light_mode
light_mode

Memaksimalkan Potensi Muslimah Dalam Berbisnis

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dewasa ini, peran muslimah dalam aspek pemberdayaan ekonomi semakin berkembang, terbukanya ruang-ruang bisnis baik barang dan jasa membuka mata lintas gender untuk bisa mengambil peran menopang ekonomi keluarga tanpa menafikan aspek syariat. Akses keuangan syariah juga mudah dijangkau oleh siapapun termasuk muslimat.

Dalam sejarah Islam, sosok yang dapat menjadi uswah dan penyemangat dalam menjalankan bisnis yaitu Ummu Khadijah binti Khuwailid, seorang pedagang mahsyur yang terkenal karena kearifan dan kebijaksanannya. Perempuan kelahiran 555 M dan berdarah Quraisy adalah sosok mandiri, cerdas, dan dermawan. Para masyarakat Quraisy menyebut beliau sebagai tokoh masyarakat yang paling dihormati.

Ia merupakan istri dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam sekaligus pemeluk Islam pertama. Sebelum menjadi suami dan era kenabian, Muhammad merupakan rekan bisnis sang saudagar Khadijah. Saat menjalankan bisnis, Rasulullah ditemani budak bernama Maisarah. Omzet selalu melambung saat Muhammad berdagang hingga membuat Maisarah takjub. Tak hanya itu, ia selalu berdagang dari hati yang terlihat dari sikap beliau yang jujur, ramah, santun, baik hati, dan terpercaya.

Setelah pulang, Maisarah bercerita tentang harinya hingga karakter Rasulullah. Dari A sampai Z membuat Khadijah terpikat pada tutur dan akhlak Muhammad. Ia tidak hanya memandang baginda sebagai rekan kerja, akan tetapi juga sebagai pribadi seorang manusia.

Singkat cerita, Rasulullah dan Khadijah menikah dengan mahar dua puluh unta muda. Saat itu, Khadijah berusia 40 tahun dan Rasulullah berumur 25 tahun. Dari pernikahan dan rumah tangga yang penuh kedamaian, lahirlah Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, dan Fatimah.

Khadijah setia menemani perjuangan Rasulullah selama 25 tahun. Khadijah adalah orang pertama yang percaya kepada Allah dan Rasul beserta ajaran-Nya. Menjadi Nabi berarti harus siap dengan kesepian dan terpinggirkan karena tantangan yang ia hadapi untuk menuntun umat ke jalan yang benar.

Menilik peran ummu Khadijah sebagai pebisnis, maka dapat dipahami bahwa peran yang dimainkan seorang muslimat dalam berbisnis salah satunya untuk menopang perjuangan tarbiyah dan dakwah sang suami. Peran ini dapat juga dimaksimalkan oleh muslimat dewasa ini. Banyak ruang-ruang bisnis yang bisa dimanfaatkan.

Tidak melulu hanya mengurus rumah, anak, dan suami saja, tapi muslimah juga bisa merambah ke dunia bisnis untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah. Agar bisnis yang digeluti berjalan dengan lancar, maksimalkan potensi dalam diri, siapa tahu potensi yang awalnya hanya hobi semata, bisa dijadikan sebagai ide bisnis yang menjanjikan.

Bergabung dengan komunitas kewirausahaan yang saat ini menjamur adalah salah satu cara muslimat untuk mengembangkan diri dalam kewirausahaan. Karena komunitas banyak mengajarkan pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan pengembangan diri.

Salah satu pelatihan yang sekarang banyak diminati, yaitu pelatihan digital marketing, pelatihan ini menjadi salah satu cara, agar ummahat dapat mengembangkan usahanya dengan teknik pemasaran online. Sehingga ummahat yang belum terbiasa beraktivitas di luar rumah, dapat tetap berwirausaha.*/Ina Sriwahyuni, Ketua Departemen Ekonomi PP Mushida

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prajurit Kowad Kuat sebagai Wanita Indonesia

    Prajurit Kowad Kuat sebagai Wanita Indonesia

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim memimpin acara peringatan Hari Ulang Tahun ke 52 Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) di wilayah Kodam III/Siliwangi bertempat di Secapa AD Jalan Hegarmanah Bandung, Jumat (27/12) lalu. Peringatan puncak Hut ke-52 Kowad ditandai pemotongan tumpeng oleh Pangdam III/Siliwangi didampingi oleh Ibu Asuh Kowad Kodam III/Siliwangi Ny. […]

  • Urgensi Sejarah Islam dan Budaya Ilmu untuk Membangun Peradaban

    Urgensi Sejarah Islam dan Budaya Ilmu untuk Membangun Peradaban

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Arvianti Rohana*Pada zaman dahulu kala – Pada zaman jahiliah –  Hiduplah seorang Rasul – Yang terakhir dan Mulia – Nabi Muhammad namanya – Siti Aminah Ibunya – Abdullah nama Ayahnya – Madinah tempat hijrahnya – Setelah dewasa – Diangkat menjadi Rasul – Oleh Allah yang Kuasa pencipta Alam Semesta… BAIT lagu di atas seolah […]

  • PD Mushida Bandung Gelar Seminar Motivasi “Super Live Revolution”

    PD Mushida Bandung Gelar Seminar Motivasi “Super Live Revolution”

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    BANDUNG – Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Bandung mengadakan acara training seminar motivasi bertajuk “Super live Revolution: pada tanggal 25 November 2017. Kegiatan yang diikuti oleh kader Mushida dan masyarakat setempat ini diadakan di Gedung Dakwah Komplek Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah-Pasir Leutik-Bandung. Kegiatan ini sendiri merupakan salah satu program PW Mushida Jawa Barat yang diderivasi dan […]

  • Rantai Kebaikan

    Rantai Kebaikan

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Kicauan burung-burung walet mengangkasa, gelombang ombak pantai Mattirotasi bergulung melambat ke tepian, embusan angin pagi menerpa lembut nan sejuk di wajah. Masih suasana pagi, setelah mengamalkan salah satu nawafil wirid pagi, nada dering telepon seluler bersahut, ternyata dari salah satu tim departemen sosial, mengabarkan bahwa distribusi sedekah Jum’at hari ini sekitar pukul 08.00 WITA. Sebenarnya, […]

  • Spesial for Annisa, Inilah 5 Penting yang Perlu Diketahui Calon Penulis

    Spesial for Annisa, Inilah 5 Penting yang Perlu Diketahui Calon Penulis

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Mustabsyirah Syammar SEBAGAI calon penulis, terkadang kita ditimpa oleh perasaan seperti ini: “Ah, menulis bukan bakatku….”“Aku bukan keturunan penulis, jadi wajar jika aku tidak pandai membuat tulisan….”“Tulisanku jelek, berantakan, gak jelas. Aku malu mempublikasikannya….”“Aku gak punya pengalaman di dunia tulis menulis….”“Aku sibuk, gak ada waktu untuk nulis….” Dan berbagai alasan lainnya, yang mengerucut pada […]

  • Wanita Pemburu Surga

    Wanita Pemburu Surga

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Berdakwah itu tidak mudah. Butuh kekuatan hati untuk memulainya. Banyak bisikan-bisikan yang membuat kita enggan melakukannya. “Perbaiki diri dulu baru perbaiki orang.” “Hati-hati, kaburo maqtan ‘indallahi an taquluu maa laa taf’alun.” “Pendakwah itu resikonya berat, loh.” Dan masih banyak bisikan-bisikan lain yang kerap menghampiri. Demikian pula yang pernah saya alami. Suatu hari saya berada di […]

expand_less