Musyawarah Wilayah Mushida Papua Selatan Tegaskan Peran Muslimah Dalam Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Papua Selatan digelar pada 3–4 Januari 2026 di Pondok Pesantren Hidayatullah Merauke. Kegiatan ini dilaksanakan dalam semangat syura sebagaimana firman Allah SWT:
“Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah di antara mereka…” (QS. Asy-Syura: 38)
Dalam sambutannya, Ketua DPW Hidayatullah Papua Selatan, Ustadz Zaenal, S.Pd menegaskan peran strategis perempuan Muslimat dalam perjuangan umat.
“Muslimat itu bukan hanya ibu-ibu, tapi seluruh wanita muslim. Bapak-bapak tidak bisa bergerak kalau tidak ada ibu-ibu. Ibu-ibu belum berhasil jika jam 03.00 pagi bapak-bapak masih di tempat tidur, harus dibangunkan untuk shalat lail,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PW Mushida Papua Selatan periode sebelumnya, Ustadzah Herawati, S.Pd berpesan agar kepemimpinan yang terpilih senantiasa dekat dengan Allah SWT.
“Siapa pun yang nanti dipilih menjadi Ketua PW, semoga bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah agar mudah mendapatkan petunjuk. Karena siapa pun kita, kita masih membutuhkan Allah untuk memudahkan urusan kita,” ujarnya.
Melalui Musyawarah Wilayah ini ditetapkan Ustadzah Ely Viyana, S.Ag sebagai Ketua PW Mushida Papua Selatan masa bakti 5 tahun ke depan. Dalam sambutan perdananya, Ustadzah Ely Viyana, S.Ag menyampaikan kerendahan hati atas amanah yang diberikan.
“Saya masih banyak kekurangan, insya Allah saya siap untuk menyempurnakan. Saya mohon dukungannya bagi kita semua agar program-program bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Keputrian PP Mushida, Ustadzah Mutiah Najwati, S.H.I., M.Pd menekankan pentingnya penguatan Tri Konsolidasi.
“Penguatan Tri Konsolidasi—kelembagaan atau organisasi, jati diri, dan wawasan—menjadi momentum yang sangat penting bagi kita semua untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, serta meneguhkan kembali komitmen perjuangan dan pengabdian dalam organisasi,” jelasnya.
“Melalui konsolidasi ini, kita berharap dapat mengevaluasi langkah-langkah yang telah dilalui, menyamakan persepsi, serta merancang strategi ke depan agar program-program yang dijalankan semakin terarah dan berdampak,” tambahnya.
- person


Saat ini belum ada komentar