk tetap teguh menjaga identitas keislamannya dalam berbagai aktivitas kehidupan.

“Di mana pun kita berada, baik di rumah maupun saat berdagang di pasar, jilbab tetap menjadi mahkota dan pelindung kita. Tetaplah teguh, saling menguatkan, dan jadilah wanita yang diridhai Allah,” pesannya.

Kegiatan yang berlangsung sederhana tersebut mendapat sambutan positif dari para ibu pedagang dan masyarakat. Kehadiran Mushida Luwu Utara di tengah aktivitas pasar menjadi bentuk dakwah yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Melalui kegiatan HSJD yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah, PW Mushida Sulawesi Selatan berharap semangat menjaga jati diri muslimah tidak hanya hadir pada momentum peringatan di bulan September, tetapi terus tumbuh sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Semangat solidaritas tersebut diharapkan dapat memperkuat ukhuwah, menumbuhkan kepedulian antar sesama muslimah, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga generasi melalui nilai-nilai Islam.

Dari masjid, sekolah, kampus, hingga pasar tradisional, peringatan Hari Solidaritas Jilbab Sedunia menjadi pengingat bahwa dakwah dapat hadir di mana saja. Dengan saling menguatkan dalam ketaatan, muslimah diharapkan terus menjaga kehormatan, memperkuat jati diri, dan menghadirkan kebermanfaatan bagi umat.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keputrian PW Sumatera Utara Selenggarakan  Mushida go to Campus

    Keputrian PW Sumatera Utara Selenggarakan Mushida go to Campus

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Medan, mushida.org) Keputrian PW Sumatera Utara menyelenggarakan Program Mushida go to Campus dengan tema “Hakikat dan Keterkaitan Antara Jodoh dan Pendidikan” pada Ahad, 23 Oktober 2022/27 Rabiul Awal 1444 H di Kampus II Hidayatullah Polonia, Medan. Rangakaian dari acara tersebut ialah kajian dan halaqoh yang dihadiri oleh mahasiswi Perguruan Tinggi Hidayatullah (PTH) dan mahasiswi non […]

  • Malam Bina Iman dan Takwa PP Mushida

    Malam Bina Iman dan Takwa PP Mushida

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Untuk meningkatkan iman dan takwa, Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan kegiatan Mabit dan Tasmi’ pada 9-10 Agustus/4-5 Safar 1446 H di Masjid Baitul Karim, Jl. Cipinang Cempedak, Jakarta Timur. Allah berfirman “Alif, laam, raa. (Surat) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat Al-Kitab (yang sempurna), yaitu (ayat-ayat) Al Quran yang memberi penjelasan. Orang-orang yang kafir […]

  • Rakernas 2019, Muslimat Hidayatullah Kuatkan Tarbiyah Dakwah

    Rakernas 2019, Muslimat Hidayatullah Kuatkan Tarbiyah Dakwah

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Muslimat Hidayatullah yang merupakan organisasi otonom pendukung (orpen) Hidayatullah, menyelenggarakan Rapat Kerjas Nasional (Rakernas) III Tahun 2019 di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya, Jawa Timur, yang dibuka pada Selasa (19/3/2019). Pada Rakernas ini, tema yang diangkat adalah “Menguatkan Mainstream Tarbiyah Dakwah Muslimat dalam Mendukung Ketahanan Keluarga Indonesia”. Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida), […]

  • Meraih Keutamaan Lailatul Qadar

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Tak terasa perjalanan waktu bulan Ramadhan telah sampai pada rentang waktu 10 hari terakhir. Dalam rentang waktu inilah disediakan oleh Allah Ta’ala satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Itulah malam lailatul qadar. Siapapun yang masih hidup diberikan kesempatan yang sama untuk mendapatkan lailatul qadar. Siapapun yang beribadah di dalamnya maka dia mendapatkan […]

  • Shilah Ukhuwah Pengurus Tingkat Pusat Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Untuk melengkapi kesyukuran kepada Allah pada bulan Syawal ini, PP Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan Shilah Ukhuwah Pengurus Tingkat Muslimat Hidayatullah yang dihadiri oleh Majelis Penasihat, Majelis Murabbiyah Pusat, dan Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah pada 18 Syawal 1444 H/9 Mei 2023 di Kantor Muslimat Hidayatullah, Jl. Cipinang Cempedak, Jakarta. Di antara keberkahan Ramadhan selain sebagai […]

  • Rakerwil Muslimat Hidayatullah Sulteng Didorong Perkuat Pelayanan Umat dan Kaderisasi

    Rakerwil Muslimat Hidayatullah Sulteng Didorong Perkuat Pelayanan Umat dan Kaderisasi

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    PALU — Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Sulawesi Tengah, Sarmadani Karani, mendorong transformasi gerakan Muslimat Hidayatullah dengan terus memperkuat pelayanan umat dan kaderisasi. Tujuan transformasi organisasi adalah meningkatkan efektivitas dakwah, memperkuat pelayanan umat, dan memperluas pengaruh positif di tengah masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan dia saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Muslimat Hidayatullah Sulawesi Tengah yang […]

expand_less