light_mode
light_mode

Silaturrahim Murabbiyah Kaltim: Merawat Al-‘Izzah dan Menjauhi Adz-Dzillah dalam Kaderisasi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mushida.org – Majelis Murabbiyah Wilayah (MMW) Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur menggelar kegiatan Silaturrahim Murabbiyah Kaltim pada Ahad, 19 April 2026, secara daring yang diikuti oleh seluruh murabbiyah se-Kalimantan Timur serta seluruh pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Kaltim. Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Murabbiyah dalam Kaderisasi.”

Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Anwari Hambali sebagai pemateri utama yang menyampaikan pentingnya merawat al-‘izzah (kemuliaan) dan menjauhi adz-dzillah (kehinaan) dalam kehidupan seorang kader dakwah.

Dalam materinya, beliau menegaskan bahwa kemuliaan seorang muslim sangat ditentukan oleh kekuatan hubungan dengan Allah. Hal ini merujuk pada firman Allah dalam QS. Ali Imran 112:

“Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang pada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia…”

“Keimanan yang dijaga dalam kondisi sadar dan pilihan akan melahirkan kemuliaan, bukan kehinaan,” ungkap Ustadz Anwari.

Pelajaran dari Kaum Nabi Musa

Kisah kaum Nabi Musa ‘alaihissalam menjadi refleksi penting dalam materi ini. Ketika beriman, mereka menunjukkan keberanian luar biasa di hadapan Fir’aun (QS. Taha 72) dan mendapatkan pertolongan Allah melalui peristiwa terbelahnya laut (QS. Asy-Syu’ara 63).

Namun setelah terbebas dari penindasan, terjadi perubahan orientasi hidup. Dari yang semula fokus pada keimanan dan komitmen perjuangan, sebagian mereka beralih menjadi sibuk dengan urusan konsumsi dan kenikmatan dunia. Mereka meminta makanan yang beragam seperti gandum, sayur, dan bawang sebagaimana disebutkan dalam QS. Al Baqarah 61:

“…mintalah untuk kami apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, mentimunnya, bawangnya…”

Allah menegur mereka dengan pertanyaan yang tajam:
“Apakah kamu meminta sesuatu yang lebih rendah sebagai pengganti yang lebih baik?”

Bahkan mereka diperintahkan, “Ihbitu misran” (turunlah ke suatu negeri), sebagai bentuk konsekuensi dari pilihan orientasi hidup yang menurun.

Ustadz Anwari menjelaskan bahwa inilah hakikat adz-dzillah: ketika hubungan dengan Allah (hablun minallah) mulai terlepas, lalu hati justru terikat dengan urusan dunia.

“Ketika tali kepada Allah dilepas, maka tali dunia akan mengikatnya. Bisa jadi itu harta, kendaraan, atau berbagai kenikmatan yang melalaikan,” jelas beliau.

Refleksi bagi Kader Dakwah

Fenomena ini menjadi pelajaran penting dalam proses perjuangan, termasuk di lingkungan Hidayatullah. Godaan perubahan orientasi sangat nyata—dari semangat keimanan dan dakwah, bergeser menjadi kesibukan pada aspek materi dan kenyamanan hidup.

Jika tidak dijaga, hal tersebut dapat menyeret seorang kader dari posisi al-‘izzah menuju adz-dzillah tanpa disadari.

Penguatan Peran Murabbiyah

Ketua MMW Kaltim, Ustadzah Husnaini Halim, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh peserta, “Tetap jaga semangat sebagai murabbiyah, dan semoga pertemuan ini memberikan pencerahan kepada kita semua dalam menjalankan amanah murabbiyah ini.”

Beliau berharap kegiatan ini menjadi momentum penguatan ruhiyah sekaligus pengokohan peran murabbiyah dalam menjaga arah kaderisasi.

