light_mode
light_mode

Muslimat Hidayatullah Jawa Timur Gelar Seminar Parenting

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Jawa Timur menggelar acara seminar nasional dengan mengusung tema “Peran Keluarga sebagai Pilar Peradaban Islam” yang diselenggarakan di Aula Kampus Hidayatulla Surabaya, Jalan Kejawan Putih Tambak VI, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/07/2019).
Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut Ketua Jaringan Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia Hj Dr Sabriati Aziz, M.Pd.I, pemerhati sosial dan isu gender Sri Rahayu Purwitaningsih yang juga Ketua Departemen Kajian Anak dan Keluarga Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS.
Sri Rahayu Purwitaningsih dalam pemaparannya mengatakan keluarga adalah pilar utama pendidikan karakter lahirnya generasi yang tidak saja beriman dan bertakwa, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai keadaban dan kemanusiaan.
Senada dengan itu, lingkungan yang di sana terbangun kesadaran kepengasuhan akan menunjang ketahanan imunitas anak dalam menghadapi gaya hidup yang riskan dan berisiko.
Karena itu, lanjut Sri Rahayu Purwitaningsih yang juga istri mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, menjadi mutlak dilakukan penguatan kepada generasi muda bahkan sejak sedini mungkin.
“Tantangan orangtua ke depan semakin tidak ringan. Kita perlu membekali diri dengan baik terutama dari aspek pengetahuan, ikhtiar dan intensifitas kepengasuhan,” kata Sri Rahayu seperti dikutip dari media Nasional.
Menurut Sri Rahayu, upaya tersebut harus dilakukan. Karena, lanjutnya, pengaruh pergaulan bebas berinkubasi seiring dengan tumbuh kembang anak. Sebab itu kita perlu terus memastikan imunitasnya kokoh dengan pendampingan yang proporsional. tegasnya.
Dalam pada itu, Sri juga menyoroti Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) yang menurutnya belum  sepenuhnya mengakomodasi kepentingan masyarakat luas dalam rangka mengokohkan ketahanan keluarga.
Justru sebaliknya, Sri menilai, sebagian besar muatan RUU PKS rasanya masih memuat kecenderungan permisif yang terkesan mendesakralisasi hubungan suci pernikahan dengan kentalnya aroma sekuler seperti ide kedaulatan atas tubuh (my body is mine).
Dia pun mengajak hadirin untuk berdoa dan berupaya agar RUU PKS ini tidak disahkan karena bertentangan dengan nilai-nilai agung moral bangsa dan tak senafas dengan Pancasila sebagai falsafah kita dalam berbangsa dan bernegara. Kini RUU PKS masih dalam proses legislasi di DPR.
Sementara itu, di kesempatan yang sama, Dr Sabriati Aziz menyoroti pentingnyan kesadaran konstitusional khususnya pada produk undang-undang yang bersinggungan langsung dengan kehidupan keluarga Indonesia sehari-hari.
Sebab, lanjut Sabriati, regulasi yang lahir tanpa control ketat warga negara dan tak disikapi dengan nalar kritis, akan berpeluang menjadi aturan yang berlawanan dengan etika agama.
Karena itu, Sabriati menekankan, sudah saatnya keluarga Indonesia melek undang-undang karena hukum bukanlah perkara sepele yang dampaknya sehari dua hari. Bahkan ia berkorelasi langsung dengan hajat orang banyak dalam masa yang panjang.
“Bayangkan jika RUU PKS disahkan yang ternyata di sana masih memuat banyak kekeliruan, kita tidak bisa lagi meminta anak kita untuk berhijab. Karena oleh undang-undang, hal itu dianggap memaksa dan ini melanggar hak asasi manusia,” kata Sabriati yang juga Anggota Majelis Penasehat Pusat (MPP) Muslimat Hidayatullah.
Dalam kesempatan tersebut, Muslimat Hidayatullah Jawa Timur dan muslimah Surabaya yang terdiri dari berbagai elemen menyatakan menolak RUU PKS.
Dalam pada itu, mereka merekomendasikan kepada pemerintah untuk mendengarkan dan melakukan follow-up terhadap aspirasi masyarakat tentang perlindungan keluarga dari idiologi yang tidak sesuai dengan Pancasila dan agama yang dianut di Indonesia.
Di penghujung acara, peserta pun menyatakan komitmennya akan turut mensosialisasikan materi RUU PKS ini ke semua daerah dalan rangka membangun wawasan masyarakat.
Ketua Panitia Fifin Wulandari mengimbuhkan bahwa penolakan terhadap RUU PKS bukan tiba tiba melainkan didasarkan pada kajian kritis yang panjang dilakukan pihaknya maupun dengan acuan referensi ilmiah dari pakar pemerhati.
Fifin Wulandari dalam keterangannya mengatakan acara seminar ini diselenggarakan dalam rangka menggali kembali khazanah keilmuan Islam dalam ranah domestik guna pengembangan kapasitas masyarakat khususnya pada upaya pengokohan ketahanan keluarga Indonesia.
Seminar yang dimoderatori oleh Wida Almaida ini selain diikuti oleh anggota/ pengurus Muslimat Hidayatullah, juga dipesertai oleh wanita muslimah dari berbagai elemen di Jawa Timur. Acara ditutup dengan doa dan ramah tamah. []
  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Departemen Keputrian PP Mushida Hadirkan Webinar “Being A Wonderful Muslimah in Digital Era”

