light_mode
light_mode

Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Ketahanan Bangsa

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Keluarga merupakan unit terkecil dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat. Keluarga kecil yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak merupakan bagian dari interaksi sosial sehari-hari.

Kemajuan teknologi informasi yang terjadi saat ini menyebabkan keluarga dalam perubahan revolusi. Sehingga keluarga harus memiliki kesiapan dan menjadi bagian dari era 5.0. Society 5.0 adalah suatu konsep sosial yang berpusat pada manusia (human-centered) dan berbasis teknologi (technology based).

Demikian dituturkan oleh Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si pada Seminar Ketahanan Keluarga yang menjadi rangkaian acara Rapat Kerja Nasional Muslimat Hidayatullah pada 6/3/2022 di Aula Gedung Dakwah, Cipinang, Jakarta. Seminar tersebut dilaksanakan secara daring dan luring.

“Kita harus memanfaatkan zaman teknologi dan informasi tanpa harus merusak kehidupan sosial dan harus hati-hati terhadap dampak negatifnya. Untuk itu, keluarga harus memiliki ketahanan,” ucap Profesor dan dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) ini yang memberikan materi secara daring.  

Tantangan pembangunan keluarga di antaranya yaitu, terperangkap pada teknologi digital dan sosial media yang mengubah keseimbangan hidup, konten pornografi serta penyimpangan sosial dan seksual, dan ketidakmampuan keluarga menangani perubahan.

“Agar keluarga memiliki ketahanan maka perlu memenuhi seluruh komponen, peran, fungsi, dan tugas sepanjang kehidupannya,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, narasumber berikutnya Ketua Umum PP Mushida, Hani Akbar, S.Sos.I menyebutkan bahwa ibu sebagai pilar ketahanan keluarga harus mempersiapkan bekal keteladanan, ilmu agama dan pengetahuan, pola komunikasi, kreatifitas dan keterampilan.

Dari keluarga, seorang anak mendapatkan keteladanan. Sekolah merupakan sistem dan proses yang berorientasi pada nilai kejujuran. Masyarakat, proaktif mendukung dengan mengontrol karakter jujur.

“Untuk itu dibutuhkan niat ikhlas, mengantarkan anak untuk bersikap jujur, menjaga amanah, dan semangat belajar. Profil seorang ibu, tenang dan tidak berburu-buru, lembut, memiliki hati yang penyayang, dan memilih jalan yang termudah,” terangnya.

Seminar Ketahanan Keluarga sebagai rangkaian Rakernas. Rakernas yang dilaksanakan pada 2-3 Sya’ban 1443 H/5-6 Maret 2022 ini, dihadiri oleh Pengurus Pusat Mushida, Pengurus Inti Wilayah Mushida 34 Provinsi, dan Kepala PAUD/TK Kampus Utama Hidayatullah.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Wanita Berkalung Sorban

    Bukan Wanita Berkalung Sorban

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Kita bukan wanita berkalung sorban yang menuntut kesetaraan. Kita adalah wanita Muslimah dengan gamis dan jilbab panjang yang sedang menempuh pendidikan dengan doa dan harapan bisa turut berperan dalam membangun peradaban.

  • Peneliti ISA: Peduli Baitul Maqdis Bukti Iman yang Menyala

    Peneliti ISA: Peduli Baitul Maqdis Bukti Iman yang Menyala

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Mementingkan urusan sekaligus mencintai Baitul Maqdis adalah indikasi keimanan yang menyala dalam jiwa orang beriman. Hal itu ditegaskan oleh Santi WE. Soekanto, peneliti Institut Al-Aqsha untuk Riset Perdamaian (ISA) dalam paparannya saat Talk Show yang digelar di Balikpapan, beberapa waktu lalu. “Beriman kepada Allah berarti mementingkan, mencintai, dan memikirkan tempat-tempat yang dipentingkan, dicintai, dan dipikirkan […]

  • PP Mushida Ikuti Festival Halal Indonesia

    PP Mushida Ikuti Festival Halal Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 17 Des 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Festival Halal Indonesia (FHI), di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Gelaran yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 BPJPH ini berlangsung pada Rabu-Jumat, 14-16 Desember 2022.   Dalam Pembukaan Festival Halal Indonesia 2022 tersebut turut hadir duta besar perwakilan dari berbagai […]

  • PP Mushida Hadiri Seminar Keluarga Yang Diselenggarakan PBKM (Pusat Belajar Keluarga Madani)

    PP Mushida Hadiri Seminar Keluarga Yang Diselenggarakan PBKM (Pusat Belajar Keluarga Madani)

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Bogor, mushida.org)Sebuah lembaga yang fokus pada perempuan dan keluarga PBKM (Pusat Belajar Keluarga Madani) menyelenggarakan seminar keluarga dengan tema “Menguatkan Ketahanan Keluarga Bersama Gen Z” di Pesantren Darul Qur’an Mulia Gunung Sindur Bogor, pada 16 Dzulhijjah 1445 H/23 Juni 2024. Dr. Aan Rohanah sebagai Ketua PKBM dalam sambutannya sekaligus Keynote Speaker mengatakan bahwa salah satu […]

  • Ketua Umum PP Mushida Serukan Peran Strategis Muslimat Hidayatullah

    Ketua Umum PP Mushida Serukan Peran Strategis Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushid.org) Musyawarah Nasional (Munas) VI Muslimat Hidayatullah (Mushida) resmi dibuka di Gedung DPR RI, Kamis, 6 Jumadil Akhir 1447 (27/11/2025) dengan kehadiran pengurus dari 37 provinsi dan ratusan pengurus daerah (PD) yang telah tersebar di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Mushida, Ustadzah Hani Akbar, S.Sos.I., M.Pd., menyampaikan berbagai refleksi strategis […]

  • Membaca Syarat Mutlak Syahadat

    Membaca Syarat Mutlak Syahadat

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (5) GEMETAR tubuh beliau menuruni bukit Tsur. Dekapan kuat malaikat Jibril yang menyerupai manusia masih beliau rasakan. Ayat-ayat suci kalam Allah yang baru diterimanya melalui malaikat Jibril memerintahkannya untuk membaca. Beliau […]

expand_less