light_mode
light_mode

Muswil Mushida DIY-Jatengbagsel Ajak Muslimah Teguhkan Peran Untuk Membangun Ketahanan Keluarga

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sleman, mushida.org — Muslimat Hidayatullah (Mushida) Wilayah DIY–Jateng Bagian Selatan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI sebagai agenda lima tahunan. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat–Sabtu, 18–19 Sya’ban 1447 H / 6–7 Februari 2026, bertempat di Gedung BBPPMPV Seni dan Budaya, Sleman yang diikuti oleh 91 peserta yang berasal dari berbagai daerah.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua MUI DIY Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK), Ibu Hj. Habibah, M.S.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas peran Mushida dalam menguatkan ketahanan keluarga, khususnya melalui kontribusi para muslimah.

Muswil kali ini merupakan Muswil ke-6 sejak Mushida pertama kali disahkan pada tahun 2000. Ketua PW Mushida DIY–Jatengbagsel, Ustadzah Aini, dalam sambutannya menegaskan bahwa Muswil bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum evaluasi, penguatan peran, dan peneguhan arah perjuangan Mushida ke depan.

Rangkaian Muswil diawali dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Syamsul Ma’arif. Dalam nasihatnya, beliau berpesan tiga hal penting: Pertama, memastikan seluruh rangkaian kegiatan senantiasa melibatkan Allah; Kedua, menumbuhkan azzam atau tekad untuk melahirkan keputusan terbaik dari setiap ikhtiar; dan ketiga, menumbuhkan rasa cemburu dalam kebaikan, sebagaimana kecemburuan istri Imran terhadap keshalihan Nabi Zakaria.

Mengusung tema “Meneguhkan Peran Muslimah Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas”, Ibu Hj. Habibah, M.S.I. menyampaikan bahwa tema tersebut sangat relevan dengan tugas dan fokus MUI Bidang PRK, khususnya dalam penguatan peran perempuan dan keluarga di tengah tantangan zaman.

Pada hari kedua, Muswil diisi dengan diskusi panel yang menghadirkan Ketua Litbang Muslimah Inspiratif, Ustadzah Luthfi Aqrobah, serta Ustadzah Sri Pangestuti, seorang Financial Educator.

Ustadzah Luthfi mengawali pemaparannya dengan mengulas fenomena maraknya pinjaman online (pinjol) di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa sekitar 78 persen penggunaan pinjol bersifat konsumtif, banyak terjadi pada kelompok berpenghasilan rendah, serta didorong oleh tekanan ekonomi dan gaya hidup, seperti kebutuhan kosmetik, gawai, dan kendaraan.

“Bahaya judi online (judol) yang diprediksi akan terus meningkat hingga tahun 2035, bahkan telah menyasar anak-anak di bawah usia 10 tahun. Fenomena ini turut menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus perceraian,” ucapnya. Menurutnya, ketahanan keluarga harus dibangun dari dalam keluarga, namun juga harus ditopang oleh pendidikan dan kekuatan ekonomi yang sehat.

Selain itu, Ustadzah Luthfi menegaskan bahaya konsep ekonomi liberalisasi yang menempatkan kepemilikan uang sebagai tolok ukur kekuasaan, sehingga berpotensi menciptakan ketimpangan dan kemiskinan.

Materi tersebut selaras dengan paparan Ustadzah Sri Pangestuti. Ia menjelaskan pesatnya perkembangan transaksi digital di era modern. Mengutip hadis Rasulullah ﷺ tentang pasar yang saling berdekatan, ia menilai kondisi tersebut kini nyata melalui kemudahan belanja dan transaksi daring.

“Masyarakat harus lebih waspada dalam penggunaan kartu ATM dan layanan keuangan digital, mengingat maraknya kejahatan pencurian data. Berbagai transaksi derivatif yang mudah diakses namun berpotensi menjerat keluarga dalam masalah finansial,” jelasnya.

Dalam Musyawarah Wilayah ini, ditetapkan Ustadzah Aini yang kembali terpilih sebagai Ketua PW Mushida DIY–Jatengbagsel menyampaikan penguatan dan motivasi. Ia mengingatkan bahwa hidup, harta, dan pikiran sejatinya adalah bagian dari perniagaan dengan Allah, sebuah perniagaan yang tidak akan pernah merugi.

