light_mode
light_mode

Superioritas Muslimat Hidayatullah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

FAKTANYA bahwa, wanita memiliki “superioritas” yang barangkali tidak dipunyai kaum Adam.

Superioritas itu adalah tingginya respon sosial dan emosionalitas mereka terhadap komunitasnya dan juga lingkungan sekitarnya.

Saya melihat genologi kultur tersebut sangat terinternalisasi di kalangan Muslimat Hidayatullah, khususnya di Depok, Jawa Barat, dimana saya berdomisili.

Inilah tradisi spontanitas yang menurut saya luar biasa yang barangkali juga telah menjadi kultur Muslimat Hidayatullah di mana pun berada. Mengenai hal ini saya akan ceritakan lebih lanjut. Next.

Belum lama ini, atau tepatnya pertengahan Februari lalu hingga Maret 2015, saya diserang sakit typus. Sebelum sakit ini benar-benar terdiagnosis sebagai virus types oleh dokter, kurang lebih 2 pekan saya sempat meriang, nyeri persendian, muntah, panas dingin, pilek berat, dan batuk.

Saya sama sekali tidak menyangka jika ternyata ini gejala typus. Sebab, kadang-kadang saya merasa segar di sore hari dan akhirnya tetap turun bermain futsal. Walaupun masih terasa sakit kepala dan pilek, saya anggap ini sakit flu biasa yang akan sembuh dengan sendirinya setelah olahraga.

Justru, saya berfikir mungkin ini chikungunya. Chikungunya biasanya gejalanya nyeri tubuh persendian dan ini yang saya rasakan sangat dominan. Tubuh terasa berat diajak berkompromi. Kalau berwudhu dinginnya bukan main.

Akhirnya, setelah cukup lama terbaring dan tidak bisa beraktifitas banyak di luar rumah, istri mendesak saya untuk periksa ke dokter. Sejak awal istri saya memang sudah mendesak dilakukan medical checkup karena khawatir ada apa-apa, atau malaria begitu.

Tapi ah saya pikir ini sakit biasa saja, paling-paling kalau dibawa mandi jam 3 dini hari akan kembali segar lagi keesokan harinya.

Namun, anehnya, beberapa kali saya mandi di jam-jam sebelum shubuh tersebut, keesokan harinya malah sakit kepala dan panas kepala.

Padahal biasanya kalau diserang flu berat, obat andalan saya cukup mandi dan siram kepala sebanyaknya sebelum shubuh. Tetapi kali ini ternyata tidak mempan.

Akhirnya saya periksa diantar pakai motor oleh sahabat baik saya, Irdo, ke Klinik Naura Medika di Depok Timur.

Waduh, rupanya sangat tidak nyaman naik motor dikala sakit seperti ini. Perut rasanya sakit sekali. Tulang punggung juga begitu.

Di klinik saya banyak berkonsultasi dan memuntahkan semua keluhan yang kurasakan di depan dokter.

Di situ juga dokter, sayangnya saya lupa namanya, seorang laki-laki, menyuruh dilakukan cek darah. Dan, kesimpulannya, saya sakit typus!

*******************

Anda tahu, pihak yang sejak awal memberikan perhatian serius terhadap saya dan keluarga karena ketidakstabilan fisik ini, adalah ibu-ibu Muslimat Hidayatullah.

Bahkan, Ketum PP Mushida, Ibu Reni Susilowati sempat beberapa kali bertandang ke rumah dengan membawa berbagai jenis makanan dan buah termasuk obat-obatan alami untuk memupus typus ini.

Sekitar 3 hari berturut-turut ibu-ibu dari Mushida datang silih berganti yang diterima oleh istri saya. Saya hanya bisa meringkuk di kamar.

Tidak ketinggalan Sekjen PP Mushida, Ibu Amaliah Husna Bahar, yang bahkan datang menjemput saya menggunakan mobil untuk checkup ulang ke rumah sakit dan adapun soal biaya, “Tidak usah dipikirkan,” kata beliau.

