PW Mushida Sulawesi Utara Harapkan Muslimat Hidayatullah Menjadi Lentera yang Bercahya

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
mushida.org — Musyawarah Nasional (Munas) VI Muslimat Hidayatullah tinggal menghitung hari. Pengurus Wilayah (PW) Mushida Sulawesi Utara terus memantapkan persiapan baik dari sisi ruhiyah, maupun jasadiyah. Ketua PW Mushida Sulawesi Utara, Sri Lestari, menyampaikan bahwa meski menghadapi sejumlah tantangan geografis dan kondisi sosial, semangat para kader tetap kuat untuk berpartisipasi dalam gelaran lima tahunan tersebut.
PW Sulawesi Utara memiliki sejumlah Pengurus Daerah, di antaranya PD Bitung, PD Tomohon, PD Palaes, PD Kotamobagu, PD Ibolian Bolmong, PD Adow Bolsel, PD Bolmut, PC Lolak Bolmong, dan PC Biniha Bolsel. Luasnya wilayah dan jauhnya jarak antar daerah menjadi tantangan tersendiri bagi pengurus dalam melakukan konsolidasi.
“Tempat tugas yang jauh dari anggota dan pengurus lain sering menghambat komunikasi fisik, ditambah jaringan internet di beberapa titik kurang stabil karena wilayahnya terpencil. Tetapi alhamdulillah, dengan semua kendala itu, kegiatan mabit bulanan bisa menjadi wasilah untuk menjaga silaturahmi,” jelas Sri Lestari.
Di samping kendala geografis, kondisi masyarakat yang didominasi sekitar 60% beragama Nasrani juga menghadirkan tantangan dalam penguatan aqidah dan pembinaan kader. Meski demikian, para kader tetap menunjukkan kesabaran dan keteguhan dalam menjalankan aktivitas dakwah di tengah masyarakat.
Terkait kesiapan mengikuti Munas yang diselenggarakan pada 27-29 November 2025, Sri Lestari memastikan bahwa enam utusan siap hadir mewakili wilayah dengan dukungan yang kuat dari seluruh daerah. “Alhamdulillah, dukungan teman-teman daerah sangat baik. Untuk persiapan ruhiyah, rangkaian Gebyar Pra-Munas juga sangat membantu menguatkan spiritual dan semangat perjuangan,” tambahnya.
Sri Lestari berharap Munas VI menjadi momentum bagi Muslimat Hidayatullah untuk semakin memberi manfaat luas dan nyata bagi umat. “Semoga Mushida semakin mampu meneguhkan visi-misi, menunjukkan jati diri sebagai organisasi muslimah yang istiqomah memegang sunnah Rasul, serta menjadi lentera yang menjaga cahaya keluarga di akhir zaman yang menggerus fungsi ketahanan keluarga.”
PW Mushida Sulawesi Utara juga berharap memperkuat kolaborasi dakwah dengan berbagai organisasi perempuan baik tingkat nasional maupun internasional, sehingga kontribusi Mushida semakin terasa dalam membangun ketahanan keluarga dan peradaban.
- person


Saat ini belum ada komentar