light_mode
light_mode

Muswil Mushida Bangka Belitung Tekankan 5 Kriteria Pemimpin

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

(Bangka Belitung, mushida.org) Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah Bangka Belitung resmi dibuka pada Ahad, 28 Desember 2025/7 Rajab 1447 H di Kampus Madya Hidayatullah Bangka Tengah.

Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Peran Muslimah Dalam Membangun Ketahahn Keluarga Menuju Indonesia Emas.”

“Kita biasa mendengar Musyawarah Wilayah di mana saja. Apakah di partai politik, di organisasi atau yang lainnya. Muswil selalu diidentikkan dengan perebutan posisi Ketua. Dan begitu terpilih Ketua, kemudian dia akan menyampaikan pidato dengan sorak sorai,” sebut Ketua DPW Hidayatullah Bangka Belitung, Ismail Zalukhu, S.H.I., M.Pd dalam sambutan pembukaan Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah Bangka Belitung.

Menurutnya, hal ini berbeda dengan Muswil di Hidayatullah. Tidak ada calon Ketua yang menampakkan wajahnya di baliho-baliho yang tersebar untuk berkampanye.

“Justru yang ada adalah ketakutan, dan merasa takut akan diberi amanah. Karena menyadari betapa beratnya sebuah amanah,” tegasnya.

“Prinsip kader Hidayatullah, tidak boleh meminta amanah, tetapi ketika diberikan amanah, maka diterima dengan bismirabbik dan sami’na wa atho’na. Dengan prinsip bismirabbik, maka kita meyakini insya Allah, Allah yang akan memberi kekuatan,” lanjutnya.

Untuk menjadi pemimpin, ada beberapa prinsip yang harus dipegang, pertama, pemimpin harus lemah lembut dan tidak boleh berkata kasar.

“Kedua, pemimpin harus sabar. Seorang pemimpin harus membuka dadanya seluas mungkin, karena ia akan memimpin orang-orang yang beragam karakter dan wataknya. Selain sabar, seorang pemimpin juga harus berjiwa memaafkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, yang keempat seorang pemimpin tidak boleh meninggalkan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan. Musyawarah harus menjadi agenda rutin kepengurusan, dan semua persoalan harus dimusyawarahkan.

“Terakhir, jangan lupa bertawakal kepada Allah. Semua yang telah dimusyawarahkan, kemudian hasilnya kita serahkan kepada Allah,” pungkasnya.

Muswil Muslimat Hidayatullah Bangka Belitung yang dihadiri oleh 35 orang ini mencakup pembentukan struktur organisasi, musyawarah paripurna serta perumusan program umum strategis lima tahunan yang berfokus pada penguatan sinergi umat, dakwah pendidikan, dan pelayanan sosial bagi masyarakat.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simpul Ukhuwah Penguat Dakwah: Kenangan Rakerwil Mushida Kaltim

    Simpul Ukhuwah Penguat Dakwah: Kenangan Rakerwil Mushida Kaltim

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Rizky N. Dyah LANGKAH-langkahku gegas menuju ke aula prasmanan Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Gunung Tembak, sebagai tempat digelarnya acara Rapat Kerja Wilayah Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur untuk masa jabatan 2015-2017. Acara yang diadakan dari hari Kamis tanggal 21 hingga 23 April 2016 ini memang tergolong padat. Para peserta dituntut untuk disiplin dan bertanggung jawab. […]

  • PW Mushida Jateng Gelar Tarhib Ramadhan

    PW Mushida Jateng Gelar Tarhib Ramadhan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    (Salatiga, mushida.org) – Ramadhan selalu membawa nuansa istimewa. Bagi umat Islam, bulan ini bukan sekadar waktu untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan emas untuk memperdalam spiritualitas, memperbaiki diri, dan memperkuat kebersamaan. Menyongsong bulan penuh berkah ini, Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Jawa Tengah menggelar Tarhib Ramadhan sekaligus rapat pleno pada 27-28 Februari 2025 […]

  • Serah Terima Jabatan Presidium BMIWI

    Serah Terima Jabatan Presidium BMIWI

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia (BMIWI) melaksanakan Serah Terima Jabatan Presidium & Silaturahmi Pengurus pada Jum’at, 25 Juli 2025 di Jakarta dengan tema “Bersatu dalam Langkah Tangguh dalam Dakwah.” “Alhamdulillah, jazakumullah teman-teman Presidium, Kesekretariatan, tim bendahara, dan seluruh pengurus yang hadir dalam acara hari ini.  Harapannya peserta yang hadir bahagia dan kompak dalam kebersamaan pengurus. Semoga […]

  • Andai Bisa Terulang, Takkan Kulepaskan…

    Andai Bisa Terulang, Takkan Kulepaskan…

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IZINKAN aku membagi sebuah kisah, tentang seorang gadis kecil yang tegar, yang ketegarannya membuatku malu dan banyak mengambil teladan darinya. Sejak kecil hingga sampai pada usia dewasa saat ini; aku telah banyak melakukan kesalahan dan kebodohan yang membawaku pada penyesalan demi penyesalan. Sebagai manusia, yang tak luput dari salah. Tapi sungguh, “melepaskan” tangannya adalah hal […]

  • Pengukuhan Muharrikah Mushida Putri (MMi)

    Pengukuhan Muharrikah Mushida Putri (MMi)

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Muharrikah Mushida Putri (MMi) dilaksanakan dalam rangka melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang memiliki pemahaman mendalam tentang kepemimpinan Islam dan nilai-nilai Hidayatullah. Departemen Keputrian PP Mushida menyelenggarakan Pengukuhan Muharrikah Mushida Putri (MMi) secara online, pada Ahad, 13 Oktober 2024. Dalam sambutannya, Ustadzah Hani Akbar, Ketua Umum PP Mushida mengatakan bahwa MMi dibentuk karena generasi yang akan selesai […]

  • Ketika DIbakar Api Cemburu Hingga ke Relung Qalbu

    Ketika DIbakar Api Cemburu Hingga ke Relung Qalbu

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    KETIKA hati dibakar cemburu, tak sedikit perbuatan buruk terjadi. Sumpah serapah tak tentu arah, cibiran tanpa bukti terucap kasar. Bahkan ‘syariat’ baru pun diadakan, demi memadamkan api cemburu yang terus berkobar. Kenapa harus cemburu? Karena cinta yang tak ingin dibagi. Karena sayang yang berlebih hingga membutakan akal. Karena sebab cinta, banyak hal di luar nalar […]

expand_less