light_mode
light_mode

TK Islam Waladun Sholih Palopo Binaan Mushida Terus Eksis

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TK Islam Terpadu Waladun Sholih Palopo, Sulawesi Selatan, terus eksis dan mengalami pertumbuhan signifikan.

“Alhamdulillah, saat ini mushida palopo telah mengelola lembaga pendidikan formal yakni TK islam Terpadu (TKIT) Waladun Sholih,” kata Ketua PD Mushida Palopo Jumrah Nurul Fadhilah, S.Pd.I

Menurut Jumrah, pemerintah setempat dan masyarakat sangat menyambut baik atas berdirinya TKIT di kompleks pesantren Hidayatullah tersebut.

“Hal ini dapat terlihat dari semangat dan antusias masyarakat akan pentingnya sebuah pendidikan Usia Dini Khususnya dalam penanaman nilai nilai pengetahuan umum, penanaman aqidah tauhid dan akhlaqul karimah bagi seorang anak,” jelas Jumrah.

Dia menjelaskan, peran serta tokoh masyarakat dan pemerintah dalam hal ini sangat menentukan kesinambungan aktivitas lembaga pendidikan ini di mana dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajarnya lebih banyak bersifat sosial dari pada bersifat komersial.

“Artinya, para siswa-siswi yang akan belajar lebih diutamakan  bagi mereka yang kurang mampu meskipun tetap menerima  bagi mereka yang kemampuan ekonominya lebih mapan,” jelasnya.

TKIT waladun Sholih didirikan di atas tanah yayasan Hidayatullah yang seluas 2000 m2 yang  didirikan tahun 2004 silam oleh Almarhum Ibu Aisyah Amir dan ketika beliau di pindah tugas maka dilanjutkan oleh ibu Miftahussa’adah dan sekarang Ibu Nirwana yang melanjutkan perjuangan ini.

TKIT Waladun Sholih terus meningkatkan diri juga mengalami perkembangan karena tempat TKIT Waladun Sholih berada di pinggiran kota namun jumlah muridnya Alhamdulillah jumlah muridnya sekitar 30-40 orang. Sementara TK yang di tengah kota saja kadang jumlah muridnya cuma sekitar 20 orang bahkan terkadang ada yang kurang dari 20 orang.

“Sehingga terkadang ada guru TK yang kaget kalau dengar jumlah murid TKIT Waladun Sholih lebih banyak dari jumlah muridnya. Dan Alhamdulillah rata–rata alumni TKIT Waladun Sholih cerdas, kreatif dan berakhlaqul karimah,” kata Jumrah sambil membeberkan sejumlah keunggulan lembaganya.
           
TKIT Waladun Sholih saat ini dipimpin oleh Kepala Sekolaha, Ibu Nirwana dan gurunya 4 orang yakni Hasirah, Risdah, Sumriana dan Nurbayani. Sedangkan jumlah muridnya 35 orang yang dibagi dalam 2 kelas yaitu kelas A dan kelas B.

Guru TKIT Waladun Sholeh mempunyai tujuan dalam mendidik siswa-siswi yakni mendampingi siswa-siswi dalam pembentukan akhlaqul karimah, mendampingi siswa-siswi menjadi pembelajar sepanjang hayat, mengoptimalkan stimulisasi dalam pembentukan SQ, IQ, EQ, dan CQ sejak dini.

Selain itu, memiliki sikap ilmiah dengan ciri-ciri: peneliti, berani bereksperimen, dapat menyimpulkan dan mempresentasikaan secara sederhana sesuai dengan perkembangannya.

TKIT Waladun Sholeh bercita-cita untuk mewujudkan generasi Qur’ani yang berakhlaqul karimah, cerdas, aktif, kreatif, inovatif dan mandiri.

Untuk mencapai cita-cita itu maka Mushida Palopo bersama orangtua mendidik dan mengasuh siswa-siswi menjadi orang yang bertauhid, bertanggung jawab dan memiliki kemampuan sebagai pembelajar mandiri.

Juga menyelenggarakan sekolah secara holistik  dan memberikan stimulasi kecerdasan yang mengintegrasikan IQ (Intelegensi), EQ (emosi), SQ (spiritual), dan CQ (Creatifitas).

Para guru TKIT Waladun Sholeh yang kesemuanya merupakan anggota Mushida Palopo menargetkan bahwa semua anak yang yang berada di sekitar lingkungan pesantren Hidayatullah khususnya bagi mereka yang dari kalangan ekonomi menengah ke bawah agar dapat menikmati pendidikan Usia Dini secara layak dan sempurna.

