light_mode
light_mode

Muslimat Hidayatullah Malang Gelar Seminar Parenting

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua Majelis Penasehat Pusat (MPP) Muslimat Hidayatullah, Dr Hj Sabriati Aziz, M.Pd.I menjadi narasumber dalam acara Seminar Parenting yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Malang bekerjasama dengan Kampus Ponpes Hidayatullah Malang dan didukung Laznas BMH, Ahad (28/7/2019).
Acara yang berlangsung di Aula Utama Kampus Arrohmah putri Pondok Pesantren Hidayatullah Malang ini dihadiri ratusan peserta dari perwakilan pengasuh putri, anggota Muslimat Hidayatullah Malang serta dari unsur pemerintah dan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Malang yang diwakili oleh Siti Nurhayati. 
Sabriati dalam pemaparannya mendorong tegaknya budaya literasi peremuan wanita muslimah khususnya dalam diskursus isu-isu keummatan dan kewanitaan.
Dia menyebutkan, diantara isu yang perlu dicermati adalah isu keluarga. Sebab, menurutnya, keluarga adalah lingkup terkecil dari konstruksi sebuah negara namun ia memiliki peran determinan dalam mementukan maju mundurnya sebuah peradaban.
Indonesia dengan Pancasila sebagai falsafah bernegara, menurut Sabriati, haruslah dikokohkan dari hal yang sangat fundamental yakni keluarga sebagai nilai utama kohesifitas.
Begitupun dengan undang-undang, menurut Sabriati, regulasi dalam kehidupan sehari-hari pun mesti sejalan dengan nilai-nilai agung Pancasila yang mengedepankan moralitas dan nilai-nilai agama.
Dalam hal ini, ia pun menekankan bahwasanya Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) harus mengandung nilai-nilai tersebut. Namun, kalau tidak, ia akan menghadapi penolakan dari masyarakat yang berangkat landasan kritis yang memadai.
Seperti diketahui, di saat saat akhir masa jabatan DPR RI 2014-2019 ini. para pengusung RUU PKS mendesak DPR agar mengesahkan rancangan ini. Namun berbagai elemen melakukan penolakan karena menilai RUU ini sarat muatan yang tak senafas dengan noral kita.
Pun demikian masyarakat Malang. Mereka berjanji akan terus memantau mendorong pemerintah serta DPR untuk meninjau ulang RUU yang dianggap belum memadai ini. 
“RUU ini berpeluang melegalkan LGBT. Tidak bisa dipungkiri bahwa adanya RUU ini akibat dari pemaksaan idiologi feminis ke dalam negara Indonesia,” kata Sabriati.
Sementara utusan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Malang yang diwakili oleh Ny Siti Nurhayati,  berjanji akan membawa aspirasi ini ke dalam pembahasan internal MUI.[]
  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meraih Keutamaan Lailatul Qadar

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Tak terasa perjalanan waktu bulan Ramadhan telah sampai pada rentang waktu 10 hari terakhir. Dalam rentang waktu inilah disediakan oleh Allah Ta’ala satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Itulah malam lailatul qadar. Siapapun yang masih hidup diberikan kesempatan yang sama untuk mendapatkan lailatul qadar. Siapapun yang beribadah di dalamnya maka dia mendapatkan […]

  • Mekarnya Kuntum Bunga Oleh Petani Istimewa

    Mekarnya Kuntum Bunga Oleh Petani Istimewa

    • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
    • account_circle admin
    • 0Komentar

        Makassar, 1998 Saat itu, kami sedang asyik-asyiknya menikmati perjuangan di Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai titik awal bergabung di lembaga Hidayatullah. Namun kemudian mendapat instruksi untuk pindah ke Jakarta, mengikuti tugas suami.  Sepeninggal Allahu yarham Ust. Abdullah Said, pendiri dan pemimpin Hidayatullah, terjadi format baru struktur kepemimpinan Hidayatullah. Semasa beliau hidup, kepemimpinan tertinggi Hidayatullah […]

  • Webinar Keputrian PP Mushida Kenalkan Peran Generasi Z Dalam Mensukseskan Dakwah

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Keputrian PP Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan Webinar Keputrian dan Pengukuhan Hatima pada 17 Februari 2024 yang dihadiri oleh 206 partisipan yang terdiri dari PP Mushida, Pengurus Wilayah maupun Daerah Muslimat Hidayatullah, Pengurus Hatima (Halaqah Tarbiyah Putri Mancanegara) dan Kader Keputrian di seluruh nusantara berjumlah lebih dari 1000 yang mengadakan nobar pada beberapa titik. Pada kesempatan ini, […]

  • Perkuat Ukhuwah, PP Muslimat Hidayatullah Jalin Silaturahmi dengan Pengurus Besar (PB) Wanita Al-Irsyad

    Perkuat Ukhuwah, PP Muslimat Hidayatullah Jalin Silaturahmi dengan Pengurus Besar (PB) Wanita Al-Irsyad

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, Mushida.org) Perkuat ukhuwah, PP Muslimat Hidayatullah jalin silaturahmi dengan Pengurus Besar (PB) Wanita Al-Irsyad di kantor pusat PB Wanita Al-Irsyad Jl. Kalibata Utara II No. 84 Jakarta pada 20/07/2022. Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga Wulansari, A.Md., menyebutkan bahwa menjalin hubungan baik dengan sesama manusia merupakan salah satu tanda ketakwaan seorang hamba kepada Rabb-Nya.  Sebagai […]

  • Pelatihan Kewirausahaan PP Mushida Jadikan Muslimah Berdaya dan Berkarya

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Gelaran Pelatihan Kewirausahaan dengan tema “Pemberdayaan Ekonomi Ummahat Menuju Kemandirian dan Ketahanan Keluarga” ini diselenggarakan secara hybrid di Kampus Utama Pondok Pesantren Hidayatullah Depok pada 26 Agustus 2023/9 Shafar 1445 H. Pada sesi keempat, pelatihan ini menghadirkan pengusaha properti dan klinik kecantikan, Dr. Apt. Elsa Feryani, MBA., MM., MD., AAAM dengan materi yang disampaikan “Perempuan Berdaya dan […]

  • Giatkan Rekrutmen, PW Mushida Jawa Timur Selenggarakan Muslimah go to Campus

    Giatkan Rekrutmen, PW Mushida Jawa Timur Selenggarakan Muslimah go to Campus

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Surabaya, mushida.org) Rekrutmen adalah upaya untuk menyaring generasi militansi yang produktif dengan tahap-tahap tertentu yang siap untuk meneruskan dan mengemban amanah dalam organisasi. Proses rekrutmen dalam sebuah organisasi adalah keniscayaan untuk terus melahirkan kader-kader dalam mengawal pencapaian visi dan misi organisasi. Melalui proses rekrutmen diharapkan transformasi nilai-nilai dapat terus dilakukan dalam mengembangkan peran dan eksistensi […]

expand_less