light_mode
light_mode

Gempuran Pornografi Dalam Perspektif Dari Kota Singa

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Puan Suriati Abdullah, tokoh muslimah dari Singapura menjadi salah satu pembicara di ajang Perwanis 2016 di Malaysia. Beliau berbicara panjang lebar mengenai kondisi pornografi di Singapura, dan bagaimana upaya membentengi keluarga muslim Singapura dari tantangan tersebut. Berikut adalah ulasan dari presentasi beliau.

Budaya pornografi atau ‘porn culture’ adalah budaya yang lumrah ditemui di Barat, termasuk Singapura. Dan masih banyak orang beranggapan bahwa ini bukanlah satu hal yang membahayakan.

Bahkan, industri pornografi telah menjadi sebuah industri besar yang gerkembang pesat di sana. Menurut Pornography Time Statistics, Amerika Serikat telah mendapatkan keuntungan 13,33 juta dollar dari industri ini, sementara Cina meraup keuntungan tertinggi di dunia, yaitu 27,4 juta dollar.

Pornhub, sebuah portal terbesar internet memberikan data bahwa di tahun 2014 telah terjadi 18,35 juta kunjungan ke laman web tersebut, dan 78,9 juta video telah ditonton oleh pengunjung. Sejumlah 23 % adalah pengunjung wanita. 45 % pengunjung melihat dari smartphone, sementara 44% menggunakan desktop dan selainnya adalah tablet.

Di Singapura, sebuah kajian yang dilakukan oleh Touch Community Singapore, menemukan bahwa dari 836 remaja yang diteliti, 50% di antara mereka telah melihat ataupun membaca sexually explicit materials, dengan usia termuda di antara mereka adalah 7 tahun.

Pornografi, tidak seharusnya dilihat sebagai a stand-alone issue atau isu yang berdiri sendiri. Karena ia masih berkaitan erat dengan berbagai isu lain yang saling mempengaruhi.

Di antara yang juga mempengaruhi isu pornografi antara lain adalah persoalan penggalakan internet (internet penetration), penggunaan handheld gadgets, penggunaan dan ledakan social media, sex trade, tahap toleransi terhadap pornografi (tolerance level), pendidikan sexual bagi umum, termasuk juga pendidikan cyberwellness, undang-undang Negara, juga aturan dalam keluarga,  nilai-nilai yang dianut keluarga dan tahap religousity atau keagamaan secara individu.

Bahaya pornografi yang paling utama adalah terjadinya kerusakan otak kepada para penikmat pornografi. Ini disebabkan karena penggunaan image-image porno sebagai rangsangan seksual menyebabkan bonding antara otak pelaku dengan gambaran-gambaran tersebut.

Bahan kimia feel-good dopamine, oxytocin atau vasopressin yang dikeluarkan oleh otak menjadi seperti superglue yang akan melekat kepada ‘pasangan virtual’ pengguna pornografi.

Selain mewaspadai kanak-kanak agar tidak terjangkiti pornografi, para muslimah pun harus mencegah agar para suami tidak terperosok ke dalam kebiasaan melihat pornografi ini. Karena, lanjut muslimah atraktif ini, “Lelaki yang menonton pornografi mempunyai sifat attentive dan lebih menunjukkan dominasi di dalam sebuah perhubungan tanpa boleh berkompromi dengan pasangannya. Mereka juga lebih cenderung melihat wanita sebagai objek dan mempunyai kecenderungan untuk animalify atau bertindak ganas terhadap wanita.”

Itu sebabnya, dalam makalahnya beliau menulis, bahwa istri yang menemukan suaminya terjangkit pornografi, sebaiknya melakukan:

  1. Tak perlu menyalahkan diri sendiri
  2. Jaga emosi dan berikan nasehat dengan baik
  3. Berkomunikasi dengan jelas, membicarakan sebab dan akibat dari perbuatan itu
  4. Berbagilah perasaan dan pendapat
  5. Cari penyelesaian terbaik dalam hubungan antara suami istri
  6. Mengusahakan bantuan dari luar seperti konseling dan nasehat pakar
  7. Berusaha dan berdoa.

