light_mode
light_mode

Muswil Mushida Sumatera Utara: Pentingnya Peran Muslimah Dalam Mewujudkan Indonesia Emas

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Deli Serdang, mushida.org – Muslimat Hidayatullah Sumatera Utara menyelenggarakan Musyawarah Wilayah VI pada 27 Rajab 1447 H | 16 Januari 2026 M, di Aula Pondok Pesantren Hidayatullah Tg. Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara dengan tema “Meneguhkan Peran Muslimah Dalam Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas.”


Musyawarah Wilayah merupakan forum musyawarah terlengkap di tingkat wilayah yang diselenggarakan sekali dalam lima tahun. Musyawarah Wilayah ini diselenggarakan dalam rangka mendengarkan laporan pertanggungjawaban PW kepada PP, menetapkan ketua dan anggota  Pengurus Wilayah, serta menetapkan keputusan-keputusan lainnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari PD Deli Serdang, PD Medan, PD Binjai, PD Langkat, PD Batubara, PD Tapanuli Tengah, dan PD Berastagi. 

Musyawarah Wilayah ini secara resmi dibuka oleh Ketua DPW Hidayatullah Sumatera Utara, Ustadz Syukron Khairi, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa peran muslimah sangat besar dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas, melalui benteng keluarga yang beriman.

Tema di atas bukan sekadar slogan, tetapi merupakan refleksi atas peran strategis muslimah sebagai madrasah pertama dalam keluarga, pilar ketahanan umat, dan fondasi lahirnya generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. 

Dalam sambutannya, Ibu Ariyati Fathonah, sebagai Ketua PW terpilih Mushida Sumatera Utara menyampaikan bahwa amanah ini adalah amanah yang sangat berat. Tugas kita sebagai ibu adalah madrasah utama untuk anak-anaknya. 

“Bukan sekedar memperbanyak jumlah anak, tapi kita harus punya orientasi harus kita bawa ke mana anak-anak kita. Kita harus punya rencana matang bagaimana seorang ibu harus memaksimalkan diri untuk mengantarkan generasi kita sebagai penyongsong penyongsong peradaban Islam,” ujarnya. 

Ketahanan keluarga yang kokoh akan melahirkan masyarakat yang kuat, dan pada akhirnya berkontribusi nyata dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.

Melalui forum musyawarah ini, diharapkan lahir gagasan, keputusan, dan program-program visioner yang mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus memperkuat peran Muslimat Hidayatullah dalam dakwah, pendidikan, dan pembinaan keluarga secara berkelanjutan.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturrahim Murabbiyah Kaltim: Merawat Al-‘Izzah dan Menjauhi Adz-Dzillah dalam Kaderisasi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    Mushida.org – Majelis Murabbiyah Wilayah (MMW) Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur menggelar kegiatan Silaturrahim Murabbiyah Kaltim pada Ahad, 19 April 2026, secara daring yang diikuti oleh seluruh murabbiyah se-Kalimantan Timur serta seluruh pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Kaltim. Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Murabbiyah dalam Kaderisasi.” Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Anwari Hambali sebagai pemateri utama yang […]

  • Kokohkan Jati Diri, PP Mushida Selenggarakan Webinar Pengayaan Jati Diri Kader Muslimat Hidayatullah

    Kokohkan Jati Diri, PP Mushida Selenggarakan Webinar Pengayaan Jati Diri Kader Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Pengayaan Jati Diri merupakan salah satu program Departemen Perkaderan PP Muslimat Hidayatullah, dengan sasaran peserta secara spesifik ialah para kader alumni Daurah Marhalah Wustha. Sebagaimana yang diketahui, Hidayatullah memiliki enam jati diri yang menjadi khittah, prinsip, identitas dan ciri khas Hidayatullah, yang menjadi rujukan dalam pola gerak, pola tarbiyah dan pola dakwah Hidayatullah selama ini. […]

  • Mencetak Walijah Melalui Halaqah

    Mencetak Walijah Melalui Halaqah

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    KUNCI menjadi seorang Muslim adalah mengucapkan syahadatain (dua kalimat syahadat). Yaitu berucap asyhadu an laa ilaaha illallaah wa asyahadu anna muhammadan rasuulullah. Ketika kalimat tauhid telah dilisankan, setelahnya segala konsekuensi syahadat harus dipenuhi oleh orang beriman.Mulai dari implementasi syahadat yang paling ringan yaitu menyingkirkan gangguan yang menghalangi suatu jalan hingga berperang di jalan agama (jihad […]

  • Profil TK Al-Amin Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    VisiMenjadikan generasi berakhlakul karimah, cerdas, kreatif, dan mandiri MisiMemberikan pendidikan secara integral dalam seluruh aspek tumbuh kembang anakMeletakkan dasar keislaman dan keimanan dengan ikhtiar menuju insan kamilMengasah dan mengembangkan imajinasi anak untuk menjadikan anak kreatif dan inovatif TujuanMendidik anak-anak muslim sehingga mempunyai dasar-dasar keimanan, ibadah, syariah, akhlak, ilmu, dan keterampilan sebagai bekal menuju terbentuknya insan […]

  • KNPK Indonesia Desak Pemerintah Untuk Kendalikan Media Sosial dan Promosikan Gerakan Global Penyimpangan Seksual

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga Indonesia (KNPK Indonesia) bekerja sama dengan Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia (BMIWI) menyelenggarakan Focus Group Discussion “Perlindungan Keluarga Dari Ancaman Gerakan Global Penyimpangan Seksual”, dalam rangka HUT ke-3 sekaligus memperingati Hari Ibu, pada hari Kamis, 14 Desember 2023 di GSG Kompleks DPR Kalibata, Jakarta. Dalam FGD yang dihadiri sejumlah […]

  • Anggota MPR RI Rangkul Mushida Bontang Bangun Bangsa

    Anggota MPR RI Rangkul Mushida Bontang Bangun Bangsa

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar Neni Moerniaeni menilai masih banyak perempuan di Indonesia, terutama di Kota Bontang, Kalimantan Timur belum berdaya. Penilaian itu dilihat dari minimnya partisipasi kaum hawa dalam pembangunan Kota Bontang. Sebab itu, legislator Senayan yang mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bontong itu tidak membuang-buang kesempatan. Ketika bertemu dengan ratusan anggota Muslimat […]

expand_less