light_mode
light_mode

Muslimat Hidayatullah Peserta KUII VII Tahun 2020 di Bangka Belitung

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BABEL – Organisasi wanita Islam perempuan pendukung Hidayatullah, Muslimat Hidayatullah (Mushida) menjadi peserta aktif Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII Tahun 2020 yang diwakili oleh Ketua Umum Reni Susilawati dan Sekretaris Jenderal Leny Syahnidar Djamil yang digelar di  Novotel Bangka Hotel and Convention Centre, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung selama 4 hari  Rabu-Sabtu, 26-29 Februari 2020.
Kongres besar yang digelar oleh Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Pusat (DP MUI Pusat) tersebut membahas berbagai masalah yang menyangkut umat, bangsa, dan negara. Melalui forum kongres tersebut diharapkan akan dapat dihasilkan berbagai usul dan solusi untuk menyelesaikan berbagai masalah dan tantangan yang dihadapi oleh umat dan bangsa Indonesia.
Adapun tema Kongres Umat Islam Indonesia VII Tahun 2020 ini adalah Strategi Perjuangan Umat Islam Indonesia Untuk Mewujudkan NKRI yang Maju, Adil dan Beradab. 
Dari KUII VII 2020 ini secara umum bertujuan terwujudnya kualitas umat terbaik (khaira ummah) dalam lima gatra, yaitu aspek politik, ekonomi, hukum, pendidikan-kebudayaan, dan kehidupan beragama dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan dunia sebagai manifestasi dari Islam Wasathiyah dan rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamiin).
Selain itu, KUII ke-VII 2020 ini juha diharapkan semakin meneguhkan Kiblat Bangsa sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa yang termaktub dalam Pembukaan (Mukadimah) dan pasal-pasal UUD NRI Tahun 1945 serta ajaran Islam.
Dalam Kongres ini membahas serta merumuskan design dan strategi pemaksimalan peran umat Islam sebagai subjek dalam berbagai bidang kehidupan terutama dalam bidang ekonomi, politik, hukum, pendidikan dan budaya dalam menyelami era revolusi industri 4.0. Juga menyoroti pentingnya pelibatan umat Islam di bidang ekonomi, politik, budaya, keagamaan serta pemantapan manifestasi peran terbaik umat Islam dalam menjaga keluhuran agama dan mengelola negara
Selain itu, KUII ini juga menargetkan upaya menguatnya harmoni pergerakan umat Islam Indonesia dalam mengawal kiblat bangsa agar arah pembangunan nasional senantiasa sesuai dengan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
KUII juga menargetkan semakin terkonsolidasinya peran umat Islam lintas sektoral dalam mewujudkan kemaslahatan umat dan bangsa dalam aspek politik kebangsaan, ekonomi, hukum, pendidikan-kebudayaan, dan kehidupan beragama dalam bingkai spirit Islam Wasathiyah.
Selain daripada itu, KUII 2020 ini diharapkan akan lahirnya suatu design strategi perjuangan umat Islam Indonesia yang terbaik seiring dengan perkembangan zaman era digital yang ditandai dengan realita disrupsi dan pergeseran norma.
Kongres Umat Islam Indonesia VII 2020 ini mengupas beragam materi seperti membahas problematika, cita-cita dan strategi politik kebangsaan kontemporer umat Islam, mengurai problematika, serta revitalisasi cita-cita dan strategi ekonomi dalam Penguatan arus baru ekonomi umat Islam dalam era revolusi industri 4.0.
Juga membedah problematika, cita-cita dan strategi revitalisasi penegakan hukum secara adil, konsekwen, dan dalam system, produk hukum, maupun kelembagaan, problematika, cita-cita dan strategi penguatan pendidikan dan kebudayaan yang kompetitif namun tetap berkepribadian Indonesia.
KUII juga membahas problematika, cita-cita dan strategi serta komitmen kehidupan beragama umat yang mencerahkan, penuh keteladanan, moderat, dan produktif terhadap nilai-nilai kebaikan dan kemajuan. Serta membahas problematika, cita-cita dan strategi filantropi Islam dan rumusan Deklarasi Bangka Belitung. 
Peserta Kongres Umat Islam Indonesia VII 2020 berjumlah 800 orang, dengan komposisi 750 peserta utusan dan 50 observer, terdiri dari Pengurus MUI Pusat, unsur wakil-wakil Ormas Islam tingkat pusat, unsur MUI provinsi se Indonesia, unsur pondok pesantren, unsur perguruan tinggi dan lembaga riset, unsur lembaga filantropi Islam, unsur Organisasi Kepemudaan Islam, unsur perwakilan negara luar, unsur kalangan profesional bidang pendidikan, dakwah, ekonomi, dan peneliti, tokoh perorangan baik dari kalangan ulama, zuama, cendekiawan, dan lain-lain. 
  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PP Muslimat Hidayatullah Hadiri Hari Lahir PII Wati ke-58 Tahun: PII Wati sebagai Identitas Perempuan Berkarya dan Berdampak

