light_mode
light_mode

Bukan Salah Miras?

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERITA miris yang terjadi di negeri ini seakan tak akan ada habisnya. Bak episode demi episode sinetron yang tayangnya tak lagi hanya sekedar tontonan.

Media didominasi tayangan kriminal, bukan lagi oleh prestasi anak bangsa. Seolah negeri ini hanya dipenuhi orang-orang bejat lagi tak beradab.

Mulai dari berita miras, prostitusi, narkoba, korupsi, kekerasan terhadap anak, hingga perilaku tak bermoral lainnya. Semuanya tumpah menjadi potret buram masyarakat.

Nyaris tanpa sekat. Yang tua dan yang muda bahkan anak-anak menjadi terbiasa dengan pemandangan dan berita semacam itu.

Lalu mengapa keberadaan Miras yang diperdebatkan? Apa salah Miras? Minuman Keras atau lazim disebut Miras. Apa yang salah dengannya? Ya, yang salah bukanlah keberadaan miras. Mungkin kita bisa sepakat dengan hal ini.

Lalu apakah Miras dapat hadir sendiri tanpa disediakan? Apakah sama keberadaan air minum biasa dengan Miras? Istimewanya, justru Miras sudah lebih dulu tenar sejak zaman nenek moyang.

Bahkan kalam Allah, Al-Qur’an mengabadikannya.

يَسْئَلُوْنَكَ عَنِ اْلخَمْرِ وَ اْلمَيْسِرِ، قُلْ فِيْهِمَا اِثْمٌ كَبِيْرٌ وَّ مَنَافِعُ لِلنَّاسِ، وَ اِثْمُهُمَآ اَكْبَرُ مِنْ نَّفْعِهِمَا، وَ يَسْأَلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَ، قُلِ اْلعَفْوَ، كَذلِكَ يُبَيّنُ اللهُ لَكُمُ اْلايتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُوْنَ. البقرة:219

Mereka bertanya kepadamu tentang khamr dan judi. Katakanlah, “Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafqahkan. Katakanlah, “Yang lebih dari keperluan”. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu berfikir. [QS. Al-Baqarah : 219]

ياَيُّهَا الَّذِيْنَ امَنُوْا لاَ تَقْرَبُوا الصَّلوةَ وَ اَنْتُمْ سُكرى حَتّى تَعْلَمُوْا مَا تَقُوْلُوْنَ. النساء:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendekati shalat padahal kamu sedang mabuk sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan. [An-Nisaa’ : 43]

Cukuplah, cukup dua ayat itu saja dulu. Akan lebih baik bila terlebih dulu kita melihat apakah dosa besar dan manfaat yang dikandung Khamr alias Miras tersebut.

Miras atau dikenal juga dengan minuman beralkohol memang memiliki beberapa manfaat bagi tubuh. Seperti digunakan dalam pengobatan sebagai penawar rasa sakit, menaikkan tingkat esterogen yang memperlambat kerusakan tulang, mengurangi resiko prostat, kolesterol, dan menghangatkan tubuh.

Namun, sangat perlu digarisbawahi bahwa manfaat itu hanya akan didapatkan dengan takaran yang pas. Yakni sedikit dan yang dibutuhkan oleh tubuh. Bukan dalam jumlah banyak hingga memabukkan.

Itupun hanya yang memang diperuntukkan bagi orang-orang yang benar-benar membutuhkan, cukup umur dan hanya menggunakan minuman beralkohol yang direkomendasikan oleh para ahli. Baik jenis maupun takarannya.

Dampak negatif miras dapat menyebabkan gangguan mental organik (GMO) yaitu gangguan yang akan mengakibatkan perubahan perilaku. Seperti bertindak kasar, gampang marah sehingga dapat menjadi pemicu masalah dalam lingkungan sekitar.

Tak hanya itu, perubahan fisiologi seperti mata juling, muka merah dan jalan sempoyongan dan perubahan psikologi seperti susah konsentrasi, sering ngelantur dan gampang tersinggung juga didapat akibat konsumsi minuman beralkohol dan memabukkan.

Kecanduan minuman keras dapat menghambat perkembangan memori dan sel-sel otak. Sehingga berpengaruh pada kekuatan ingatan seseorang. Oedema Otak atau pembengkakan dan terbendunganya darah di jaringan otak. Sehingga mengakibatkan gangguan koordinasi dalam otak secara normal.

Fakta bahwa kemudharatan miras jauh lebih banyak dan lebih berbahaya, memaksa logika kita untuk berfikir jernih. Mengapa masih membela jika nyata tak banyak baiknya? Minuman keras memang tidak salah. Untuk apa menyalahkan benda mati?

Tapi penyediaannya dalam skala besar dan masuk ke ranah bisnis dan sengaja menarik orang untuk menjadi pasarnya, itulah yang sepatutnya dihindari. Menyasar anak muda, menebarkan konspirasi dibalik bobroknya akhlak generasi.

Di mana letak kebermanfaatan Miras bagi Indonesia selain perkara bisnis yang menguntungkan sekian kelompok orang saja? Sudah berapa banyak nyawa meninggal sia-sia setelah menenggak miras baik yang bermerek hingga yang oplosan.

