light_mode
light_mode

Mengikuti Sunnah Pasti Menang!

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MASIH ingatkah kisah perang Uhud yang menurut hasil perang dimenangkan kaum musyrikin? Ya, dari  perang tersebut, memang banyak para tentara Islam syahid di medan laga, diantaranya; Hamzah. Juga Mush’ab bin ‘Umair radhiyallahu anhuma.

Jika kita menilai dari hasil perang, maka benar kalau kita mengatakan bahwa kaum musyirikinlah yang memenangi peperangan Uhud tersebut.

Tetapi, jika kita melihat bagaimana penyesalan kaum muslimin yang kala itu telah melanggar perintah Rasul-Nya, lantas mereka instropeksi dan mengatur strategi peperangan selanjutnya agar mereka kembali memenangkan pertempuran pertempuran di masa selanjutnya, maka secara proses dan strategi global kaum muslimin tidaklah mengalami kekalahan mutlak.

Peristiwa perang Uhud adalah sebuah momentum besar ‘menyadarkan kembali’ para mujahid kala itu untuk selalu taat kepada perintah Rasul Nabiyulah Muhammad Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam (SAW) dalam keadaan apapun.

Perselisihan diantara kaum muslimin (apalagi di saat perang) seringkali terjadi. Namun proses penyadaran dari sebuah kesalahan dan diikuti dengan usaha sungguh-sungguh memperbaiki diri adalah salah satu akhlaq yang mulia. Dan, itulah hakekat dari sebuah kemenangan.

Biidznillah, kaum muslimin di peperangan selanjutnya kembali memenangi peperangan dengan hasil gilang gemilang. Lihatlah diantaranya peristiwa perang jaman Khalifah Abu Bakar Radhiyallaahu ‘anhu (RA).

Alkisah,  setelah Rasulullah wafat, kesedihan melanda kaum muslimin, muncul nabi nabi palsu, banyak kabilah Arab yang tidak mau membayar zakat, kota Madinah ibu kota negara Islam terancam keamanannya.

Saat itu Abu Bakar RA memerintahkan pasukan Usamah bin Zaid (pasukan yang dibentuk Rasulullah sebelum beliau wafat ) untuk memerangi kabilah Arab di daerah perbatasan Syam karena telah memerangi kaum muslimin bersama dengan tentara Romawi.

Pada waktu itu masih banyak dari sahabat yang tidak menyetujui keputusan Abu Bakar. Mereka berpendapat bahwa pasukan Usamah sebaiknya tidak maju ke medan perang tapi untuk memperkuat pertahanan kota Madinah saja.

Sebagian lagi berpendapat lain. Jika pasukan Usamah harus tetap maju berperang, maka pimpinan perang harus diganti karena Usamah masih terlalu muda.

Masya Allah, tapi Abu Bakar telah mengetahui rahasia kemenangan. Ia lantang berkata: “ Apakah aku mengganti sebuah bendera (sebuah pasukan), yang telah dikibarkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam?”.

Biidznillah, pasukan Usamah bin Zaid memenangkan pertarungan. Kabilah Arab langsung tunduk patuh kepada khalifah Islam. Pasukan Islam menang.

Hikmah kekalahan perang Uhud serta kemenangan pasukan Usamah bin Zaid adalah sepenggal kisah yang mengabarkan kepada kita bahwa jika kita mengikuti jalan sunnah, taat pada perintah Rasul-Nya, maka dengan izin Allah kemenangan pastilah bisa kita raih.

Persoalan kita sekarang, ummat Islam masih terpuruk. Sering berselisih untuk hal-hal sepele, masing-masing merasa kelompoknya yang paling benar, satu sama lain suka berkelahi.

Sehingga, energi kita habis untuk menyelesaikan masalah-masalah dunia semata, ditambah lagi tidak ada figur pemimpin yang tegas menyuarakan kita kembali ke jalan Sunnah untuk memenangkan Islam diatas agama lainnya seperti zaman kenabian dan sesudahnya.

Jika pun ada pemimpin, tapi itu masih sedikit dan belum didukung oleh sebuah kekuatan. Jadi,  pantas jika kaum muslimin belum banyak berpengaruh memperbaiki sistem pemerintahan, keadaan lingkungan sosial budaya kita. Karena saat ini kaum muslimin belum memenangkan pertarungan. Astaghfirullah.