    PP Muslimat Hidayatullah Hadiri Hari Lahir PII Wati ke-58 Tahun: PII Wati sebagai Identitas Perempuan Berkarya dan Berdampak

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) PII Wati adalah Badan Otonom PII yang didirikan di Yogyakarta pada 1947 yang khusus melakukan pembinaan pelajar putri. Pada awalnya gagasan Korps PII Wati lahir di Training Centre (TC) Keputerian PII se-Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 20-28 Juli 1963 di Surabaya. Dalam perkembangan selanjutnya, Korps PII Wati semakin mandiri. Pengurus Korps PII wati tidak lagi […]

  • Silaturrahim PW Mushida Kaltim ke Tanah Grogot

    Silaturrahim PW Mushida Kaltim ke Tanah Grogot

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2001
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Begitu ada peluang,langsung dimanfaatkan, begitulah ibaratnya. Ceritanya; setiap kali rapat pengurus PW Kaltim, selalu saja ada rencana kunjungan ke daerah. Masalahnya adalah, banyak pengurus PD yang terlambat memberikan responnya kalau kami menanyakan sesuatu, begitu keluh ketua PW. Ini membuat pengurus PW bingung, apa sebenarnya yang menjadi masalah di daerah. Akhirnya, tak ada jalan […]

  • Rakerwil Muslimat Hidayatullah Bali Perkuat Konsolidasi dan Kemandirian Organisasi

    Rakerwil Muslimat Hidayatullah Bali Perkuat Konsolidasi dan Kemandirian Organisasi

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Denpasar, mushida.org) — PW Muslimat Hidayatullah Bali menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Sabtu, 2 Mei 2026/14 Dzulqa’dah 1447 H di Kampus Madya Hidayatullah Denpasar, Bali. Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta yang terdiri atas Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Bali, Majelis Murobbiyah Wilayah, dan Pengurus Daerah. Rakerwil menjadi forum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus […]

  • Muswil Jambi: Siap Bangun Soliditas Untuk Jalankan Program Organisasi

    Muswil Jambi: Siap Bangun Soliditas Untuk Jalankan Program Organisasi

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

      Muslimat Hidayatullah berperan penting dalam melahirkan kader-kader berkualitas dan membina keluarga Qur’ani. Hal tersebut diungkapkan oleh Aidil Abror Rams S. Sos. I., Ketua DPW Hidayatullah Jambi dalam membuka acara Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah Jambi pada Jum’at, 12 Februari 2021/30 Jumadil Akhir 1442 H. Acara yang bertempat di Kampus Madya Hidayatullah Muaro Jambi ini dihadiri […]

  • Andai Bisa Terulang, Takkan Kulepaskan…

    Andai Bisa Terulang, Takkan Kulepaskan…

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IZINKAN aku membagi sebuah kisah, tentang seorang gadis kecil yang tegar, yang ketegarannya membuatku malu dan banyak mengambil teladan darinya. Sejak kecil hingga sampai pada usia dewasa saat ini; aku telah banyak melakukan kesalahan dan kebodohan yang membawaku pada penyesalan demi penyesalan. Sebagai manusia, yang tak luput dari salah. Tapi sungguh, “melepaskan” tangannya adalah hal […]

  • Peringati HSJD: Mushida Luwu Utara Bagikan Jilbab Untuk Muslimah Muallaf

    Peringati HSJD: Mushida Luwu Utara Bagikan Jilbab Untuk Muslimah Muallaf

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Hari Solidaritas Jilbab Dunia (HSJD) yang diperingati setiap bulan September merupakan hari di mana kita sebagai umat Islam menunjukkan rasa kepedulian dan solidaritas kepada saudara seiman kita di belahan bumi lain yang mendapatkan perlakuan tidak baik karena menggunakan dan mempertahankan hijabnya. Selain itu, sebagai bentuk kebanggaan dan kesatuan umat Islam, khususnya muslimah di dunia. Salah […]

expand_less