light_mode
light_mode

Dari Harapan Menjadi Kenyataan, Dari Mimpi Menjadi Bukti.

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ada satu pesan yang dulu sering disampaikan Allahuyarham dalam taushiyahnya. Dengan suara lembut namun penuh keyakinan, beliau berkata, โ€œ๐—”๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—บ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ธ๐—ถ๐˜๐—ฎ ๐—บ๐—ฒ๐—บ๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ธ๐—ถ ๐—ถ๐˜€๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ฎ ๐—ฑ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ ๐—ธ๐—ฎ๐—น๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ฏ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ.โ€ Saat itu, kalimat tersebut lebih terdengar sebagai untaian harapan, seolah mimpi yang sulit digapai. Banyak yang menyimpannya dalam hati, namun tak sedikit pula yang menganggapnya sekadar kiasan.

Namun siapa yang menyangka, mimpi itu kini menjelma nyata. Sejarah terpatri ketika Munas Muslimat Hidayatullah VI dibuka secara resmi di Gedung DPR MPR RIโ€”sebuah tempat terhormat dan pusat pengambilan kebijakan bangsa. Walau bukan โ€œistanaโ€ sebagaimana pernah disimbolkan dalam taushiyah itu, namun kehadiran Hidayatullah di gedung parlemen RI sudah menjadi indikasi kuat bahwa organisasi ini telah diterima, dihargai, dan diakui sebagai ormas Islam besar yang setara martabatnya dengan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan ormas-ormas Islam nasional lainnya.

Rangkaian pembukaan Munas berjalan dengan sukses dan penuh khidmat. Lebih istimewa lagi, acara tersebut dibuka langsung oleh Anggota DPR RI Dr. Al Muzammil Yusuf, M.Si, yang dalam sambutannya memberikan apresiasi mendalam atas peran Muslimat Hidayatullah dalam membangun ketahanan keluarga serta kontribusi sosial di berbagai daerah di Indonesia.

Kehadiran para pengurus Muslimat dari 37 provinsi memenuhi ruang gedung parlemen menghadirkan getar haru tersendiri. Kalimat Allahuyarham yang dahulu terasa seperti angan-angan, hari ini berdiri tegak sebagai bukti bahwa visi yang dijaga dengan kesungguhan akan menemukan jalannya.

Munas kali ini bukan sekadar forum musyawarah. Ia adalah penanda bahwa langkah panjang dakwah kaum muslimah Indonesia telah memasuki babak baruโ€”lebih kuat, lebih terhormat, dan kini diakui dalam panggung nasional. Sebuah perjalanan yang dulu hanya dibayangkan dalam sebuah taushiyah, kini menjadi realitas yang disaksikan oleh sejarah.

Dari sebuah harapan, menjadi kenyataan. Dari mimpi, menjadi bukti. Munas Muslimat Hidayatullah VI di Gedung DPR MPR RI menegaskan bahwa tidak ada cita-cita yang terlalu tinggi ketika diperjuangkan dengan doa, ikhtiar,ย danย ketulusan.*/Muhammad Anzar

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun Karakter Diri Muslimah dan Teladan Mulia Keluarga Ibrahim Alaihissalam

    Membangun Karakter Diri Muslimah dan Teladan Mulia Keluarga Ibrahim Alaihissalam

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Masih dalam rangkaian acara Persidangan Wanita Antarbangsa (Perwanis) 2016 yang berlangsung tanggal 26-27 April lalu di Malaysia lalu, Sekretaris Majelis Penasehat Muslimat Hidayatullah, Irawati Istadi, memaparkan pidatonya pada sidang plenary. Dalam pidatonya Irawati menegaskan bahwa menjadi ibu bagi muslimat adalah menjadi sebuah keutamaan, walaupun setelah itu seorang muslimat bisa memilih untuk juga menjadi guru, dokter, […]

  • Perubahan yang Tepat Ialah yang Mengantar Pada Pencapaian Visi Organisasi

    Perubahan yang Tepat Ialah yang Mengantar Pada Pencapaian Visi Organisasi

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Seorang pemimpin harus bersikap visioner dan melihat jauh ke depan. Ia harus melihat dan mendengar dari berbagai sisi, tidak boleh mendengar dari satu sisi saja.  Hal ini dikatakan oleh Direktur Hidayatullah Institute, Ust. Muzakkir Usman, M.Ed., dalam Training Leadership pada rangkaian acara Rakernas Muslimat Hidayatullah pada Sabtu, 27/03/2021 yang digelar secara virtual dengan pusat kegiatan […]

  • Muslimat Hidayatullah dan Wanita ISMA Sinergi Dakwah dan Pertukaran Informasi

    Muslimat Hidayatullah dan Wanita ISMA Sinergi Dakwah dan Pertukaran Informasi

    • calendar_month Rabu, 21 Des 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Organisasi wanita Islam Muslimat Hidayatullah (Mushida) Indonesia dan Wanita Ikatan Muslimin Malaysia (Wanita ISMA) Malaysia, melakukan penandatangan perjanjian kerjasama di bidang dakwah dan pertukaran informasi. Kerjasama itu dilakukan pada hari Ahad, tanggal 18 Desember 2016 yang ditandatangani Ketua Umum PP Muslimat Hidayatullah Dra. Reny Susilowati dan Ketua ISMA Malaysia Dr. Norsaleha Mohd. Salleh. Dalam MoU […]

  • Gebyar Jalan Sehat PW Mushida Aceh

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    PW Musida Aceh mengadakan kegiatan jalan sehat yang berlangsung meriah di tiga titik yaitu PD Mushida Aceh Besar, PD Mushida Aceh Utara, dan PD Mushida Aceh Tenggara, yang dilaksanakan serentak pada hari Ahad, 6 Safar 1446 H/11 Agustus 2024. Meski kegiatan gebyar jalan sehat dilakukan agak terlambat dikarenakan hujan, kegiatan ini diwarnai kemeriahan karena tidak […]

  • Tingkatkan Kompetensi Muallimat, Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Pelatihan Guru Mengaji DKI Jakarta

    Tingkatkan Kompetensi Muallimat, Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Pelatihan Guru Mengaji DKI Jakarta

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Peradaban Islam adalah peradaban yang dibangun dengan Al-Qurโ€™an. Al-Qurโ€™an harus menerangi rumah seperti halnya yang dilakukan sahabat Rasulullah Mushab bin Umair terhadap penduduk Yatsrib. Saat ini, Islam mungkin telah sampai di rumah-rumah kaum muslimin, tetapi eksistensi Islam itu lemah karena belum menjadi sebuah gerakan yang terbimbing dan terpimpin. Grand MBA bukan sekedar program […]

  • Cerdas Menempatkan Ambisi dan Cinta

    Cerdas Menempatkan Ambisi dan Cinta

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Sarah Zakiyah SIAPA yang tak kenal dengan pemuda tampan, kaya raya, keturunan dinasti Bani Umayyah yang tersambung nasabnya dengan sahabat mulia Umar bin Khottob. Dialaha Umar ibn Abdul Aziz, putra dari Ummu โ€˜Ashim bint โ€˜Ashim ibn Umar ibn Khottob. Pemuda yang terkenal hidup dalam keglamoran dunia, selalu berbau wangi, hingga digambarkan bahwa wanginya tetap […]

expand_less