light_mode
light_mode

Temu Kader Keputrian: Eksistensi Remaja Muslimah Milenial dalam Membangun Peradaban Islam

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAWA BARAT – Berbicara tentang kiprah pemuda pemudi Islam pada era milenial memang akan selalu menghadirkan gairah, keyakinan dan semangat untuk berjuang. Bagaimana tidak? Karena mereka adalah generasi pelanjut perjuangan dalam menegakkan peradaban Islam.  Pada merekalah amanah besar untuk terus melanjutkan eksistensi perjuangan akan diembankan.

Maka, sebagai pelecut semangat dan menyatukan ghiroh perjuangan khususnya untuk keputrian Muslimat Hidayatullah, pada hari Ahad 2 Rabiul Akhir 1443 H bertepatan dengan 7 November 2021 M, Departemen Keputrian Pengurus Wilayah Mushida Jawa Barat menyelenggarakan acara Temu Kader Keputrian dengan tema “Eksistensi Remaja Muslimah Milenial dalam Membangun Peradaban Islam.”

Tingginya semangat perjuangan para remaja muslimah Hidayatullah patut diapresiasi dan disyukuri. Terlihat dari antusiasme para kader keputrian di seluruh nusantara hingga kader keputrian yang berada di luar negeri untuk mengikuti acara yang digelar secara virtual tersebut.

Peserta acara temu kader ini bahkan mencapai 2000 lebih yang tersebar kurang lebih 35 titik lokasi nobar (nonton bareng) dari seluruh nusantara dan luar negeri. Peserta luar negeri barasal dari kader keputrian di Mesir, Sudan dan Turki.

Acara temu kader ini menghadirkan dua pemateri tangguh, Muslimah pejuang yang penuh inspirasi. Beliau adalah Ustadzah Hani Akbar, S.Sos.I, Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah dan Ibu Santi Soekanto, Direktur ISA (Institut Al-Aqsa untuk Riset Perdamaian).  

Ustadzah Hani Akbar atau yang biasa disapa Ummi Hani menyampaikan tentang pentingnya memahami profil kader Hidayatullah serta tips dan trik menjadi seorang muslimah yang tangguh di era milenial tanpa harus kehilangan jati diri muslimah yang sebenarnya.

“Yang harus dilakukan oleh seorang muslimah di antaranya, memahami peran muslimah di rumah tangga dan masyarakat, mempelajari fiqih kewanitaan, memahami problematika kontemporer, mengasah keterampilan atau life skill dan berlatih olahraga sesuai sunnah Rasulullah,” tuturnya.

Sementara Ibu Santi Soekanto memberikan suntikan semangat tentang memaknai membangun sebuah peradaban Islam. Beliau menyampaikan bahwa sejatinya ketika berbicara tentang peradaban berarti bukan hanya bicara tentang sesuatu yang hidup saja. Tapi juga tentang jejak-jejak perjuangan yang telah ditinggalkan oleh pejuang terdahulu. Jejak yang harus kita perjuangkan untuk tetap terpelihara hingga tidak menghapus bukti peradaban Islam yang pernah ada.

“Luruskan niat berada di sini untuk mengikuti arus kebaikan. Hal tersebut diharapkan dapat membangun kekuatan umat untuk membebaskan Al-Aqsa kelak,” ungkap Muslimah yang bermukim di Turki ini.

Sebuah kejutan juga tersaji dalam acara temu kader keputrian kali ini, yaitu hadirnya Ustadz Dzikrullah atau yang dikenal dengan panggilan Babeh di ruang zoom yang mendampingi istri beliau, Ibu Santi. Ustadz Dzikrullah menyapa para kader keputrian dengan satu pertanyaan, “Siapkah kader keputrian Muslimat Hidayatullah untuk mendampingi mujahidin berdakwah hingga ke seluruh nusantara dan luar negeri?” Siap. Demikian jawaban serempak terlontar dari para kader keputrian baik secara langsung maupun melalui chatt zoom.