Kemudian menciptakan hubungan komunikasi yang baik antara  orang tua murid  dan guru sehingga terbangun sebuah emosional pendidikan baik di sekolah maupun dalam lingkungan keluarga. Memadukan adanya dua kurikulum Pendidikan Nasional dan kurikulum pendidikan tauhid.
       
“Mushida Palopo bersama orang tua siswa mengadakan pengajian dua kali dalam satu bulan sekali dalam satu bulan pengajiannya digilir dari rumah kerumah orang tua siswa guna mempererat tali silaturrahim antara mushida,guru dan orang tua siswa,” tandas Jumrah. (ybh/hio)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelatihan Pemberdayaan Muslimat PP Mushida, Resmi Dibuka

    Pelatihan Pemberdayaan Muslimat PP Mushida, Resmi Dibuka

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Pemberdayaan muslimat adalah upaya pencerdasan muslimat hingga mampu berperan menyempurnakan seluruh kewajiban dari Allah SWT. Pemberdayaan muslimat harus didukung oleh lembaga atau organisasi, sebagai wadah tempat lahirnya program–program kerja yang berbasis kemandirian muslimat. Salah satu indikator kemandirian muslimat adalah mampu mengatur perekonomian keluarganya. “Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah […]

  • PP Mushida Terima Kunjungan PB Wanita Al-Irsyad

    PP Mushida Terima Kunjungan PB Wanita Al-Irsyad

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    (Jakarta, Mushida.org) Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Besar Wanita Al-Irsyad di Kantor PP Muslimat Hidayatullah, Cipinang, Jakarta pada 17 September 2025. Dalam sambutannya, Ketua Umum PP Mushida, Hani Akbar, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kedatangan PB Wanita Al-Irsyad. Beliau menjelaskan bahwa Muslimat Hidayatullah merupakan organisasi pendukung Hidayatullah yang memiliki […]

  • Tangguh, Annisa Sulbar “On” Sejak Jam 3 Dini Hari!

    Tangguh, Annisa Sulbar “On” Sejak Jam 3 Dini Hari!

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2014
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Menyadari beratnya orangtua memberikan pendidikan yang baik, juga mengimbangi pengawasan kepada anak putrinya yang juga harus bisa memberikan solusi terhadap kesalahan yang dilakukan remaja putrinya. Upaya meningkatkan kualitas keilmuan remaja putri dan sadar akan sisi negatifnya efek era globalisasi, Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Hidayatullah Departemen An-Nisa Sulawesi Barat mengadakan Training An-Nisa Angkatan ke-2. Bertempat di […]

  • Mushida Bantu Guru Honorer dan Daiyah Pelosok Jabar

    Mushida Bantu Guru Honorer dan Daiyah Pelosok Jabar

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Bisa jadi tak banyak yang ingat dengan Hari Pendidikan yang diperingati setiap 2 Mei. Terlebih dalam situasi work from home di tengah wabah pandemi Covid-19 dimana sektor pendidikan, terutama guru honorer dan daiyah pelosok sebagai penerang kehidupan generasi bangsa juga terdampak secara langsung. Memanfaatkan momentum Hari Pendidikan, BMH menggandeng Muslimat Hidayatullah Jabar berbagi bahagia dengan […]

  • Muslimah Paham Hukum di Era Digital

    • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Dalam era arus informasi dan teknologi yang masif saat  ini, semua lini masyarakat termasuk para muslimah harus cerdas dan paham akan koridor hukum ketika berkomunikasi khususnya di media sosial. Karena dampak media sosial jika tidak dikelola dengan baik, akan menimbulkan masalah sosial termasuk hukum. Sumber Daya Insani PP Muslimat Hidayatullah menginisiasi kegiatan Webinar dengan tema […]

  • Rapat Kerja Nasional Mushida Resmi Dibuka

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muslimat Hidayatullah merupakan forum strategis yang memiliki peran penting dalam perjalanan organisasi. Melalui Rakernas, dilakukan proses sinkronisasi program antara Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah, serta unit-unit pendidikan seperti PAUD Kampus Induk dan Kampus Utama, sehingga tercipta kesinambungan dan keselarasan gerak organisasi secara nasional. Rakernas Muslimat Hidayatullah resmi dibuka pada 6 April 2026 […]

expand_less