light_mode
light_mode

Kebersamaan dalam Keberkahan Sahur dan Berbuka

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEBELAS bulan telah dilewati sebelum bulan penuh kemuliaan ini datang lagi. Ramadhan disediakan tidak hanya sebagai bulan untuk berkontemplasi.

Tidak jua sekedar menyendiri dari rutinitas harian yang melilit dan bukan pula semata sebagai ajang meraih pahala sebanyak yang dibisa, Ramadhan juga sebagai bulan kepedulian dan kebersamaan.

Rutinitas harian yang mengambil sebagian besar waktu penghuni rumah, terutama kepala keluarga yang memiliki tanggungjawab dalam menafkahi keluarga menjadikan kebersamaan dengan anggota keluarga berkurang.

Sekedar makan bersama dalam satu meja misalnya, jarang sekali terpenuhi. Padahal di meja makanlah komunikasi efektif antara penghuni rumah terjadi.

Banyak pembelajaran yang dapat diperoleh dari meja makan. Terutama bagi keluarga yang masih memiliki anak usia sekolah dasar. Pembelajaran adab dan tata cara di meja makan, percakapan hangat yang mengeratkan hubungan, hingga membangun kembali idealisme berkeluarga.

Kebersamaan di meja makan pada bulan suci Ramadhan dapat dilakukan pada dua waktu, yaitu saat berbuka dan saat sahur. Pada kedua waktu tersebut doa-doa yang dipanjatkan menuju ‘arsy tanpa penghalang. Sebagaimana sabda Rosulullah-shollahu ‘alaihi wa sallam

ثلاثة لا ترد دعوتهم الصائم حتى يفطر والإمام العادل ودعوة المظلوم

“Tiga orang yang tidak akan ditolak doanya: orang puasa sampai ia berbuka, imam yang adil, dan doa orang yang dizalimi.” (HR. Al-Tirmidzi)

Allah juga telah berfirman, menyebutkan ciri-ciri muttaqiin penghuni surga:

وبالأسحار هم يستغفرون

“Dan mereka memohon ampunan pada waktu sahur” (QS. Adz-Dzariyaat: 18)

Membangun Kehangatan
Kebiasaan sebagian besar muslimuun di Indonesia menjelang berbuka adalah ngabuburit, alias menghabiskan waktu untuk jalan-jalan ataupun mencari makanan untuk berbuka.

Di kala sahur, mereka berada di depan televisi menonton tayangan-tayangan minim manfaat.

Padahal, kedua waktu tersebut dapat digunakan untuk membangun kebersamaan dan kehangatan antar anggota keluarga, dengan banyak cara diantaranya misalnya: (1) Duduk melingkar di meja makan ataupun di lantai saja, (2) Kepala keluarga menstimulus anggota keluarga untuk menceritakan kembali  kejadian yang dialami dalam sehari, (3) Kepala keluarga menyimpulkan cerita dan mengambil hikmah, dan (4) Kepala keluarga memimpin do’a yang diamini semua anggota keluarga

Halaqoh keluarga yang diadakan sesaat sebelum berbuka atau sehabis sahur menjelang adzan shubuh berkumandang lebih banyak faedahnya daripada ngabuburit dan menonton TV. Waallahu a’lam

________
*) SARAH ZAKIYAH, penulis adalah pengurus Pimpinan Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida). Catatan ringan hikmah lainnya dari beliau dapat dibaca di link ini. 

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madrasah Murabbi: Pencerahan Umum dan Talaqqi Al-Quran

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Seorang pemimpin harus memiliki pengalaman dalam mengemban amanah dan tugas. Pengalaman itu menyejarah dan tidak bisa diulang kembali. Menjadi pemimpin di Hidayatullah harus totalitas mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk lembaga. Demikian disampaikan oleh Pemimpin Umum, Ustadz KH. Abdurrahman Muhammad dalam kegiatan Madrasah Murobbi di Masjid Ar-Riyadh, Kampus Ummul Quro Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan pada Jum’at, […]

  • Melalui Musyawarah, PW Mushida Lampung Siap Menjalankan Amanah

    Melalui Musyawarah, PW Mushida Lampung Siap Menjalankan Amanah

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Mushida Lampung menyelenggarakan acara Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 21 Februari 2021 di Kampus Madya Hidayatullah, Lampung Tengah. Acara ini diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak.  Konsep dalam surah Al-‘Alaq berisi bagaimana proses kejadian manusia. Manusia amat rendah di hadapan Tuhan-Nya. Tak ada celah manusia […]

  • Rakerwil Muslimat Hidayatullah Gorontalo Gaungkan Kemandirian Organisasi

    Rakerwil Muslimat Hidayatullah Gorontalo Gaungkan Kemandirian Organisasi

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    (Gorontalo, mushida.org) – Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Muslimat Hidayatullah (Mushida) Gorontalo resmi digelar pada 2–3 Mei 2026, 14-15 Dzulqo’dah 1447 H di SKB Sanggar Kegiatan Belajar Kota Gorontalo, dengan mengusung tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimat Hidayatullah yang Mandiri dan Berpengaruh.” Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi Muslimat Hidayatullah Gorontalo untuk memperkuat […]

  • Perjalanan Meniti Keikhlasan

    Perjalanan Meniti Keikhlasan

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Namaku Hikmah. Sebenarnya salah satu keinginanku adalah bersekolah di sekolah negeri layaknya anak zaman sekarang, hanya saja kedua orang tuaku sangat berkeinginan agar aku sekolah di pesantren saja, itu artinya keinginanku dan keinginan kedua orang tuaku sangat bertolak belakang. “Ummi, Hikmah sekolah di luar saja yah, kan waktu SMP udah mondok, capek kalau mondok lagi.” […]

  • Muslimat Hidayatullah Surabaya Gelar Dauroh Marhala Ula

    Muslimat Hidayatullah Surabaya Gelar Dauroh Marhala Ula

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Surabaya, mushida.org) PD Mushida Surabaya mengadakan kegiatan Dauroh Marhala Ula pada Sabtu-Ahad/10-11 Agustus 2024. Kegiatan yang diikuti oleh 40 Ummahat ini merupakan salah satu jenjang perkaderan yang diselenggarakan oleh Departemen Perkaderan dari Pengurus Daerah Mushida Surabaya. Dengan mengusung tema “Tajamkan Sistematika Wahyu, Lahirkan Kader Peradaban,” kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman kader agar mampu mengaplikasikan […]

  • Spesial for Annisa, Inilah 5 Penting yang Perlu Diketahui Calon Penulis

    Spesial for Annisa, Inilah 5 Penting yang Perlu Diketahui Calon Penulis

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Mustabsyirah Syammar SEBAGAI calon penulis, terkadang kita ditimpa oleh perasaan seperti ini: “Ah, menulis bukan bakatku….”“Aku bukan keturunan penulis, jadi wajar jika aku tidak pandai membuat tulisan….”“Tulisanku jelek, berantakan, gak jelas. Aku malu mempublikasikannya….”“Aku gak punya pengalaman di dunia tulis menulis….”“Aku sibuk, gak ada waktu untuk nulis….” Dan berbagai alasan lainnya, yang mengerucut pada […]

expand_less