Rakerwil Muslimat Hidayatullah Sulawesi Selatan Teguhkan Peran Strategis Muslimah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
(Makassar, mushida.org) – Rapat Kerja Wilayah Muslimat Hidayatullah Sulawesi Selatan resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. H.M. Ishaq Iskandar, pada 1 Mei 2026 di Aula Kampus Utama Hidayatullah Makassar.
Lebih dari sekadar agenda tahunan, Rakerwil ini menjadi awal dari langkah besar dalam memperkuat peran dan kontribusi Muslimat Hidayatullah di tengah masyarakat.
Ketua Bidang Pelayanan Umat PP Muslimat Hidayatullah, Ustadzah Sudaryani, dalam sambutannya menegaskan bahwa Muslimat Hidayatullah memiliki posisi sentral dalam keluarga, pendidikan, dan masyarakat. Oleh karena itu, transformasi organisasi harus mampu mendorong kemandirian kader tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar organisasi.
“Muslimat Hidayatullah harus menjadi subjek utama yang berperan aktif dalam keluarga, pendidikan, dan masyarakat. Transformasi organisasi harus memberi ruang untuk tampil mandiri, namun tetap menjaga kultur yang menjadi jati diri Hidayatullah,” tegasnya.
Rakerwil ini tidak hanya menjadi forum penyusunan program kerja, tetapi juga momentum untuk menyatukan visi, memperkuat barisan, dan meneguhkan langkah perjuangan dakwah.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, mulai dari Selayar hingga Luwu Timur. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan untuk melahirkan karya-karya nyata yang berdampak bagi umat.
“Dengan niat yang lurus dan semangat kolaborasi, Muslimat Hidayatullah Sulawesi Selatan diharapkan mampu terus melangkah membangun peradaban melalui kontribusi nyata para muslimah di tengah masyarakat,” sebut Ketua PW Mushida Sulawesi Selatan, Ustadzah Rahmatia ZR, M.M.
Rakerwil merupakan manifestasi ketaatan dalam sistem kepemimpinan imamah jama’ah. Seluruh keputusan dan kebijakan yang dihasilkan merupakan implementasi dari ketetapan kepemimpinan hasil syura yang diturunkan secara berjenjang mulai dari Rakernas, Rakerwil, hingga Rakerda.
Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an
“Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.” (QS Ali Imran :159)
- person


Saat ini belum ada komentar