light_mode
light_mode

Pentingnya Membangun Personal Branding Untuk Menjadi Organisasi Berpengaruh

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA (Mushida.org) – Zhafira Athirah Loebis, Co-Founder Babyloania, hadir sebagai pembicara utama dalam sesi diskusi bertajuk “Strategi Branding dan Penguatan Jejaring untuk Meningkatkan Pengaruh Mushida.” Acara ini merupakan bagian penting dari rangkaian Rapat Kerja Nasional Muslimat Hidayatullah yang berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, pada Selasa, 18 Syawal 1447 (7/4/2026).

Dalam pemaparannya, ia mengenang perjalanan hidupnya setelah lulus kuliah, sebuah fase yang justru menjadi titik awal pembentukan jati dirinya. Orang tuanya pernah berpesan dengan tegas, “Bagaimanapun caranya, kamu harus mendapatkan pekerjaan tanpa bantuan Papa, dan jangan bekerja di perusahaan keluarga.” Pesan itu begitu membekas dalam ingatannya.

Alih-alih menjadi tekanan, kalimat tersebut justru menjadi cambuk yang menguatkan langkahnya. Ia bertekad untuk membuktikan bahwa dirinya mampu berdiri di atas kaki sendiri, tanpa bergantung pada fasilitas yang telah disediakan keluarganya. Dengan usaha dan ketekunan, ia berhasil mendapatkan pekerjaan di sebuah firma hukum. Di sanalah ia mengasah kemampuan, hingga dikenal sebagai seorang lawyer yang profesional dan mampu menangani berbagai kasus. Pencapaiannya itu pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi kedua orang tuanya.

Namun, ia tidak berhenti sampai di situ. Keinginannya untuk terus berkembang membawanya melangkah lebih jauh, hingga berkarier di luar negeri. Ia menjalani kehidupan sebagai perempuan independen, dengan penghasilan yang bahkan telah mencapai hitungan dolar. Sebuah pencapaian yang mungkin menjadi impian banyak orang.

Di tengah puncak kariernya, ujian datang tanpa diduga. Ia mendapat panggilan dari sang nenek untuk kembali ke Jakarta. Sebagai cucu yang sangat dekat dengan neneknya, hal itu menjadi dilema besar dalam hidupnya. Di satu sisi, ia telah membangun karier yang mapan di luar negeri. Namun di sisi lain, ada panggilan hati untuk kembali dan membersamai orang yang sangat ia cintai.

Setelah melalui pertimbangan yang tidak mudah, ia akhirnya mengambil keputusan besar: pulang ke tanah air dan memulai segalanya dari awal.

Keputusan itu tidak sia-sia. Ia merasakan betapa Allah memudahkan jalannya. Melalui relasi yang telah ia bangun sebelumnya, ia kembali mendapatkan peluang pekerjaan di Jakarta. Dari titik itu, ia memulai lembaran baru dalam hidupnya.

Suatu hari, ia dipertemukan dengan seorang laki-laki yang kemudian menjadi pendamping hidupnya. Dari perjalanan panjang yang penuh pilihan dan pengorbanan, ia belajar bahwa setiap langkah yang diambil dengan keyakinan dan keikhlasan akan selalu menemukan jalannya sendiri.

Hingga akhirnya, ia sampai pada fase meninggalkan pekerjaan untuk merintis karier mengembangkan usaha penyewaan alat dan perlengkapan bayi yang dinamakan Platform Babyloania.


Awal mendirikan Babyloania, diawali dengan masalah yang ia hadapi bersama suami. “Ketika hamil anak pertama, kami melihat, Wah, barang bayi itu mahal. Lalu, hanya dipakai sebentar. Kami pikir, enggak efisien jika semua orang tua harus membeli barang-barang ini untuk dipakai 3–6 bulan, lalu [setelahnya] menumpuk di rumah. Dari sisi keramahan lingkungannya juga sangat tidak baik, karena barang menumpuk, lalu menjadi sampah. Dari segi efisiensi, barang menumpuk mau dikemanakan? Mau dijual ke mana? Effort-nya besar sekali.”

Di situlah ia berpikir untuk mendirikan penyewaan barang bayi bernama Babyloania di tahun 2014. Berawal dari menyewakan delapan barang baby yang dipakai sendiri.

“Jadi dulu, aku dan suami benar-benar mencuci barangnya. Lalu, dia yang menyetir, aku yang jadi kernet. Aku yang jadi customer service, terus dipanggil “Mimin.” Di situ aku bingung, “Mimin siapa, sih?” Sampai customer sendiri yang bilang ke aku, “Mimin itu kamu, kamu admin.” Jadi, itulah yang benar-benar dibilang memulai sesuatu dari nol. Hingga akhirnya berkat kegigihan, kerja keras, inovasi, usaha yang ia tekuni bisa eksis hingga sekarang.

