Musyawarah Wilayah VI Muslimat Hidayatullah Maluku Utara Diharapkan Membawa Kebaikan dan Kontribusi Nyata
- Agenda Berita Dakwah Headline Musyawarah
- calendar_month Kamis, 1 Jan 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
(Ternate, mushida.org) Muslimat Hidayatullah Maluku Utara menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI pada Kamis-Jum’at, 1-2 Januari 2026/ 12-13 Rajab 1447 H, di Asrama Haji Kota Ternate.
Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Peran Muslimah dalam Membangun Pertahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas.”
Tema tersebut menegaskan komitmen Muslimat Hidayatullah dalam memperkuat peran strategis perempuan Muslim sebagai pilar utama ketahanan keluarga dan masyarakat.
Acara pembukaan Muswil VI turut mengundang Dewan Murobbi Wilayah Hidayatullah, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah, Pengurus Yayasan, serta perwakilan berbagai organisasi masyarakat (ormas) wanita Islam, di antaranya BKMT Kota Ternate, Salimah, MT. Cinta Qur’an dan para Pengurus Majelis Taklim Binaan. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah se-Maluku Utara, hal ini menunjukkan kuatnya konsolidasi dan kebersamaan antar pengurus di wilayah.
Musyawarah Wilayah ini juga didampingi oleh Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (Mushida) yang dalam hal ini diwakili oleh Ketua Bidang Organisasi, Ustadzah Wulan Sari. Kehadiran perwakilan Pengurus Pusat diharapkan dapat memperkuat sinergi organisasi serta menegaskan arah gerak dakwah Muslimat Hidayatullah.
Acara Muswil VI secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Maluku Utara, Ustadz Drs. Nasri Bukhori, M. Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran Muslimah dalam membangun ketahanan keluarga sebagai pondasi menuju Indonesia Emas.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Nasri Bukhori menyampaikan penguatan konsep 3M, yakni Membaca, Menguatkan, dan Mendukung. Membaca dapat dilakukan dengan menambah wawasan keilmuan.
“Kedua, Muslimat Hidayatullah harus menguatkan perannya sebagai organisasi pendukung,” imbuhnya.
Yang lebih penting, kehadiran Muslimat Hidayatullah harus membawa kebaikan di tengah-tengah masyarakat, membangun silah ukhuwah, dan berkolaborasi dengan pihak eksternal.
“Seorang muslimah perlu membaca kondisi zaman dan tantangan keluarga dengan cermat, menguatkan nilai-nilai keimanan serta pendidikan dalam keluarga, dan mendukung setiap ikhtiar kebaikan, baik di lingkungan rumah tangga, organisasi, maupun masyarakat luas,” urainya.
“Melalui Musyawarah Wilayah ini, diharapkan Muslimat Hidayatullah mampu melahirkan gagasan dan program yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membangun ketahanan keluarga dan peradaban umat,” ujar Ustadz Nasri dalam sambutannya.
Selain sebagai penetapan Ketua dan Pengurus Wilayah, Muswil Muslimat Hidayatullah Maluku Utara menjadi momentum peneguhan arah perjuangan Muslimat Hidayatullah di bidang dakwah, pendidikan, dan pelayanan umat pada level regional. */PW Mushida Malut
- person


Saat ini belum ada komentar