Dari Harapan Menjadi Kenyataan, Dari Mimpi Menjadi Bukti.
- Agenda Artikel Berita featured Headline Kemuslimatan Munas Musyawarah Nasional
- calendar_month Minggu, 7 Des 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ada satu pesan yang dulu sering disampaikan Allahuyarham dalam taushiyahnya. Dengan suara lembut namun penuh keyakinan, beliau berkata, โ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฎ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐บ๐ฎ๐๐ฎ๐ป๐๐ฎ ๐ธ๐ถ๐๐ฎ ๐บ๐ฒ๐บ๐ฎ๐๐๐ธ๐ถ ๐ถ๐๐๐ฎ๐ป๐ฎ ๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐บ ๐ธ๐ฎ๐น๐๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ฏ๐๐ป๐ด๐ฎ.โ Saat itu, kalimat tersebut lebih terdengar sebagai untaian harapan, seolah mimpi yang sulit digapai. Banyak yang menyimpannya dalam hati, namun tak sedikit pula yang menganggapnya sekadar kiasan.
Namun siapa yang menyangka, mimpi itu kini menjelma nyata. Sejarah terpatri ketika Munas Muslimat Hidayatullah VI dibuka secara resmi di Gedung DPR MPR RIโsebuah tempat terhormat dan pusat pengambilan kebijakan bangsa. Walau bukan โistanaโ sebagaimana pernah disimbolkan dalam taushiyah itu, namun kehadiran Hidayatullah di gedung parlemen RI sudah menjadi indikasi kuat bahwa organisasi ini telah diterima, dihargai, dan diakui sebagai ormas Islam besar yang setara martabatnya dengan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan ormas-ormas Islam nasional lainnya.
Rangkaian pembukaan Munas berjalan dengan sukses dan penuh khidmat. Lebih istimewa lagi, acara tersebut dibuka langsung oleh Anggota DPR RI Dr. Al Muzammil Yusuf, M.Si, yang dalam sambutannya memberikan apresiasi mendalam atas peran Muslimat Hidayatullah dalam membangun ketahanan keluarga serta kontribusi sosial di berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran para pengurus Muslimat dari 37 provinsi memenuhi ruang gedung parlemen menghadirkan getar haru tersendiri. Kalimat Allahuyarham yang dahulu terasa seperti angan-angan, hari ini berdiri tegak sebagai bukti bahwa visi yang dijaga dengan kesungguhan akan menemukan jalannya.
Munas kali ini bukan sekadar forum musyawarah. Ia adalah penanda bahwa langkah panjang dakwah kaum muslimah Indonesia telah memasuki babak baruโlebih kuat, lebih terhormat, dan kini diakui dalam panggung nasional. Sebuah perjalanan yang dulu hanya dibayangkan dalam sebuah taushiyah, kini menjadi realitas yang disaksikan oleh sejarah.
Dari sebuah harapan, menjadi kenyataan. Dari mimpi, menjadi bukti. Munas Muslimat Hidayatullah VI di Gedung DPR MPR RI menegaskan bahwa tidak ada cita-cita yang terlalu tinggi ketika diperjuangkan dengan doa, ikhtiar,ย danย ketulusan.*/Muhammad Anzar
- person


Saat ini belum ada komentar