Juga atas arahan dan dukungan Ketua Annisa Hidayatullah, Ibu Neny Setiawati, yang
begitu intens akhirnya kami juga dapat melakukan pemeriksaan darah untuk memastikan sakit apa yang sedang mendera ini. Terimakasih, ibu-ibu sekalian.

Saya merasa sangat terharu dengan perhatian-perhatian yang luar biasa tersebut. Saya akhirnya dalam hati malu sendiri yang selama ini tak jarang memandang negatif setiap kegiatan halaqah Muslimat Hidayatullah.

Mereka memang pasti “mattoge” atau apalah namanya kalau sudah ngumpul, tetapi di balik itu mereka adalah para muslimah yang penuh kepedulian dan penuh simpati.

Dukungan mereka spontanitas karena memang tradisi ini sudah lumrah di kalangan Muslimat Hidayatullah Depok.

Memang, di waktu bersamaan istri saya sedang hamil tua. Tapi, saya yakin, bukan kondisi itu yang menjadi asbab Muslimat Hidayatullah segera memberikan simpati dukungan buat kami yang -sekali lagi- sangat luar biasa.

Sebab, sejauh yang saya ketahui, tradisi solidaritas ini telah menjadi kultur di dalam tubuh Muslimat Hidayatullah. Itu yang saya ketahui dan saya yakin budaya ini masih langgeng hingga kini di mana pun Mushida berada. Insya Allah. 

Di awal tuturan ini, saya memberi tanda petik pada kata “superioritas”, yang bermakna bahwa betapa ibu-ibu yang telah melahirkan kita adalah wanita yang teramat luar biasa jasanya yang kadangkala tak selalu mendapat apresiasi.

Mereka memang superior yang seiring dengan kodrat kewanitaannya. Tapi, yang pasti, mereka tidak berarti memaksa diri menjadi dominan lalu mengesampingkan keluhuran ajaran Islam dalam strata sosial. Inilah sesungguhnya keunggulan wanita yang terkadang sepi -kalau tidak mau disebut lupa- dari penghargaan kita, para suami.

Superioritas muslimah ini terbingkai indah dalam beludru lembut yang seturut merawat ketajaman intelejensi dan sensitifitas kegamaan mereka.

Mereka tak butuh panggung mengeskpresikan diri untuk mempresentasi kecakapan akademis, kiprah-kiprah nyata mereka di berbagai sektor khususnya pendidikan sudah cukup menjadi bukti otentik kesejarahan yang mereka ukir.

Tidak berlebihan rasanya kalau saya mengatakan mereka inilah para wanita tangguh yang bahkan berusaha terus menyetarai kiprah-kiprah ummahat di masa dahulu kala. Mereka tampaknya memang tak terlalu peduli dengan materi, kendati kerapkali harus pulang di senja hari.

Saya tahu, gaji mereka di sekolah tak seberapa, bahkan hanya secerca. Tapi demi generasi pelanjut risalah suci, mereka rela berjibaku dengan berbagai beban tugas-tugas bahkan kadang hingga dini hari. Apalagi kalau bukan buat RPP. 🙂        

Saya betul-betul sangat kekurangan kosa kata untuk mengutarakan kalimat penghargaan dan terimakasih setingginya untuk semua pihak yang telah membantu kami terutama Muslimat Hidayatullah selama masa-masa kritis tersebut.

Akhir kata, hanya Allah Subhanahu Wata’ala yang layak memberikan balasan terbaik atas kebaikan Ibu sekalian. Kami memastikan tidak bisa membalas kebaikan-kebaikan tersebut dengan setimpal. Sungguh.

