light_mode
light_mode

Giatkan Rekrutmen, PW Mushida Jawa Timur Selenggarakan Muslimah go to Campus

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

(Surabaya, mushida.org) Rekrutmen adalah upaya untuk menyaring generasi militansi yang produktif dengan tahap-tahap tertentu yang siap untuk meneruskan dan mengemban amanah dalam organisasi. Proses rekrutmen dalam sebuah organisasi adalah keniscayaan untuk terus melahirkan kader-kader dalam mengawal pencapaian visi dan misi organisasi. Melalui proses rekrutmen diharapkan transformasi nilai-nilai dapat terus dilakukan dalam mengembangkan peran dan eksistensi organisasi di lingkungan masyarakat.

Keputrian PD Mushida Surabaya berkolaborasi dengan Keputrian PW Mushida Jawa Timur menyelenggarakan Program Muslimah go to Campus pada Sabtu, 24 Desember 2022 di Aula Ponpes Hidayatullah Surabaya, Jl. Kejawan Putih Tambak VI/1 Mulyorejo, Surabaya.

Program ini merupakan amanah Rakernas Muhida 2022/2023 bahwa tahapan awal dari rekrutmen adalah melalui program Mushida go to Campus yang pelaksanaanya adalah Pengurus Wilayah terpilih, di antaranya PW Sumatera Utara, PW Jawa Timur, PW Kalimantan Timur, PW Jawa Barat, PW Sulawesi Selatan dan PW DIY.

Program Muslimah go to Campus dengan kegiatan Seminar Pre Wedding dengan tema ”Ketika Cinta Menemui Takdir-Nya, Siapkah Kita?” menghadirkan pemateri Ustadz Muhammad Idris M.Pd.I dan Ustadzah Istiqomah S.Psi.

”Jalan seseorang dalam mendapatkan cinta sesuai takdir-Nya beragam. Ada yang dilalui dengan jalan yang berkelok namun ada juga yang dilaluinya dengan sederhana. Itulah rahasia takdir,” ungkap Ustadz Idris dalam materi yang disampaikan.

Imbuhnya, yang terpenting adalah persiapan yang harus dilakukan di antaranya yaitu persiapan ruhiyah, persiapan jasadiyah, persiapan tsaqofah, persiapan skill dan persiapan ijtimaiyyah.

Ketua Departemen Keputrian PW Jawa Timur sekaligus pemateri, Ustadzah Istiqomah, berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kualitas generasi agar menjadi lebih baik lagi.

Seminar Pre Wedding kali ini dihadiri oleh 58 peserta yang terdiri dari mahasiswi dari berbagai Perguruan Tinggi Surabaya yakni, Universitas Muhammadiyah, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Airlangga, ITS, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.

Semoga Allah memberikan keistiqomahan agar program ini dapat berjalan lancar seperti yang diharapkan banyak pihak dan menjadi pelopor melahirkan kader-kader muslimah yang sesungguhnya yang rela berkorban serta berjuang untuk mewujudkan peradaban mulia yaitu peradaban Islam. Aamiin. */Istiqomah dan Mutiah Najwati

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran “Madrasatul Uula”  dan Kebangkitan Generasi  Zaman Now

    Peran “Madrasatul Uula” dan Kebangkitan Generasi Zaman Now

    • calendar_month Jumat, 23 Mar 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Nurfaiqoh* BUKANLAH suatu kebetulan bahwa Al-Qur’an menginformasikan kita di dalam surat Al-Qashash mengenai konflik antara Nabi Musa dan Firaun, lalu menjadikan wanita sebagai fokus titik tolak kebangkitan. Allah menyatakan, “Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi).” (Al-Qashash […]

  • Sepenuh Jiwa Mendidik Dengan Cinta dan Keteladanan

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Sudah menjadi fitrah bahwa siapapun pasti menyukai kelembutan dan sikap simpatik. Hal ini sudah menjadi tabiat manusia, mereka lebih menyenangi sosok-sosok yang penampilannya sejuk nan indah. Cerminan implemenatsi kasih-sayang ini telah dicontohkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ لَا يَرْحَمْ لَا يُرْحَمْ “Barang siapa yang tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayangi.” […]

  • Temu Kader Keputrian Mushida Jatim: Merajut Ukhuwah, Menumbuhkan Jiwa Kader

    Temu Kader Keputrian Mushida Jatim: Merajut Ukhuwah, Menumbuhkan Jiwa Kader

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    Departemen Keputrian Muslimat Hidayatullah PW Jawa Timur mengadakan kegiatan “Temu Kader Keputrian Mushida Jawa Timur” pada 13 April 2021/01 Ramadhan 1442 H. Kegiatan virtual ini diikuti oleh Departemen Keputrian Pengurus Daerah (PD) wilayah Jawa Timur, pengasuh, dan keputrian tingkat SMP, SMA, dan PT se-Jawa Timur.  “Membangun jama’ah tidak bisa sendiri, namun kita harus bergabung dalam […]

  • Wangimu Silatnas

    Wangimu Silatnas

    • calendar_month Minggu, 25 Nov 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Bunda Cinta Kutulis catatan ini. Saat suara khas penuh kharisma bapak pimpinan sedang mendayu di mesjid agung Ar Riyadh. Kutulis bait demi bait menggambarkan pikiran jiwaku saat itu. Saat bapak pimpinan mengatakan satu kata untuk Silatnas adalah tercerahkan. Maka kutulis. Kedatangan kita disilatnas bukan sekedar bertemu teman lama. Mengenang masa lalu yang penuh sejuta […]

  • Sejarah Menakjubkan Nabi Dzulkarnain dan Kaitannya dengan Tembok China

    Sejarah Menakjubkan Nabi Dzulkarnain dan Kaitannya dengan Tembok China

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Arviati Rohana* MUKJIZAT adalah kehendak Allah Ta’ala yang diberikan kepada hamba yang dikehendaki-Nya. Salah satu diantara hamba Allah yang mendapatkan anugerah spesial untuk orang-orang shaleh tersebut adalah Nabi Dzulkarnain. Namun, diantara kita masih banyak yang mungkin belum mengenal figur Dzulkarnain dengan berbagai keutamaannya sebagai manusia shaleh dan terkenal kecintaannya kepada Allah Ta’ala itu. Berikut […]

  • Meraih Ketaatan Dengan Sifat Malu

    Meraih Ketaatan Dengan Sifat Malu

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    “Adalah Rasulullah itu orangnya sangat pemalu, bahkan lebih pemalu daripada perawan dalam kamarnya. Apabila beliau tidak menyukai sesuatu kami tau itu dari muka beliau.” (HR. Bukhari)

expand_less