Berapa banyak anak dibuang, dibunuh atau bahkan terlahir tanpa dikehendaki orang tuanya, berawal dari menenggak miras. Berapa banyak perempuan suci, lelaki suci yang kesuciannya terenggut paksa di bawah pengaruh miras. Tak terbilang tindak kriminal yang disponsori oleh miras.

Masihkah kita menutup mata dan membiarkan segelintir orang menyajikan miras di depan mata?
Tingkat edukasi mengenai bahaya yang tak sebanding dengan pesatnya penjualan dan pengadaan Miras, semakin memperihatinkan.

Jika rela anak cucu kita menghadapi zaman yang lebih parah dari zaman ini, silakan legalkan miras! Dan tunggulah adzab kehancuran dan kebobrokan bangsa menjelma di depan mata.

________
*) Ummu Aqilah, penulis adalah ibu rumah tangga dan kader Muslimat Hidayatullah

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upgrading Daiyah Mushida se-Banten: Kuatkan Jama’ah, Kokohkan Dakwah

    Upgrading Daiyah Mushida se-Banten: Kuatkan Jama’ah, Kokohkan Dakwah

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Berdakwah dan menyebarkan kebaikan adalah kewajiban bagi setiap muslim. Meski demikian, hal tersebut bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Anggota Majelis Penasehat Pusat Mushida, Irawati Istadi menyampaikan kiat sukses dakwah dalam kegiatan Upgrading Daiyah yang merupakan rangkaian acara Musyawarah Wilayah Mushida Banten pada Ahad, 7 Februari 2021/25 Jumadil Akhir 1442 H. Yang pertama, berjama’ah. Islam […]

  • Pelatihan Kepala Sekolah dan Guru PAUD Muslimat Hidayatullah Tahap 2

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Muslimat Hidayatullah saat ini telah memiliki 245 PAUD yang tersebar di seluruh wilayah IndonesiaPendidikan pada fase kanak-kanak memiliki peranan yang sangat penting  dalam membentuk karakter dan kepribadian seorang anak. Oleh karena  itu penanganan pendidikan pada anak usia dini sebaiknya dilakukan secara  professional. Selain itu, keberhasilan pendidikan anak usia dini ini menuntut peran dari berbagai pihak. […]

  • Semarak Ramadhan Muslimat Hidayatullah Denpasar Bali

    Semarak Ramadhan Muslimat Hidayatullah Denpasar Bali

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Beragam cara umat Islam dalam mengekspresikan suka citanya menyambut bulan suci ramadhan. Seperti beberapa hari yang lalu, Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah (PD Mushida) Bali menyemarakkan Ramadhan dengan menggelar baksos, sejak beberapa hari menjelang memasuki bulan suci ini. Dengan mengusung tema “Satu langkah kecil dengan kepedulian yang besar, Nikmatnya berbagi, indahnya silaturahim, Tingkatkan Ukhuwah untuk kemaslahatan […]

  • Menempuh Jalan Menuju Surga

    Menempuh Jalan Menuju Surga

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Hatta ablugha majma’a al-bahraini au amdhiy huquba “Sampai dapat, saya terus akan mencari pertemuan dua lautan itu (untuk mencari ilmu) atau biarlah saya tetap berjalan selama beratus-ratus tahun lamanya”. (Nabi Musa alaihissalam) ***** Semasa di sekolah, guru-guru memanggilku Athirah. Itu nama depanku. Sementara nama panggilanku di rumah dan di antara kawan serta tetangga adalah Ara. […]

  • Pengurus Mushida Siap Jalin Sinergi Dengan Pesmadai

    Pengurus Mushida Siap Jalin Sinergi Dengan Pesmadai

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Keputrian PP Muslimat Hidayatullah mengadakan silaturahmi dan menjalin sinergi bersama pengurus Pesmadai pada 19 September 2021. Pesmadai (Pesantren Mahasiswa Da’i/Da’iyah) adalah wadah pembinaan yang diharapkan melahirkan peserta didik yang tinggi ilmu, kokoh imannya, luas amalnya, mulia akhlaknya, cinta negeri serta menjadi perekat ukhuwah. Sebagaimana diketahui, Pesmadai secara organisasi disahkan pada Munas Pemuda Hidayatullah adalah sebagian […]

  • Pandu Annisa Hidayatullah Sulsel dan Seminar “Muslimah Membangun Peradaban”

    Pandu Annisa Hidayatullah Sulsel dan Seminar “Muslimah Membangun Peradaban”

    • calendar_month Minggu, 12 Mar 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    PAREPARE – Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Sulawesi Selatan menggelar acara Pandu Annisa Hidayatullah yang dirangkai dengan acara seminar “Muslimah Membangun Peradaban” yang digelar di Kota Parepare, (10–12/03/2017). Pembukaan acara Training Pandu Annisa Hidayatullah dirangkai dengan seminar yang mengangkat tajuk “Muslimah Membangun Peradaban” yang menghadirkan 2 narasumber yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Parepare Hj Erna Rasyid […]

expand_less