Doa dan harapan terbaik senantiasa dilangitkan dalam Muswil VI ini, semoga seluruh keputusan yang dihasilkan membawa maslahat bagi umat dan menjadi bagian dari ikhtiar meraih ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Solidaritas Hijab Internasional, PD Mushida Tana Tidung Salurkan Jilbab Gratis Bagi Muslimah Muallaf

    Peringati Hari Solidaritas Hijab Internasional, PD Mushida Tana Tidung Salurkan Jilbab Gratis Bagi Muslimah Muallaf

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Setiap tahun pada tanggal 4 September, merupakan Hari Solidaritas Hijab Internasional untuk menghormati dan memahami pentingnya hijab bagi kaum Muslimah dunia. International Hijab Solidarity Day terlahir dari sebuah konferensi yang diadakan di Kota London, Inggris pada tanggal 4 September 2004. Dalam rangka memperingati Hari Solidaritas Hijab Internasional atau International Hijab Solidarity Day (IHSD), Laznas BMH […]

  • Dari Harapan Menjadi Kenyataan, Dari Mimpi Menjadi Bukti.

    Dari Harapan Menjadi Kenyataan, Dari Mimpi Menjadi Bukti.

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Ada satu pesan yang dulu sering disampaikan Allahuyarham dalam taushiyahnya. Dengan suara lembut namun penuh keyakinan, beliau berkata, “𝗔𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗮𝘁𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗮𝘀𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝗺𝗲𝗺𝗮𝘀𝘂𝗸𝗶 𝗶𝘀𝘁𝗮𝗻𝗮 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗸𝗮𝗹𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗯𝘂𝗻𝗴𝗮.” Saat itu, kalimat tersebut lebih terdengar sebagai untaian harapan, seolah mimpi yang sulit digapai. Banyak yang menyimpannya dalam hati, namun tak sedikit pula yang menganggapnya sekadar kiasan. Namun […]

  • Muslimat Hidayatullah Protes Keras Gelaran Miss World 2013

    Muslimat Hidayatullah Protes Keras Gelaran Miss World 2013

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUHIDA.ORG — Sekretaris Jenderal Muslimat Hidayatullah (Mushida), Ir. Amalia Husna Bahar, M.Pd.I, menegaskan bahwa dari sis ide penyelenggeraan Miss World 2013 yang akan digelar di Indonesia bulan September mendatang sudah tertolak, apalagi pelaksanaannya. “Secara ide saja Miss World itu kita tolak, secara fisik atau pelaksanaannya pun kita tegas mengecam agar tidak digelar,” kata Amalia Husna […]

  • Ketika Seorang Istri yang Mengajari Suaminya

    Ketika Seorang Istri yang Mengajari Suaminya

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2014
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MASIH menjadi suatu hal yang tabu, jika seorang istri yang memiliki suatu kelebihan dalam ilmu, dan kemudian membagikan ilmu yang ia miliki pada suaminya. Namun ternyata, ada suatu kisah, contoh dari keteladanan salah seorang shahabiyah, yaitu putri dari Sa’id bin al-Musayyib. Yang mana, ia telah mengajari suaminya mengenai ilmu agama yang ia miliki. Berikut adalah […]

  • Sosialisasi Platform Sistahid Tegaskan Manfaat Transformasi Digital

    Sosialisasi Platform Sistahid Tegaskan Manfaat Transformasi Digital

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mushida.org) – Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah, Dr. Nanang Noerpatria, M.Pd., menekankan pentingnya transformasi digital dalam tata kelola organisasi saat menyampaikan sosialisasi platform digital terintegrasi bernama SISTAHID pada Rapat Kerja Nasional Muslimat Hidayatullah 2026. Acara tersebut berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, pada hari Rabu, 19 Syawal 1447 (8/4/2026). Nanang menjelaskan bahwa langkah […]

  • Muswil Mushida Kepulauan Riau Tegaskan Kemuliaan Muslimah dalam Islam

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Batam, mushida.org) Muslimat Hidayatullah Kepulauan Riau menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI pada 31 Januari–1 Februari 2026, bertepatan dengan 12–13 Sya’ban 1447 H. Kegiatan lima tahunan ini berlangsung di Kampus Hidayatullah Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau, dan diikuti oleh pengurus serta perwakilan Muslimat Hidayatullah dari berbagai daerah di wilayah Kepulauan Riau. Musyawarah Wilayah merupakan forum tertinggi […]

expand_less