Penutupan Musyawarah Wilayah VI Mushida Maluku Utara
- Artikel Berita Headline Musyawarah
- calendar_month Jumat, 2 Jan 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
(Ternate, Mushida.org) Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Muslimat Hidayatullah Maluku Utara resmi ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz H. Riyadi Poniman, Ketua Dewan Murabbi Wilayah (DMW) Maluku Utara. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya peran wanita, khususnya istri, dalam membangun keluarga dan peradaban Islam.
“Istri adalah sosok yang luar biasa dan multitalenta. Ia bukan hanya pendamping suami, tetapi juga pendidik generasi dan penjaga nilai-nilai keimanan dalam rumah tangga,” ujar Ustadz H. Riyadi Poniman dalam penutupan Muswil yang dilaksanakan pada Jum’at (2/1).
Beliau juga mengingatkan tentang keutamaan istri shalihah sebagaimana makna hadits Rasulullah ﷺ. “Wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, taat kepada suami, menjaga sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, serta menjaga kehormatan diri dan harta suami, maka Allah mempersilakannya masuk surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Ustadz H. Riyadi menegaskan besarnya tanggung jawab seorang suami dalam Islam. “Seorang laki-laki memikul amanah besar karena ia menanggung dosa empat perempuan, yaitu ibu, istri, saudara perempuan, dan anak perempuannya. Ini menunjukkan beratnya kepemimpinan dalam Islam,” tegasnya.
Namun demikian, beliau juga menekankan besarnya pengaruh seorang wanita dalam keluarga. “Seorang wanita bisa menjadi sebab masuk surga atau neraka bagi ayahnya, suaminya, saudara laki-lakinya, dan anak laki-lakinya. Karena itu, wanita adalah pusat pembinaan iman dan akhlak keluarga,” jelasnya.
Di akhir tausiyah, Ustadz H. Riyadi Poniman menyampaikan empat harapan kepada peserta Muswil VI Muslimat Hidayatullah Maluku Utara. “Pertama, tetaplah istiqamah mengikuti halaqah. Kedua, pahami dan pelajari organisasi Muslimat Hidayatullah. Ketiga, bentengi diri dengan Gerakan Nawafil Hidayatullah sebagai penguat ruhiyah. Dan keempat, bangun sikap saling menghargai dan menghormati dalam kebersamaan,” pesannya.
Ia menutup dengan harapan agar Muslimat Hidayatullah Maluku Utara semakin kuat secara ruhiyah dan solid dalam perjuangan dakwah. “Semoga Muslimat Hidayatullah mampu menjadi istri, ibu, dan kader dakwah yang diridhai Allah SWT,” pungkasnya.
Dalam Musyawarah Wilayah ini, ditetapkan Ustadzah Salbiah, S.Si., sebagai Ketua PW Muslimat Hidayatullah Maluku Utara. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan dalam mengemban amanah.
*/Qibtya Ummu Utsman
- person


Saat ini belum ada komentar