___________
ABDULLAH, penulis adalah suami dari seorang anggota Muslimat Hidayatullah Depok. 

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Workshop Kewirausahaan

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Balikpapan, mushida.org) Untuk membantu mengembangkan keterampilan bisnis dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan muslimah, Departemen Ekonomi Muslimat Hidayatullah mengadakan Workshop Kewirausahaan dengan tema “Pemberdayaan Muslimat Menuju Kemandirian dan Ketahanan Keluarga.” Workshop Kewirausahaan yang merupakan bagian dari rangkaian Silaturahmi Nasional Hidayatullah, diadakan pada 25/11/2023 di Masjid Nurul Mukhlisin yang dihadiri ribuan peserta Silatnas. Sebagai informasi, strategi digital marketing […]

  • Rakerwil Maluku, Muslimat Hidayatullah Didorong Hadir dan Adaptif Hadapi Perubahan Zaman

    Rakerwil Maluku, Muslimat Hidayatullah Didorong Hadir dan Adaptif Hadapi Perubahan Zaman

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Maluku, Naharuddin, menegaskan bahwa Muslimat Hidayatullah harus hadir sebagai pelaku perubahan dengan pendekatan yang relevan terhadap zaman. Pernyataan tersebut disampaikan dia saat membuka Rapat Kerja Wilayah Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Maluku digelar selama dua hari yang dibuka pada Sabtu, 21 Dzulqa’dah 1447 (9/5/2026). Dalam sambutannya, Naharuddin menyebut rapat kerja wilayah […]

  • PW Mushida Jatim Pastikan Rumah Aman dan Anak Nyaman

    PW Mushida Jatim Pastikan Rumah Aman dan Anak Nyaman

    • calendar_month Selasa, 22 Des 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    SURABAYA – Penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) ke-V Muslimat Hidayatullah (Mushida) memberlakukan aturan ketat dalam rangka mematuhi imbauan pemerintah meningkatkan penerapan protokol kesehatan Covid-19 selama libur Natal dan tahun baru 2021.  Atas komitmen tersebut, segenap utusan peserta Munas ini terutama yang hadir secara offline harus mematuhi protokol yang telah ditetapkan. Hal itu seperti yang dilakukan oleh […]

  • Ketua Majelis Penasihat Muslimat Hidayatullah Hadiri World Peace Forum di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    Jakarta, mushida.org – Deklarasi berdirinya Global Forum of Muslim Women (GFMW) menjadi salah satu capaian bersejarah dari perhelatan World Peace Forum (WPF) ke-9 yang diselenggarakan pada 9–11 November 2025 di Jakarta. Organisasi internasional ini lahir sebagai wadah kolaboratif perempuan Muslim dunia untuk berkontribusi dalam pembangunan peradaban Islam global melalui pemberdayaan, pendidikan, dan kemanusiaan. Ketua Majelis […]

  • Muslimat Hidayatullah Gelar Bazar dan Cek Darah Gratis

    Muslimat Hidayatullah Gelar Bazar dan Cek Darah Gratis

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Bertempat di halaman Pesantren Hidayatullah yang beralamat di Jalan Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Surabaya, Muslimat Hidayatullah Surabaya menggelar basar murah dengan menampilkan berbagai jenis barang kebutuhan rumah tangga serta sembako dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga pasar, belum lama ini. “Kami ingin memberikan sesuatu yang murah bagi masyarakat di sekitar pesantren, yaitu sembako. Dengan […]

  • Oleh-oleh dari Konvensyen Wanita Islam di Selangor Malaysia

    Oleh-oleh dari Konvensyen Wanita Islam di Selangor Malaysia

    • calendar_month Jumat, 7 Sep 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Zahratun Nahdhah* ATAS izin Allah, pada hari Ahad tanggal 1 September 2018 yang lalu, kami rombongan dari Muslimat Hidayatullah yang berjumlah 8 orang dapat menghadiri undangan acara Konwanis 2018 yang berlangsung di Plenary Hall Putrajaya International Convention Centre (PICC) Selangor, Malaysia. Konvensyen Wanita Islam Nasional (Konwanis) 2018 yang mengambil tema “Wanita Bahagia, Negara Sejahtera” […]

expand_less