_______
Ditulis oleh  ZIFORA MF (Penggiat Sekolah Parenting Rumah Cinta)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PP Mushida Resmi Terima SK Gerai Layanan Zakat, Perkuat Kemandirian dan Pemberdayaan Umat

    PP Mushida Resmi Terima SK Gerai Layanan Zakat, Perkuat Kemandirian dan Pemberdayaan Umat

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah resmi menerima Surat Keputusan (SK) Gerai Layanan Zakat (GLZ) dari LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah pada Kamis, 6 Agustus 2026/22 Safar 1448 H. Penyerahan SK tersebut menjadi langkah awal penguatan sinergi antara kedua lembaga dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan umat. Kegiatan yang berlangsung di Kantor […]

  • PP Mushida Hadiri Sosialisasi Peraturan Daerah Jawa Barat

    PP Mushida Hadiri Sosialisasi Peraturan Daerah Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    PP Muslimat Hidayatullah diwakili oleh Marsiti (Ketua Bidang Tarbiyah dan Mutiah Najwati (Ketua Departemen Keputrian) menghadiri Silaturahmi dan Sosialisasi Peraturan Daerah Jawa Barat pada Senin, 14 Juli 2025 di Daima Suites Margonda, Depok. Kegiatan ini diadakan dalam rangka ingin menyelamatkan keberadaan perempuan, dengan adanya fakta terjadinya banyak kekerasan yang dialami oleh banyak perempuan. Sebagaimana Undang […]

  • Muswil Mushida Kepulauan Riau Tegaskan Kemuliaan Muslimah dalam Islam

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Batam, mushida.org) Muslimat Hidayatullah Kepulauan Riau menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI pada 31 Januari–1 Februari 2026, bertepatan dengan 12–13 Sya’ban 1447 H. Kegiatan lima tahunan ini berlangsung di Kampus Hidayatullah Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau, dan diikuti oleh pengurus serta perwakilan Muslimat Hidayatullah dari berbagai daerah di wilayah Kepulauan Riau. Musyawarah Wilayah merupakan forum tertinggi […]

  • Muslimat Hidayatullah Aceh Canangkan Program dan Aksi Nyata untuk Masyarakat

    Muslimat Hidayatullah Aceh Canangkan Program dan Aksi Nyata untuk Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    ACEH UTARA – Semangat konsolidasi dan penguatan peran organisasi terus digaungkan oleh Muslimat Hidayatullah Aceh melalui pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar pada 14–15 Mei 2026/27–28 Dzulqaidah 1447 H. Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta dari Pengurus Daerah, di antaranya PD Aceh Besar, PD Aceh Utara, dan PD Aceh Tenggara. Rakerwil tersebut menjadi forum […]

  • Mushida Kalimantan Tengah Diharapkan Menjadi Garda Terdepan Dalam Menguatkan Ketahanan Keluarga

    Mushida Kalimantan Tengah Diharapkan Menjadi Garda Terdepan Dalam Menguatkan Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Palangka Raya, Mushida.org) Muslimat Hidayatullah Kalimantan Tengah menyelenggarakan Musyawarah Wilayah dengan tema “Meneguhkan Peran Muslimah dalam Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas” pada 27-28 Rajab 1447 H/16-17 Januari 2026 di Kampus Madya Hidayatullah Palangka Raya, Kalimantan Tengah.  Musyawarah Wilayah merupakan forum musyawarah terlengkap di tingkat wilayah yang diselenggarakan sekali dalam lima tahun. Musyawarah Wilayah ini […]

  • Mengisi Energi Ruhiyah, Muslimat Hidayatullah Bontang Selenggarakan Lailatul Ijtima’

    Mengisi Energi Ruhiyah, Muslimat Hidayatullah Bontang Selenggarakan Lailatul Ijtima’

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Irfatunazhifah02
    • 0Komentar

    Bontang — “Bukan sekadar pindah tidur dan pergi sejenak meninggalkan suami dan anak-anak. Tapi, ini menjadi momentum recharging spirit ruh yang mungkin sudah lama mengering, untuk kembali disegarkan bersama-sama pengurus Mushida.” Ungkapan tersebut disampaikan oleh pengurus Muslimat Hidayatullah Kota Bontang dalam kegiatan Lailatul Ijtima’, salah satu program kerja Bidang Sekretaris Mushida Kota Bontang yang dilaksanakan […]

expand_less