Muslimat Hidayatullah Kota Baubau Selenggarakan Hari Solidaritas Jilbab se-Dunia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BAUBAU – Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara mengadakan kegiatan sosial berbagi hijab gratis kepada masyarakat yang membutuhkan dalam rangka memperingati Hari Solidaritas Jilbab se-Dunia (HSJD) atau International Hijab Solidarity Day (IHSD) tahun 2025.
Peringatan Hari Solidaritas Jilbab se-Dunia sendiri bertujuan untuk merayakan kebebasan bagi para perempuan muslimah dalam mengenakan hijab mereka. Hari Solidaritas Jilbab se-Dunia pertama kali digagas pada 4 September 2013 sebagai bentuk protes terhadap pelarangan hijab di sejumlah negara, terutama dunia Barat.
Kegiatan sosial berbagi hijab gratis ini terselenggara atas dukungan Yayasan Pesantren Hidayatullah Baubau, wali Murid, dan donatur Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Baubau yang berlangsung pada pagi Jum’at, 13 Rabiul Awwal 1447 H (5/9/2025) di 2 lokasi terpisah; Kelurahan Kadolokatapi, Kecamatan Wolio dan Kelurahan Kampeonaho, Kecamatan Bungi.
Menurut Ketua PD Mushida Kota Baubau, Ustadzah Hamsiah Kholidah, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan organisasi pendukung di bawah ormas Hidayatullah ini. “Syukur alhamdulillah… tahun ini merupakan tahun ke tiga pelaksanaan IHSD di Kota Baubau dan dari hasil donasi berbagai pihak kali ini terkumpul 100 paket hijab yang berisi jilbab, gamis, dan sepasang kaos kaki.”
“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada ibu-ibu Mushida, hari ini kami dapat jilbab gratis yang bisa dipakai untuk kegiatan majelis taklim. Semoga dimurahkan rezeki dan berkah selalu,” ujar Nenek Fifi, salah satu penerima manfaat.
Selain itu, acara ini dirangkaikan dengan program rutin Departemen Sosial yaitu program Sedekah Jum’at dengan berbagi makanan siap saji atau dalam kesempatan ini berupa sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan berbagi hijab ini merupakan rangkaian gebyar Munas 6 Muslimat Hidayatullah sebagai bentuk dukungan kepada para perempuan muslimah yang ingin mengenakan hijab tanpa takut diskriminasi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya toleransi dan hak asasi manusia dalam menggunakan simbol keagamaan, termasuk hijab dan berbusana muslimah.
- person


Saat ini belum ada komentar