light_mode
light_mode

Muslimat Hidayatullah Tolak RUU Kesetaraan Gender

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MUSHIDA.ORG —  Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), demikian kedudukan antara pria dan wanita di dalam Islam sebagaimana ditetapkan Allah dalam al-Quran. Karena itulah kelebihan pria atas wanita tidak bisa disamakan atau disetarakan.

Pernyataan ini disampaikan oleh organisasi Muslimat Hidayatullah dalam sebuah rilisnya yang dikirim ke kantor redaksi Senin (23/04/2012) siang.

Pernyataan sikap Muslimat Hidayatullah (Mushida) disampaikan gune mengkritisi Rancangan Undang-Undang Kesetaraan Gender (RUU KKG) yang kini berada di tangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Selanjutnya, Mushida juga mengutip defenisi keluarga menurut UU Perkawinan 1974,  di mana suami adalah kepala keluarga (pasal 31 ayat 3) dan berkewajiban memenuhi keperluan hidup berumahtangga termasuk pemenuhan nafkah, perlindungan (pasal 34 ayat 1). Sehingga sebagaimana termaktub di atas suami dan istri mempunyai tanggung jawab yang tidak sama baik dalam urusan yang berhubungan dengan anak  atau dalam urusan lain dalam keluarga.

Mengingat banyaknya kerawanan dalam RUU ini, maka Mushida secara tegas menolak keberadaan RUU ini yang dinilai akan mengancam keluarga Muslim yang secara hukum sudah terwakili dalam UU Perkawinan. Termasuk menyangkut kekerasan dalam rumah tangga (KDTR) atau perlakuan diskriminatif lainnya.

Karenanya, Mushida menilai, keberadaan RUU KKG ini tidak penting dan tak dibutuhkan.

“Bahwa di dalam melaksanakan kehidupan berkeluarga, bermasyarakat  sudah ada Undang Undang  no 1 tahun 1974 tentang  Perkawinan,” demikian tulisnya dalam rilis pers nya.

“Bahwa dalam menjamin hak setiap orang untuk bebas dari perlakuan diskriminasi sudah ada UU no 7 tahun 1984 tentang penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan.”

Menanggapi beberapa pasal dalam RUU ini, organisasi perempuan Hidayatullah  ini juga memberikan tanggapan.

Di antaranya adalah pasal  12 a. dalam RUU KKG yang berbunyi, “Memasuki jenjang perkawinan memilih suami atau istri secara bebas.”

Menurut Mushida, “Jika pasal ini diundangkan, maka perempuan boleh menikah sesama jenis ataupun juga laki laki boleh menikah sesama jenis, dan ini dilindungi oleh hukum. Atau, jika seorang gadis ingin dinikahkan dengan idamannya, walaupun berbeda keyakinan, maka demi hukum, orangtuanya tidak berhak mencegah anak gadisnya.”

Selain itu, juga Pasal 15 f dalam RUU KKG yang berbunyi “Memenuhi tanggung jawab yang sama sebagai orang tua dalam urusan yang berhubungan dengan anak.”

Menurut Mushida, dalam sebuah keluarga menurut UU Perkawinan, suami adalah kepala keluarga (pasal 31 ayat 3) dan berkewajiban memenuhi keperluan hidup berumahtangga termasuk pemenuhan nafkah, perlindungan (pasal 34 ayat 1).

“Sehingga sebagaimana termaktub di atas suami dan istri mempunyai tanggung jawab yang tidak sama baik dalam urusan yang berhubungan dengan anak  atau dalam urusan lain dalam keluarga.”

Pasal-pasal RUU KKG, dinilai Mushida banyak tidak sesuai dengan  UU no 1 tahun 1974 tentang perkawinan.

