light_mode
light_mode

Mushida Peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sedikitnya 15 anggota Muslimat Hidayatullah (Mushida) bersama ratusan perwakilan ormas wanita lainnya yang tergabung dalam BMOIWI diundang dan mengikuti acara sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Rabu lalu (15/04). 

Selain mengikuti sosialisasi empat pilar yang digelar di Gedung MPR DPR RI ini, acara ini juga menjadi ajang silaturrahim muslimat yang berasal dari berbagai organisasi yang jumlahnya ada 32 organisasi massa wanita Islam.

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, pembicara dalam sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung Nusantara V, Kompleks MPR/DPR/DPD, Jakarta (Rabu, 15/4), mengatakan sejatinya negara Indonesia adalah milik umat Islam. Fakta-fakta itu, kata dia, ummat Islam tak pernah absen dalam perjuangan kemerdekaan RI.

“Muslimat harus memahami sejarah bangsa ini agar memiliki sense of belonging terhadap negara ini,” tegas Hidayat.

Dalam paparannya, Hidayat Nur Wahid mengatakan bahwa sosialisasi Empat Pilar MPR RI adalah perintah Undang-Undang. Sosialisasi ini hampir sama seperti sosialiasi Pancasila pada masa pemerintahan Soeharto. Dulu dibentuk BP7 yang menyelenggarakan penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila).

“Namun seperti terbukti dengan jatuhnya Soeharto, sosialisasi dengan cara indoktrinasi justru tidak berjalan dengan baik,” katanya.

Menurut Hidayat, sosialisasi Empat Pilar MPR RI sudah berlangsung sejak 2004. “Sosialisasi ini dilakukan karena dari sisi Pancasila, sudah banyak orang yang melupakan Pancasila, apalagi untuk melaksanakan dan mengamalkan,” kata Ketua MPR periode 2004 – 2009 ini.

Hidayat memberi contoh, saat ini Indonesia tidak berorientasi pada “Ketuhanan Yang Maha Esa” melainkan “Keuangan Yang Maha Kuasa”. Hidayat menyebut kasus nenek Asyani yang dituduh mencuri tujuh batang kayu.

“Apa salahnya negara memaafkan nenek ini. Bandingkan dengan perusahan-perusahaan yang melakukan penebangan dan menyebabkan hutan gundul,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Hidayat Nur Wahid, sosialisasi Empat Pilar MPR RI juga dilakukan kepada aparat pemerintah dengan tujuan agar memahami prinsip-prinsip kebangsaan. Termasuk materi sosialiasi Empat Pilar MPR ini adalah Ketetapan MPR.

“Sebab, masih ada Tap MPR yang berlaku, seperti Tap No. VI/MPR/2001 tentang Etika Berbangsa,” katanya.

Anggota Mushida bersama ratusan perwakilan ormas yang tergabung dalam BMOIWI di Gedung MPR RI

“Jadi kenegaraan ini ada etikanya. Tidak bisa seorang pejabat negara sembarang mengumbar kata “kebun binatang” segala. Etika ini perlu disosialisasikan. Sebab, dilihat dari segi etika, darurat narkoba, darurat pornografi, sebenarnya adalah karena etika diabaikan,” kata Hidayat.

Sebanyak 32 organisasi massa Islam wanita yang tergabung dalam Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) mengikuti sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung Nusantara V, Kompleks MPR/DPR/DPD, Jakarta, Rabu 15 April 2015. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menjadi pembicara (narasumber) dalam sosialisasi ini.

Pengurus PP Mushida, Sarah Zakiah, melantunkan ayat Al Qur’an di gedung MPR/ DPR RI

BMOIWI merupakan federasi dari 32 organisasi Islam wanita yang didirikan pada 12 Juli 1967. Sosialisasi ini untuk memberikan wawasan kebangsaan dengan memahami Empat Pilar yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. (cha/ain)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Ekonomi Ummat, PP Mushida Selenggarakan Pelatihan Kewirausahaan

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Pemberdayaan merupakan salah satu wadah yang digunakan untuk membantu ummahat dalam memenuhi kebutuhan hidup dan melatih kemandirian. Pemberdayaan ummahat melalui pelatihan kewirausahaan merupakan pelajaran berharga dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ummahat. Pelatihan kewirausahaan merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas. Tujuan program pelatihan ini memiliki pengaruh dalam mengembangkan keterampilan bisnis dan […]

  • PP Mushida Ikuti Sarasehan Tokoh Perempuan dan Dialog Kebangsaan

    PP Mushida Ikuti Sarasehan Tokoh Perempuan dan Dialog Kebangsaan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal, Zahratun Nahdah, S.H.I., M.Pd., dan Ketua Departemen Ekonomi, Ina Sriwahyuni, S.Pd., menghadiri Sarasehan Tokoh Perempuan dan Dialog Kebangsaan bertajuk “Semangat Kartini, Bersinergi dan Berkolaborasi untuk Negeri” yang diselenggarakan oleh Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPP PKS pada Selasa, 21 April 2026. Dalam sambutannya, Ketua DPP PKS […]

  • Ketua Wanita ISMA Hadiri Pembukaan Silatnas Hidayatullah

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Perhelatan Silaturahmi Nasional Hidayatullah 2023 yang mengusung tema “50 Tahun Bersama Umat Membangun NKRI yang Beradab” diikuti oleh 20.000 dai dan daiyah Hidayatullah dari 38 Provinsi di seluruh Indonesia. Pembukaan Silatnas Hidayatullah yang berlangsung pada 23/11/2023 turut dihadiri oleh perwakilan dari Wanita Ikatan Muslimin Malaysia (ISMA) Dr. Suriani Sudi dan Afiza. Ikatan Muslimin Malaysia merupakan […]

  • PW Mushida Jabodebek Minta RUU P-KS Harus Selaras dengan Pancasila

    PW Mushida Jabodebek Minta RUU P-KS Harus Selaras dengan Pancasila

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    DEPOK – Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Jabodebek sejalan dengan semangat Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) apabila untuk mencegah terjadinya kejahatan seksual seperti perkosaan dan pencabulan. Namun, Mushida Jabodebek menegaskan, pengesahan RUU P-PKS harus selaras dengan Pancasila sebagai falsafah bangsa dan dan tak menjadi tunggangan untuk melegalisasi penyimpangan yang berlawanan dengan Pancasila seperti […]

  • Marilah Renungkan Kembali, Pendidikan Anak Tanggung Jawab Siapa?

    Marilah Renungkan Kembali, Pendidikan Anak Tanggung Jawab Siapa?

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Muhammad Nur Ichwan Muslim, ST KITA yang sudah menjadi orang tua tentu senantiasa berharap, berdo’a dan berusaha semaksimal mungkin agar anak-anak kita kelak menjadi anak-anak yang shalih, anak-anak yang bermanfaat. Namun siapa yang bertanggung jawab menjadikan mereka anak shalih, apakah orang tua? Ataukah sekolah dan para gurunya? Beruntungnya Orang Tua Yang Memiliki Anak Shalih […]

  • (Nanti) Reuni Lagi di Surga Ya, Ibu

    (Nanti) Reuni Lagi di Surga Ya, Ibu

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Tepatnya enam hari yang lalu, ketika diminta memberi tausiyah dan nasihat di Reuni Virtual Alumni Aspuri (Asrama Putri) Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan, dengan isak dan airmata yang menderas Almarhumah Ibunda Aida Chered berpesan: “Kita semua disini hanya sedang berjalan, Nak.. sedang berjalan menuju syurga-Nya.” Saat itu mungkin yang ada di benak, sekilas terdengar hanyalah ‘pesan […]

expand_less