Musyawarah Nasional VI Muslimat Hidayatullah Resmi Dibuka
- Artikel Berita Headline Munas Musyawarah Nasional Pengurus Pusat
- calendar_month Jumat, 28 Nov 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, mushida.org — Musyawarah Nasional (Munas) VI Muslimat Hidayatullah (Mushida) resmi dibuka di Gedung MPR RI. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi, meneguhkan komitmen, sekaligus menyiapkan arah gerak organisasi menuju masa depan yang lebih kokoh.
Tahun ini, Munas 6 Muslimat Hidayatullah mengusung tema ‘Meneguhkan Peran Muslimah dalam Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas.’
“Menjadi sebuah gagasan yang relevan dengan tantangan zaman. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai pusat pembentukan karakter, pondasi moral, dan motor penggerak ketahanan keluarga dalam mewujudkan masyarakat yang lebih kuat,” sebut Ina Sriwahyuni, S.Pd.I., dalam sambutan yang disampaikan.
Sedangkan Ketua Umum PP Mushida, Hani Akbar, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja kolaboratif antara Mushida dengan pemerintah, khususnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Ia menekankan bahwa upaya pemberdayaan perempuan dan penguatan ketahanan keluarga membutuhkan dukungan lintas sektor agar dampaknya semakin meluas dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Hidayatullah, K.H. Naspi Arsyad, L.c., menyampaikan bahwa kiprah Hidayatullah selama ini terbukti nyata dan faktual di tengah masyarakat. Ia menambahkan, kontribusi besar Hidayatullah tidak terlepas dari sinergi bersama pemerintah dalam menjaga dan mengawal perjalanan bangsa, terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. “Hidayatullah selalu berupaya menjadi bagian dari solusi—menapaki jalan kebaikan dengan komitmen yang lurus,” ujarnya.
Anggota DPR RI, Dr. Al-Muzammil Yusuf, M.Si, turut memberikan apresiasi mendalam terhadap perkembangan Hidayatullah. Ia mengagumi gerakan yang dirintis oleh Ustaz Abdullah Said, yang kini telah berkembang luas di seluruh Indonesia. Menurutnya, Hidayatullah tetap konsisten berjalan di jalan yang lurus sesuai niat ikhlas sang pendiri. Ia berharap Munas ini menjadi ajang yang membawa keberkahan dan kemajuan baru bagi Mushida. “Hidayatullah ini ibarat karpet merah di medan dakwah dan pemberdayaan umat,” ungkapnya.
Kementerian PPPA yang diwakili oleh Staf Khusus Menteri Bidang Perlindungan Perempuan, Hj. Ariza Agustina., S.E., M.Si menegaskan pentingnya forum Munas sebagai wadah untuk memilih pemimpin baru yang akan mengarahkan langkah Mushida ke depan. Pemerintah berharap komitmen Mushida dalam pembangunan bangsa, khususnya pengembangan anak dan penguatan keluarga, dapat semakin diperkuat.
“Keluarga memiliki fungsi vital sebagai unit terkecil yang mampu menghadapi berbagai tantangan zaman. Ketahanan keluarga, pada akhirnya mencerminkan ketahanan nasional. Karena itu, sinergi pemerintah dan organisasi masyarakat seperti Mushida menjadi kunci menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh 350 peserta yang terdiri dari Ketua Majelis Penasihat Hidayatullah, Ketua Pimpinan Majelis Syuro Hidayatullah, Dewan Muzakaroh Hidayatullah Bapak, Ketua Dewan Murabbi Pusat Hidayatullah, Pengurus Tingkat Pusat Muslimat Hidayatullah, Pengurus Wilayah dan Murabbiyah Wilayah Muslimat Hidayatullah, dan organisas Muslimah di antaranya PB Wanita Al-Irsyad, Persistri, Wanita PUI, Nasyiatul Aisiyah, KNPK, BMIWI, Muslimat Al-Washliyah, dan lain-lain.
Munas VI Mushida ini diharapkan menjadi titik penting dalam memperkuat gerakan perempuan Hidayatullah sekaligus memperbarui semangat kolaborasi dalam membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa menuju masa depan yang lebih kuat dan penuh keberkahan.
- person


Saat ini belum ada komentar