______
*) LENY SYAHNINDAR, penulis adalah Sekjen PP Muslimat Hidayatullah

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Melahirkan Kader Hantu

    Jangan Melahirkan Kader Hantu

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Timika, Papua) Ba’da subuh Waktu Indonesia Timur, kelas wustha ummahaat Muslimat Hidayatullah yang digelar di kampus Hidayatullah Timika bergemuruh. Bukan karena hujan deras ataupun gempa bumi, tapi karena suara, motivasi, dan evaluasi membangun yang disampaikan oleh seorang kader militan Hidayatullah. Ialah Ustadz Sudirman Ambal yang menyebabkan gemuruh di ruang kelas tersebut. Seorang kader yang telah […]

  • Muslimat Hidayatullah Tingkat Pusat Mengikuti Rakernas Hidayatullah

    Muslimat Hidayatullah Tingkat Pusat Mengikuti Rakernas Hidayatullah

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Jakarta, mushida.org — DPP Hidayatullah menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional pada 12-14 Januari 2025/23-25 Rajab 1447 H di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Cipinang, Jakarta Timur. Kegiatan strategis ini dihadiri, dari 38 provinsi terdiri atas jajaran pengurus pusat, wilayah, organisasi pendukung, badan usaha, perwakilan amal usaha, badan Hidayatullah dari seluruh Indonesia. Pembukaan acara Rakernas diikuti oleh 25 […]

  • Pelatihan Pemberdayaan Muslimat PP Mushida, Resmi Dibuka

    Pelatihan Pemberdayaan Muslimat PP Mushida, Resmi Dibuka

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Pemberdayaan muslimat adalah upaya pencerdasan muslimat hingga mampu berperan menyempurnakan seluruh kewajiban dari Allah SWT. Pemberdayaan muslimat harus didukung oleh lembaga atau organisasi, sebagai wadah tempat lahirnya program–program kerja yang berbasis kemandirian muslimat. Salah satu indikator kemandirian muslimat adalah mampu mengatur perekonomian keluarganya. “Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah […]

  • Menyiasati Pandemi, Begini Persiapan PW Sulsel Sambut Munas V

    Menyiasati Pandemi, Begini Persiapan PW Sulsel Sambut Munas V

    • calendar_month Minggu, 20 Des 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Semarak jelang beberapa hari lagi Musyawarah Nasional ke-V Muslimat Hidayatullah yang akan diselenggarakan pada 26-27 Desember ini kian terasa.  Tidak dapat dipungkiri, meski pandemi Covid-19 begitu berdampak pada penyelenggaraan perhelatan akbar tersebut, namun tak mengurangi antusiasme peserta di daerah. Seperti yang ditunjukkan oleh Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Hidayatullah (Mushida) Sulawesi Selatan.  Tidak tanggung-tanggung, […]

  • Siaran Pers Muslimat Hidayatullah Tentang RUU PKS

    Siaran Pers Muslimat Hidayatullah Tentang RUU PKS

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) mengeluarkan pernyataan pers tentang Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) yang penuh polemik. Pernyataan ini dikeluarkan PP Mushida setelah mempelajari, mencermati diktum , pasal serta menelaah ayat-ayat yang termaktub dalam RUU Penghapusan Kekerasan Seksual yang berkaitan dengan nilai syariat Islam dalam berkeluarga juga norma kesusilaan serta etika yang […]

  • Nasihat Sepenuh Hati

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Seorang shalih terdahulu, Ruwaim Al-Baghdadi mengatakan, “Wahai anakku, jadikanlah amalmu laksana garam dan etikamu laksana tepung.” Kita merindukan untaikan nasihat, tetapi jangan terlalu banyak, agar tidak memuakkan. Seperti garam yang berlebihan. Maka nikmati lezatnya kehidupan dengan kecerdasan iman sehingga sedikit “garam nasihat” itu begitu mengesankan, menyentuh dinding jiwa, dan mengetuk sinyal untuk beramal. Nasihat akan […]

expand_less