Melalui kegiatan ini, para murabbiyah diharapkan mampu terus menjaga kemuliaan diri dengan memperkuat hablun minallah serta mengoptimalkan perannya dalam membina generasi. Refleksi dari kisah umat terdahulu menjadi pengingat bahwa menjaga orientasi hidup tetap pada keimanan adalah kunci utama dalam meraih kemuliaan dan keberkahan perjuangan.*/Mujtahidah, PW Mushida Kaltim

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjadi Orangtua Yang Ideologis dengan Hikmah

    Menjadi Orangtua Yang Ideologis dengan Hikmah

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2020
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    Muslimat Hidayatullah mengadakan webinar yang bertema Kekuatan Figur Ayah dan Ibu Sebagai Pembentuk Kepribadian Seorang Anak, dalam rangka pra Musyawarah Nasional V Muslimat Hidayatullah pada Sabtu, 28 November 2020 yang berlangsung mulai pukul 15.50. Pemateri kedua, Ust Bachtiar Nasir, Lc., MM mengawali materinya dengan mengungkapkan istilah al-waalid atau al-abu dan al-waalidatu atau al-umm. Istilah tersebut, […]

  • Mushida Bantu Guru Honorer dan Daiyah Pelosok Jabar

    Mushida Bantu Guru Honorer dan Daiyah Pelosok Jabar

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Bisa jadi tak banyak yang ingat dengan Hari Pendidikan yang diperingati setiap 2 Mei. Terlebih dalam situasi work from home di tengah wabah pandemi Covid-19 dimana sektor pendidikan, terutama guru honorer dan daiyah pelosok sebagai penerang kehidupan generasi bangsa juga terdampak secara langsung. Memanfaatkan momentum Hari Pendidikan, BMH menggandeng Muslimat Hidayatullah Jabar berbagi bahagia dengan […]

  • Halaqah Sebagai Wadah Pembinaan Keputrian

    Halaqah Sebagai Wadah Pembinaan Keputrian

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Keputrian adalah salah satu departemen dalam Organisasi Muslimat Hidayatullah, yang berada di bawah koordinasi Ketua Bidang Organisasi. Keputrian Muslimat Hidayatullah menjadi wadah pembinaan anak putri dari usia 7 tahun sampai remaja yang belum menikah. Anggota keputrian Muslimat Hidayatullah terhitung saat usia 17 tahun ke atas dan menjadi titik fokus pembinaan di Keputrian. Wadah pembinaan yang […]

  • Learning on the go TK Yaa Bunayya Hidayatullah Bone

    Learning on the go TK Yaa Bunayya Hidayatullah Bone

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    TK Yaa Bunayya Hidayatullah Bone mengadakan agenda Learning on the go (Belajar dalam Perjalanan) pada hari Jum’at, 20 Oktober 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih otot-otot serta tubuh, melatih ananda tentang adab bertemu dengan orang tua maupun muda, dan juga untuk tadabbur alam. Setiap kelompok akan berjalan kaki dari sekolah melewati perumahan penduduk hingga ke […]

  • Mushida dan Salimah NTT Bersinergi Gelar Seminar Pendidikan

    Mushida dan Salimah NTT Bersinergi Gelar Seminar Pendidikan

    • calendar_month Minggu, 20 Nov 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    KUPANG – Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Provinsi Nusa Tenggara Timur (PW Mushida NTT) menggelar acara seminar pendidikan mengusung tema “Optimalisasi Peran Guru dan Orangtua dalam Mewujudkan Pendidikan Berbasis Tauhid” di Asrama Haji Kabupaten Kupang, NTT, Ahad (20/11/2016). Seminar sehari ini menghadirkan narasumber praktisi pendidikan yang juga pegiat parenting, Mohammad Fauzil Adhim dan dibuka oleh Kepala […]

  • Daurah Marhalah Mushida Kepulauan Riau

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Batam – Muslimat Hidayatullah kepulauan Riau yang berkiprah dalam bidang pendidikan dan dakwah selalu berupaya meningkatkan kualitas para anggotanya. Salah satunya yaitu dengan menggelar Daurah Marhalah Ula dan Wustho di akhir Januari tahun 2022 ini. Diharapkan bagi Muslimat Hidayatullah yang berkecimpung di dunia pendidikan dan dakwah memiliki tambahan ilmu yang memadai dengan mengikuti daurah yang […]

expand_less