Pada akhir penuturan, Zhafira berpesan agar Muslimat Hidayatullah memanfaatkan relasi yang dimiliki. “Coba sekarang setiap peserta menoleh ke kanan dan ke kiri, apakah sudah saling memahami dan mengetahui kisah hidup masing-masing dari setiap peserta? Kalau belum, silakan bisa saling sharing. Siapa tau rezeki kita ada pada relasi yang kita miliki.”

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslimat Hidayatullah Vitalisasi Pendidikan Inklusi

    Muslimat Hidayatullah Vitalisasi Pendidikan Inklusi

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Muslimat Hidayatullah (Mushida) yang memegang amanah pengelolaan institsui pendidikan tingkat usia dini dan dasar di lingkungan ormas dan Pesantren Hidayatullah, berkomitmen untuk terus meningkatkan peran pendidikan yang inklusif sebagaimana telah diamanatkan dalam peraturan pemerintah. Sebagai sebuah lembaga pendidikan Islam yang integral, Muslimat Hidayatullah memandang penerapan dan pengembangan pendidikan inklusi adalah tuntutan yang harus terus ditingkatkan. […]

  • Muslimat Hidayatullah Meluncurkan Program Majelis Quran Lansia Bahagia

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Jawa Barat, mushida.org) Belajar Al-Qur’an bisa dilakukan di mana saja dan tak mengenal usia, tua atau muda. Tak ada kata terlambat untuk belajar Al-Qur’an dan mendekatkan diri kepada Allah. Untuk itu, Muslimat Hidayatullah meluncurkan program Majelis Qur’an Lansia Bahagia, sebagai wadah bagi ummahat lanjut usia dalam mempelajari Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 18 Agustus […]

  • Tingkatkan Kualitas Pengurus, PP Mushida Selenggarakan Upgrading Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah

    Tingkatkan Kualitas Pengurus, PP Mushida Selenggarakan Upgrading Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah pada periode ini tentu memerlukan peningkatan wawasan dan kualitas diri dalam mengemban amanah dalam menjalankan organisasi dengan baik. Departemen Organisasi & SDI PP Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan Upgrading Pengurus Wilayah & Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah secara online pada Sabtu, 10 Agustus 2024/6 Safar 1446 H. “Amanah harus dilakukan dengan […]

  • Halaqah Sebagai Wadah Pembinaan Keputrian

    Halaqah Sebagai Wadah Pembinaan Keputrian

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Keputrian adalah salah satu departemen dalam Organisasi Muslimat Hidayatullah, yang berada di bawah koordinasi Ketua Bidang Organisasi. Keputrian Muslimat Hidayatullah menjadi wadah pembinaan anak putri dari usia 7 tahun sampai remaja yang belum menikah. Anggota keputrian Muslimat Hidayatullah terhitung saat usia 17 tahun ke atas dan menjadi titik fokus pembinaan di Keputrian. Wadah pembinaan yang […]

  • Keputrian Hidayatullah Diharapkan Mampu Berperan Dalam Bangun Peradaban

    Keputrian Hidayatullah Diharapkan Mampu Berperan Dalam Bangun Peradaban

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Istilah generasi rabbani menjadi tak asing didengar. Kata rabbani diambil dari kata dasar Rabb, yang artinya Sang Pencipta dan Pengatur makhluk, yaitu Allah. Dengan imbuhan ini, makna bahasa rabbani adalah orang yang memiliki sifat yang sangat sesuai dengan apa yang Allah harapkan. Istilah ini menggambarkan generasi emas umat Islam.  Generasi rabbani adalah generasi yang diisi oleh orang-orang […]

  • Perkuat Sistem Pendataan Organisasi, Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Pelatihan SISTAHID

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Dalam rangka memperkuat basis data dengan menggunakan sistem yang lebih baik, Departemen Organisasi Muslimat Hidayatullah bersinergi dengan Kabid Pembinaan dan Pengembangan Organisasi DPP Hidayatullah menyelenggarakan Pelatihan Sistem Pendataan Hidayatullah pada 6 Juli 2023/17 Dzulhijjah 1444 H di Gedung Pusat Dakwah DPP Hidayatullah, Cipinang, Jakarta. Pelatihan dengan tema “Melalui SISTAHID Mewujudkan Tertib Administrasi dan […]

expand_less