    Departemen Keputrian PP Mushida Hadirkan Webinar “Being A Wonderful Muslimah in Digital Era”

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (mushida.org) Halaqah Tarbiyah Mancanegara dan Departemen Keputrian PP Muslimat Hidayatullah menghadirkan webinar bertajuk “Being A Wonderful Muslimah in Digital Era” yang dilaksanakan pada 07/08/2022 secara virtual. Perempuan adalah makhluk ciptaan Allah yang sangat mulia. Agama Islam meninggikan derajat seorang perempuan. Untuk menjadi seorang muslimah yang wonderful, maka kita harus meresepon positif terhadap semua keadaan yang terjadi, […]

  • Kunjungan PP Mushida ke Institut Muslim Cendekia Perkuat Ukhuwah dan Dakwah Mahasiswi

    Kunjungan PP Mushida ke Institut Muslim Cendekia Perkuat Ukhuwah dan Dakwah Mahasiswi

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    SUKABUMI — Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah berkunjung ke kampus Institut Muslim Cendekia (IMC) Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu, 21 Dzulqa’dah 1447 (9/5/2026). Kunjungan tersebut diisi dengan agenda pembinaan, pengarahan, dan motivasi kepada 30 mahasiswi Institut Muslim Cendekia yang merupakan kader Hidayatullah dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat ukhuwah dan penguatan dakwah […]

  • Mushida Agendakan Gelar Rakernas 2006 di Makassar

    Mushida Agendakan Gelar Rakernas 2006 di Makassar

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2006
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Terhitung sejak terpilihnya kepengurusan baru DPP Hidayatullah periode 2005 s/d 2010, Hidayatullah memasuki sebuah babak baru dalam perjalanan perjuangannya. Pengurus baru DPP Hidayatullah yang dipimpin Dr Abdul Mannan menetapkan berbagai strategi dan arah kebijakan baru yang harus sesegera mungkin diikuti gerakannya oleh Muslimat Hidayatullah sebagai ortomnya. Dipilihnya semboyan “Membangun Peradaban Islam” sebagai ikon […]

  • Tunjukkan Solidaritas, PW Mushida DKI Jakarta Gelar Hari Solidaritas Jilbab Dunia

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Hari Solidaritas Jilbab Dunia yang diperingati setiap tanggal 4 September merupakan hari di mana kita sebagai umat Islam menunjukkan rasa kepedulian dan solidaritas kepada saudara seiman kita di belahan bumi lain yang mendapatkan perlakuan tidak baik karena menggunakan dan mempertahankan hijabnya. Selain itu, sebagai bentuk kebanggaan dan kesatuan umat Islam, khususnya muslimah di […]

  • Sederhana Dalam Berbuka

    Sederhana Dalam Berbuka

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Beli es buah, bakso, gorengan, somay, cilok, dan fried chicken. Mungkin itu adalah sederet keinginan ketika kita ditempa rasa haus dan rasa lapar yang sangat, waktu siang hari pada bulan Ramadhan. “Aku nanti mau makan ini, aku mau minum itu, aku mau beli ini itu,” kata-kata itu menjadi rencana dalam benak seseorang ketika dia sedang […]

  • Profil TK Yaa Bunayya Kendari

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Nama sekolah: TK Yaa Bunayya KendariAlamat: Jl. Orinunggu Kel. Padaleu Kec. Kambu Kota Kendari Sulawesi Tenggara VisiTerwujudnya TK Hidayatullah sebagai lembaga pendidikan yang bermutu tinggi dan unggul sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang siap memikul amanah Allah sebagai hambah dan khalifah-Nya MisiMenyelenggarakan pendidikan secara Integral dalam aspek ruhiyah, aqliyah dan jismiyyah sehinggah dapat melahirkan insan kamil yang […]

expand_less