Berdasarkan pertimbangan  di atas maka Muslimat Hidayatullah melalui Reni Susilowati (Ketua) dan Amalia  Husna  Bahar (Sekjen)  menolak adanya RUU KKG ini karena sebagaian atau keseluruhan pasal-pasalnya tidak sesuai dengan ajaran prinsip prinsip agama dalam berkeluarga.* (Republika)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PW Mushida Sulbar Bagikan 1000 Jilbab Pada Hari Solidaritas Hijab Internasional

    PW Mushida Sulbar Bagikan 1000 Jilbab Pada Hari Solidaritas Hijab Internasional

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Mamuju, mushida.org) Pengurus wilayah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Sulawesi Barat bagikan 1000 jilbab pada Hari Solidaritas Hijab Internasional. International Hijab Solidarity Day atau hari solidaritas hijab sedunia, bagi Mushida adalah momen penting untuk adakan kegiatan di tengah masyarakat dengan berbagi jilbab. Dilaksanakan secara serentak di kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu, Majene dan Polman pada Senin, 4 […]

  • Seminar Kemandirian Finansial dan Integritas Diri Keputrian Muslimat Hidayatullah

    Seminar Kemandirian Finansial dan Integritas Diri Keputrian Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Depok, mushida.org – Sebagai seorang muslimah di masa kini, kita tidak hanya dituntut untuk berakhlak mulia namun juga cerdas dalam mengelola keuangan. Dengan akhlak yang baik kita akan memiliki arah hidup yang benar. Dengan kecerdasan finansial, kita akan menjadi muslimah mandiri dan berdaya. Dalam rangka gebyar Munas 6, Keputrian Muslimat Hidayatullah menggelar Seminar Kemandirian Finansial […]

  • Tingkatkan Kompetensi Muallimat, Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Pelatihan Guru Mengaji DKI Jakarta

    Tingkatkan Kompetensi Muallimat, Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Pelatihan Guru Mengaji DKI Jakarta

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Peradaban Islam adalah peradaban yang dibangun dengan Al-Qur’an. Al-Qur’an harus menerangi rumah seperti halnya yang dilakukan sahabat Rasulullah Mushab bin Umair terhadap penduduk Yatsrib. Saat ini, Islam mungkin telah sampai di rumah-rumah kaum muslimin, tetapi eksistensi Islam itu lemah karena belum menjadi sebuah gerakan yang terbimbing dan terpimpin. Grand MBA bukan sekedar program […]

  • Semarakkan HSJD 2026, Mushida DIY-Jateng Bagian Selatan Gaungkan Hijab sebagai Pilar Kemuliaan

    Semarakkan HSJD 2026, Mushida DIY-Jateng Bagian Selatan Gaungkan Hijab sebagai Pilar Kemuliaan

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Yogyakarta — Muslimat Hidayatullah (Mushida) DIY-Jateng Bagian Selatan menyemarakkan Hari Solidaritas Jilbab Dunia (HSJD) 2026 dengan mengusung tema “Muslimah Berhijab: Wujud dari Ketaatan, Pilar Kemuliaan.” Rangkaian kegiatan HSJD 2026 digelar sepanjang September 2026 di berbagai titik di wilayah DIY-Jateng Bagian Selatan. Sebanyak 9 daerah di antaranya PD Sleman, PD Kebumen, PD Sukoharjo, PD Bantul, PD […]

  • Training Aqidah dan Marhalah Ula Annisa Hidayatullah Sumut

    Training Aqidah dan Marhalah Ula Annisa Hidayatullah Sumut

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    HIDORID — Ratusan anggota Annisa Hidayatullah, organisasi pelajar remaja putri yang berada di bawah koordinasi Muslimat Hidayatullah, mengikuti kegiatan bertajuk “Training Aqidah dan Marhalah Ula”, yang diselenggarakan di Komplek Hijau Pondok Pesantren Hidayatullah Medan, Sumatera Utara,  17-18 Desemer 2013 lalu. Kegiatan yang berlangsung semarak dengan menghadirkan pembicara kondang ini mengangkat tema “Be Good Muslimah Forever […]

  • Menjadi Hamba yang Pandai Bersyukur

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Part I Beberapa tahun silam, sembari mengemil sebatang cokelat, jemariku berselancar di atas layar smartphone. Saat membuka aplikasi YouTube, podcast wawancara Deddy Corbuzier dengan Syekh Ali Jaber (Allahu Yarham) yang ditayangkan di kanal YouTube Deddy langsung muncul di bagian paling atas berandaku. Podcast tersebut cukup viral pada saat itu. Telah ditonton sebanyak 11 juta kali […]

expand_less