light_mode
light_mode

Jelang Helatan Munas, Muslimat Hidayatullah Bersilaturahmi ke Kementerian PPPA RI

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, mushida.org — Menjelang helatan Musyawarah Nasional 6, Muslimat Hidayatullah bersilaturahmi bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada Selasa (28/10) di kantor Kementerian PPPA, Jl. Merdeka Barat, Jakarta.

Pihak Kementerian PPPA yang diwakili oleh Staf Khusus, menyambut dengan tangan terbuka atas kehadiran Muslimat Hidayatullah dan menyampaikan apresiasi atas kiprah Mushida yang dinilai memiliki program-program pemberdayaan yang relevan dan potensial untuk bersinergi dengan pemerintah.

“Kami kagum mendengar pemaparan program-program Mushida. Ternyata banyak sekali bidang yang bisa disinergikan untuk mendukung program pemerintah terkait pemberdayaan perempuan,” ujar Ibu Yasmin, perwakilan dari Kementerian PPPA.

Pihak Kementerian PPPA juga menyampaikan harapan agar momentum Munas 6 Mushida dapat menjadi ajang untuk turut mengampanyekan program-program strategis pemerintah, seperti pengembangan produk pangan lokal serta pencegahan kekerasan terhadap perempuan, anak, dan remaja.

Selain itu, Ibu Rini, sebagai Staf Khusus Kementerian PPPA memperkenalkan program Ruang Bersama Indonesia (RBI) — sebuah gerakan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat yang bertujuan memberdayakan serta melindungi perempuan dan anak di tingkat desa.

“RBI menyediakan ruang aman untuk edukasi, pengembangan keterampilan, penguatan ekonomi, dan penyelesaian persoalan sosial berbasis kearifan lokal,” sebutnya.

“Mengingat Mushida memiliki cabang berjumlah ratusan hingga pelosok desa, kami melihat potensi besar untuk berkolaborasi dalam menjadikan beberapa daerah binaan Mushida sebagai desa percontohan RBI,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Muslimat Hidayatullah memperkenalkan profil organisasinya sebagai organisasi perempuan di bawah Ormas Hidayatullah yang telah memiliki perwakilan di 38 provinsi di Indonesia.

“Muslimat Hidayatullah selama ini fokus pada pemberdayaan perempuan dan keluarga, serta mengelola lebih dari 200 lembaga PAUD di berbagai daerah. Berbagai kegiatan pra-Munas yang telah dan akan dilaksanakan, membuka peluang sinergi dan kolaborasi program bersama Kemen PPPA,” ungkap Neny Setiawaty, Kabid Pelayanan Umat PP Mushida.

“Kami berharap pertemuan ini menjadi langkah awal kerja sama yang berkelanjutan antara Mushida dan Kementerian PPPA dalam memperkuat peran perempuan di tengah masyarakat,” ujar Ina Sriwahyuni, Ketua Panitia Munas 6 Muslimat Hidayatullah.

Silaturahmi ini diakhiri dengan saling bertukar cinderamata dan foto bersama sebagai simbol komitmen untuk mengadakan sinergi dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga tangguh.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PW Mushida Sulbar Bagikan 1000 Jilbab Pada Hari Solidaritas Hijab Internasional

    PW Mushida Sulbar Bagikan 1000 Jilbab Pada Hari Solidaritas Hijab Internasional

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Mamuju, mushida.org) Pengurus wilayah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Sulawesi Barat bagikan 1000 jilbab pada Hari Solidaritas Hijab Internasional. International Hijab Solidarity Day atau hari solidaritas hijab sedunia, bagi Mushida adalah momen penting untuk adakan kegiatan di tengah masyarakat dengan berbagi jilbab. Dilaksanakan secara serentak di kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu, Majene dan Polman pada Senin, 4 […]

  • Mushida Belopa Luwu Gelar Seminar Parenting

    Mushida Belopa Luwu Gelar Seminar Parenting

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah (PD Mushdia) Belopa bekerjasama dengan Yayasan Al-Jihad Hidayatullah menggelar seminar parenting di Masjid Lukmanul Hakim, Pondok Pesantren Hidayatullah Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, belum lama ini. Seminar tersebut berlangsung dari jam 15.00-18-00. Dihadiri para tokoh masyarakat, simpatisan Hidayatullah dan kelompok majelis taklim yang datang dari desa-desa pelosok belopa. Penyelenggara menghadirkan Anggota […]

  • Ketum PP Mushida: Sistematika Wahyu sebagai Pijakan Ketahanan Keluarga

    Ketum PP Mushida: Sistematika Wahyu sebagai Pijakan Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Minggu, 29 Jul 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dalam rangka membangun ketahanan keluarga dalam rangka membangun peradaban bangsa, Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (Mushida) Dra Reni Susilawati mengatakan Sistematika Wahyu yang merupakan manhaj dakwah Hidayatullah bisa menjadi solusinya. “Sistematika Wahyu yang memuat lima surah Al Qur’an yang pertama kali turun merupakan pijakan sistemik yang menjadi paradigma  dasar membangun ketahanan keluarga […]

  • Perkuat Dakwah, Muslimat Hidayatullah Baubau Gelar Pelatihan Public Speaking

    Perkuat Dakwah, Muslimat Hidayatullah Baubau Gelar Pelatihan Public Speaking

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    ‎Baubau – Muslimat Hidayatullah Baubau, Sulawesi Tenggara, menggelar kegiatan Kelas Public Speaking sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi dan memperkuat kapasitas dakwah para pengurus dan kader Muslimat Hidayatullah. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar membekali para peserta agar mampu menyampaikan pesan-pesan dakwah yang lebih percaya diri, komunikatif dan mudah diterima oleh masyarakat.‎‎Kelas Public Speaking tersebut diikuti […]

  • Apakah Cantik itu Harus Putih?

    Apakah Cantik itu Harus Putih?

    • calendar_month Selasa, 29 Jan 2008
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    C-A-N-T-I-K. Satu kata yang terdiri dari enam huruf ini, begitu memesona kaum perempuan. Yup, perempuan mana yang tidak ingin disebut cantik? Cantik identik dengan sesuatu yang enak dilihat atau dipandang. Cantik dalam pengertian awam yang kemudian didoktrinisasi kaum kapitalis adalah perempuan yang bertubuh langsing, rambut hitam lurus berkilauan, hidung mancung, bibir seperti delima merekah, mata […]

  • Muslimah Bekerja, Begini Pandangan Islam

    Muslimah Bekerja, Begini Pandangan Islam

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MERUPAKAN pemandangan yang jamak di era modern ini, seorang wanita bekerja atau berkarier di luar rumah. Bekerja menuntut para wanita meninggalkan rumah dan anak-anak mereka hingga berjam-jam. Pulang larut malam karena bekerja juga bukan hal aneh lagi. Bahkan, tak sedikit wanita bekerja di ‘dunia’ laki-laki. Sebut saja misalnya, menjadi pilot, sopir, atau kernet bus. Di […]

expand_less