light_mode
light_mode

Muslimat Hidayatullah Vitalisasi Pendidikan Inklusi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Muslimat Hidayatullah (Mushida) yang memegang amanah pengelolaan institsui pendidikan tingkat usia dini dan dasar di lingkungan ormas dan Pesantren Hidayatullah, berkomitmen untuk terus meningkatkan peran pendidikan yang inklusif sebagaimana telah diamanatkan dalam peraturan pemerintah.

Sebagai sebuah lembaga pendidikan Islam yang integral, Muslimat Hidayatullah memandang penerapan dan pengembangan pendidikan inklusi adalah tuntutan yang harus terus ditingkatkan.

Seperti diketahui, pemerintah telah menjamin terlaksananya pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang mengeluarkan peraturan mengenai pendidikan nasional (permendiknas) Nomor 70 tahun 2009 tentang pendidikan inklusif bagi peserta didik yang memiliki kelainan dan potensi kecerdasan dan bakat istimewa.

Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida), Reni Susilowati, dalam sebuah kesempatan rapat dan sekaligus silaturrahim dengan orangtua murid SDI Hidayatullah Depok, mengatakan, bahwa hendaknya setiap lembaga pendidikan menerapkan pola pendidikan yang inklusif.

Inklusif, kata Reni, berarti praktik edukasi di intitusi pendidikan yang melibatkan semua peserta didik tanpa terkecuali. Untuk itu dibutuhkan kurikulum yang menciptakan pembelajaran yang ramah sebab untuk memahami keberagaman anak, guru harus mengubah strategi belajar buruk.

“Dalam sistem pendidikan berbasis Tauhid yang digagas oleh Hidayatullah, pola pendidikan inklusi telah masuk di sana. Di mana semua murid memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan pendampingan. Alhamdulillah kita jalankan ini bersama dengan kurikulum dari pemerintah yang membuatnya semakin padu dan aplikatif,” kata Reni.

Kendati demikian, Reni mendorong segenap penyelenggara pendidikan terus melakukan inovasi dan strategi belajar mengajar yang selama ini dinilai belum terarah dengan baik. Ia mencontohkan, guru kerap hanya memberikan ceramah sehingga sensoris yang diterima anak kurang.

Seharusnya, menurut Reni, metode pembelajan yang konfrehensif saat ini sebenarnya sudah semakin mudah dilakukan baik melalui sarana multimedia atau pola pembelajaran yang bersifat outdoor tetapi tetap dalam kontrol.

Dia juga memandang Kurikulum 2013 (K-13) meski masih memiliki sejumlah kekurangan di sana-sini, K-13 dinilai cukup tepat untuk anak sekolah inklusif apabila dikelola dan tidak adanya kesalahan pada buku dan proses penilaian akhir.

Sebagaimana diketahui, pendidikan inklusif berarti menghargai dan mengakui bahwa semua anak berbeda dan semua anak dapat belajar. Salah satu aspek penting adalah anak mendapat hak yang sama, pendidikan adil, tidak diskriminatif dan relavan, dan partisipasi aktif.

Sebagaimana juga diharapkan para pemerhati pendidikan, Reni mendorong semua pihak penyelenggara sekolah inklusif harus mengerti beragai kondisi kekhususan anak, dan mampu mengindentifikasi kondisi-kondisi kekhususan kepada anak selama anak belajar sekolah tersebut.

“Untuk di lingkungan Pesantren Hidayatullah di seluruh nusantara, Insya Allah, semangat penyelenggaraan pendidikan yang inklusif ini telah sejak lama diterapkan. Sebab, selain sebagai pondok pesantren, Hidayatullah juga lembaga sosial yang berorientasi pemberdayaan manusia,” pungkasnya. (cha/sym)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadhan Ceria Anak-anak Kita

    Ramadhan Ceria Anak-anak Kita

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    WAKTU masih menunjukan pukul 15.00, Koko sudah duduk di meja makan. Matanya terus memperhatikan jam di dinding kamar. Tangannya mengelus ngelus perut yang dari tadi keroncongan. “Ma… jamnya kok jalannya lambat sekali, kapan maghribnya? Koko sudah lapar sekali nih!”         Sang ibu hanya menggeleng kepala sambil tersenyum. Memang Ramadhan tahun ini ia melatih […]

  • Muslimat Hidayatullah Gelar Training Instruktur Nasional

    Muslimat Hidayatullah Gelar Training Instruktur Nasional

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Pengurus Pusat (PP) Muslimat Hidayatullah bekerjasama dengan Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur (PW Mushida Kaltim) menyelenggarakan Training Instruktur di Kampus Pesantren Hidayatullah Pusat Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, belum lama ini. Acara yang bertema ‘Mencetak Instruktur yang Handal dan Visioner’ ini berlangsung selama 3 hari. Ada 3 bidang training yang diselenggarakan yaitu, […]

  • PW Mushida Sulawesi Selatan Gelar HSJD Serentak di 24 Kabupaten/Kota

    PW Mushida Sulawesi Selatan Gelar HSJD Serentak di 24 Kabupaten/Kota

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Sulawesi Selatan (PW Mushida Sulsel) menggelar peringatan Hari Solidaritas Jilbab Sedunia atau World Hijab Solidarity Day (HSJD) secara serentak di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Jum’at, 4 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dakwah dan syiar untuk menguatkan pemahaman tentang kewajiban berjilbab, sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan percaya […]

  • PW Mushida Sulbar Gelar Talkshow Pendidikan

    PW Mushida Sulbar Gelar Talkshow Pendidikan

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (PW Mushida) Sulawesi Barat, kembali mengadakan event dalam dunia pendidikan berupa takshow pendidikan anak usia dini (PAUD). Acara ini digelar sekaligus untuk mengisi liburan beberapa sekolah di bawah naungannya. Kali ini Pelatihan Pendidik Anak Usia Dini ini mengambil mengambil tema “Pendidikan Berkarakter Berdasarkan Manhaj Nabawi Mewujudkan Peradaban Islam”. Bekerja […]

  • Sambut Kurikulum Merdeka, Departemen Pendidikan PP Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Webinar

    Sambut Kurikulum Merdeka, Departemen Pendidikan PP Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Webinar

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Dalam menyambut Implementasi Kurikulum Merdeka, Departemen Pendidikan PP Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan Webinar bertajuk “Kurikulum Merdeka Dalam KIBT” pada 14 Juli 2022/14 Dzulhijjah 1443 H. “Kurikulum Merdeka yang telah dicanangkan, cepat atau lambat harus diterima namun dengan dimodifikasi sesuai dengan kurikulum khas Hidayatullah yaitu Kurikulum Integral Berbasis Tauhid. Apapun kurikulumnya, yang menjadi substansi ialah bagaimana peran […]

  • Muslimat Hidayatullah Peserta KUII VII Tahun 2020 di Bangka Belitung

    Muslimat Hidayatullah Peserta KUII VII Tahun 2020 di Bangka Belitung

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    BABEL – Organisasi wanita Islam perempuan pendukung Hidayatullah, Muslimat Hidayatullah (Mushida) menjadi peserta aktif Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII Tahun 2020 yang diwakili oleh Ketua Umum Reni Susilawati dan Sekretaris Jenderal Leny Syahnidar Djamil yang digelar di  Novotel Bangka Hotel and Convention Centre, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung selama 4 hari  Rabu-Sabtu, 26-29 Februari 2020. […]

expand_less