Muswil Mushida Kalimantan Barat Perkuat Konsolidasi dan Komitmen Dakwah Muslimah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pontianak, mushida.org – Musyawarah Wilayah (Muswil) Muslimat Hidayatullah (Mushida) Kalimantan Barat diselenggarakan pada 16–17 Januari 2026 di Kampus Hidayatullah Batulayang, Pontianak. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari Pengurus Daerah (PD) Pontianak, Ketapang, Kabupaten Kayong Utara (KKU), dan Sanggau.
Dalam sambutannya, Ketua DPW Hidayatullah Kalimantan Barat, Ust. Muhyidin Nur Rabbani, menyampaikan, bahwa tema Muswil Mushida, ‘Meneguhkan Peran Muslimah dalam Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas’, sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini.
“Muslimah memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun ketahanan keluarga, karena dari keluarga inilah cikal bakal generasi emas dilahirkan,” jelasnya.
Beliau juga menegaskan peran muslimah sebagai seorang ibu. Ibu adalah pendidik pertama dan utama dalam keluarga. Di tangan seorang ibu ditanamkan akidah, akhlak, karakter, dan nilai-nilai moral.
“Melalui pengasuhan yang berkualitas, keteladanan, dan lingkungan yang positif, akan lahir generasi yang berilmu, berakhlak, kreatif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ust. Muhyidin menyampaikan bahwa Muswil merupakan momentum penting bagi penguatan organisasi. “Musyawarah Wilayah ini harus menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, merumuskan program-program yang strategis, serta meneguhkan kembali komitmen dakwah Mushida,” tambahnya.
Ketua PW Mushida Kalimantan Barat terpilih, Mutiah, S.Psi., dalam sambutannya menyampaikan harapannya, “Amanah ini tidaklah mudah dan tidak bisa dijalankan sendiri. Kami sangat membutuhkan dukungan, kebersamaan, dan kerja sama yang solid dari seluruh pengurus agar Mushida Kalimantan Barat dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Tugas kepemimpinan memiliki tanggungjawab amar ma’ruf nahi munkar karena tugas kepemimpinan itu adalah tugas kenabian. Karenanya kepemimpinan dalam Islam itu bukan jabatan yang dikejar, dibanggakan apalagi diperebutkan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman
“Orang-orang yang jika Kami beri kedudukan di bumi, mereka melaksanakan salat, menunaikan zakat, dan menyuruh berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan’’. (QS. Al-Hajj: 41)
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PP Mushida, Wulan Sari, A.Md., mengingatkan pentingnya kekuatan spiritual dalam menjalankan amanah. “Bertawakal dan memohon pertolongan Allah adalah syarat utama dalam menjalankan amanah. Tarbiyah diri harus terus dijaga dengan menghidupkan GNH, menjaga shalat malam, tilawah Al-Qur’an, dan terus menjadi pembelajar,” tuturnya.
Ia juga menambahkan, “Perkuat ukhuwah melalui halaqah. Pegang erat tangan saudari-saudari kita yang senantiasa mengajak untuk berlomba-lomba dalam kebaikan,” pungkasnya.
Kegiatan Muswil Mushida Kalimantan Barat ini dirangkaikan dengan kegiatan outbond yang bertujuan mempererat silaturahmi dan kekompakan antaranggota Muslimat Hidayatullah, yang dilaksanakan sebelum rangkaian Musyawarah Daerah dimulai.
- person


Saat ini belum ada komentar