Acara temu kader keputrian ini disponsori oleh Baitul Maal Hidayatullah Jawa Barat sebagai sponsor utama. Sponsor pendukung lainnya adalah TUM (Toko Ummu Maher), Elud Bakery, Rosy Akhwat dan Santri Grafika.

“Alhamdulillah acara temu kader keputrian berjalan lancar dan tertib. Jazakumullah khair atas kerja sama seluruh pengurus, panitia, moderator dan operator selama acara berlangsung,” tutur Fitriyana, S.H.I selaku penanggung jawab acara. */Asri W

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakatkan Al Quran, PP Mushida Gelar TOT Grand MBA

    Masyarakatkan Al Quran, PP Mushida Gelar TOT Grand MBA

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    DEPOK – Dalam rangka melahirkan tenaga pengajar dalam menunjang upaya pengembangan baca tulis Al Quran di masyarakat, Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah menggelar kegiatan Training for Trainer (TOT) dengan mengangkat tema “Mencetak Muallimat Grand MBA yang Memiliki Kompetensi Dalam Bidang Al Quran”, diselenggarakan di kota Depok, Jawa Barat, 24-28 Shafar 1441 H (23-27 Oktober 2019). Dalam […]

  • Muslimat Hidayatullah Harus Terus Berperan di Semua Sektor

    Muslimat Hidayatullah Harus Terus Berperan di Semua Sektor

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Dalam aktivitasnya, Hidayatullah maupun Muslimat Hidayatullah (Mushida) menekankan pada kegiatan di bidang pendidikan, dakwah dan sosial. Pemprov Kaltim mengharapkan agar semua bidang dan program kerja yang menjadi perhatian organisasi keagamaan ini. “Hidayatullah maupun Muslimat Hidayatullah yang ada, agar terus ditingkatkan dan dikembangkan dengan baik. Tidak terkecuali bidang yang menyangkut peningkatan sumber daya manusia […]

  • Menempuh Jalan Menuju Surga

    Menempuh Jalan Menuju Surga

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Hatta ablugha majma’a al-bahraini au amdhiy huquba “Sampai dapat, saya terus akan mencari pertemuan dua lautan itu (untuk mencari ilmu) atau biarlah saya tetap berjalan selama beratus-ratus tahun lamanya”. (Nabi Musa alaihissalam) ***** Semasa di sekolah, guru-guru memanggilku Athirah. Itu nama depanku. Sementara nama panggilanku di rumah dan di antara kawan serta tetangga adalah Ara. […]

  • Siaran Pers Muslimat Hidayatullah Tentang RUU HIP

    Siaran Pers Muslimat Hidayatullah Tentang RUU HIP

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) menyatakan penolakannya terhadap Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). PP Mushida meminta dan mendesak kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah untuk menghentikan pembahasan RUU HIP karena secara substantif, filosofis, yuridis mereduksi kedudukan Pancasila sebagai falsafah dan dasar negara. Berikut ini siaran pers PP Mushida terkait Rancangan […]

  • Semarak Kegiatan Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Pekanbaru

    Semarak Kegiatan Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Pekanbaru

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Pekanbaru, Provinis Sumatera Kepulaian Riau, terus melakukan aktifitas kemuslimatan untuk menunjang realisasi program Mushida di wilayah tersebut. Pada bulan Agustus lalu, misalnya, Mushida Pekanbaru mengadakan acara perlombaan dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71. Acara ini disambut antusias oleh para santri yang tergabung dalam Annisa Pekanbaru. Mereka sangat […]

  • Wangimu Silatnas

    Wangimu Silatnas

    • calendar_month Minggu, 25 Nov 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Bunda Cinta Kutulis catatan ini. Saat suara khas penuh kharisma bapak pimpinan sedang mendayu di mesjid agung Ar Riyadh. Kutulis bait demi bait menggambarkan pikiran jiwaku saat itu. Saat bapak pimpinan mengatakan satu kata untuk Silatnas adalah tercerahkan. Maka kutulis. Kedatangan kita disilatnas bukan sekedar bertemu teman lama. Mengenang masa lalu yang penuh sejuta […]

expand_less