light_mode
light_mode

Madrasah Murabbi: Pencerahan Umum dan Talaqqi Al-Quran

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Seorang pemimpin harus memiliki pengalaman dalam mengemban amanah dan tugas. Pengalaman itu menyejarah dan tidak bisa diulang kembali. Menjadi pemimpin di Hidayatullah harus totalitas mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk lembaga.

Demikian disampaikan oleh Pemimpin Umum, Ustadz KH. Abdurrahman Muhammad dalam kegiatan Madrasah Murobbi di Masjid Ar-Riyadh, Kampus Ummul Quro Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan pada Jum’at, 19 November 2021.

Kepada para jama’ah yang hadir, beliau mengungkapkan betapa bersyukurnya bisa mendapatkan 50 Jadwal Bayani sebagai salah satu dari dua cara dalam mengazaskan ilmu yang sebelumnya telah diwariskan oleh para ulama.

Untuk diketahui 50 Jadwal Bayani ialah materi manhaj yang dikaji dalam halaqoh kader Hidayatullah. Beliau menerangkan 50 Jadwal Bayani dan permulaan dari 60 Jadwal Bayani, terkait pengertian dan karakteristik suatu manhaj. Karakteristik pertama dan paling mendasar adalah bersifat rabbaniyah. Selanjutnya tadarrujiyah dan syumuliyah.

Ustadz Abdruhaman Muhammad juga menceritakan bahwa beliau pernah memberikan tasbih untuk istrinya.

“Tasbih itu untuk berdzikir dan sebagai alat hitung. Agar lebih banyak menghitung rahmat Allah, bukan menghitung yang lain. Tangan yang digunakan untuk bertasbih ini semoga suatu saat mendatangkan karomah Allah,” tuturnya kepada sang istri.

Dalam taujihnya, beliau menyampaikan bahwa jangan sampai ada rumah atau sekolah yang tidak memiliki ruh di dalamnya. Untuk itu, harus ada silaturahmi ruh tingkat elit dalam rumah-rumah setiap kader.

Allah menurunkan wahyu pertama kepada Rasulullah untuk membaca.

“Perintah pertama ber- Iqra. Maka kita harus memperbaiki bacaan Al-Quran dan makhorijul huruf. Kita harus membaca dengan benar sesuai sifat dan tempat keluar huruf dari ayat Al-Quran.”

Bukan sekadar membaca ayat-ayat qauliyah. Namun perintah ber-Iqra’ juga harus dipahami melalui ayat-ayat kauniyah.

“Pemimpin di Hidayatullah harus bisa membaca keadaan dengan benar. Harus belajar bagaimana menjadi seorang pemimpin yang benar,” sambungnya.

Saat ini diperlukan pemimpin-pemimpin Hidayatullah untuk menjadi hujjatul Islam. Menurutnya, yang masih tersisa dari Nubuwwah adalah mimpi orang-orang beriman. Firasat mukmin yaitu ilham dari Allah atau pemberitahuan Malaikat.

Allah berfirman

“Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, “Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)?” (QS. Fushilat: 33)

Sebelum mengakhiri beliau menyanyikan sepotong lirik dari nasyid.

Mari bangun peradaban

Adakah lawan yang bisa menjadi kawan

Majulah pandu Hidayatullah, majulah Mujahid sejati

Bersama Ridho Allah kita capai

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kader Penggerak Roda Organisasi

    Kader Penggerak Roda Organisasi

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Sebuah lembaga atau organisasi yang memiliki kurikulum bagus, program berkualitas, fasilitasnya lengkap, tapi jika tidak memiliki sosok rijaal, maka itu akan sia-sia. Rijaal dalam bahasa arab artinya laki-laki. Maknanya, sosok kader yang merupakan sumber daya manusia yang menjadi penerus sebuah lembaga atau organisasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal PP Mushida, Siti Sarah Zakiyah, pada […]

  • Majelis Penasihat Muslimat Hidayatullah Gandeng KH Dr. Bahtiar Nasir untuk Penguatan Konsep Keluarga Qur’ani Aplikatif

    Majelis Penasihat Muslimat Hidayatullah Gandeng KH Dr. Bahtiar Nasir untuk Penguatan Konsep Keluarga Qur’ani Aplikatif

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Emy Pitoyanti
    • 0Komentar

    Jakarta, mushida.org – Majelis Penasihat Muslimat Hidayatullah (MP Mushida) mengadakan audiensi dan silaturahim dengan K.H. Dr. Bahtiar Nasir, MA., di AQL Center, Tebet, Jakarta Selatan, pada 23 Juni 2026/8 Muharram 1448 H. Audiensi ini bertujuan bersilaturahim dan meminta arahan langsung dalam penyusunan konsep “Keluarga Qur’ani Aplikatif” yang menjadi program prioritas Majelis Penasehat. Konsep ini digagas […]

  • RA-MI Terpadu YAA Bunayya Hidayatullah Makassar Gelar Penamatan Murid Tahun Terakhir

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Makassar, Mushida.org), RA dan MI Terpadu Yaa Bunayya Hidayatullah Makassar menggelar semarak penamatan untuk kelas VI dan penerimaan Rapor Tahun Ajaran 2021/2022 Ahad, (26/6/2022) pada pukul 08.00-12.00 WITA bertempat di New Dafest, Jl. Parumpa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. “Tujuan dilaksanakan kegiatan ini, selain penamatan siswa sebagai alumni RA dan MI Yaa Bunayya juga pihak Madrasah […]

  • Mushida Banten Bagikan Masker untuk Cegah Covid-19

    Mushida Banten Bagikan Masker untuk Cegah Covid-19

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    BANTEN – Di tengah upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Provinsi Banten, Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Banten dan bergerak cepat dengan memberikan bantuan masker dan kebutuhan kesehatan untuk masyarakat kurang mampu ataupun yang terkena dampak pandemi COVID-19. Aksi ini digelar di sejumlah titik di Banten, Selasa (21/04/2020).

  • PW Mushida Kaltim Lakukan Safari Silaturrahim ke Kuaro Sekaligus Hadiri Marhalah Uula

    PW Mushida Kaltim Lakukan Safari Silaturrahim ke Kuaro Sekaligus Hadiri Marhalah Uula

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    KUARO – Pengurus Wilayah Mushida Kaltim baru saja menuntaskan tugas dakwah ke Kuaro, sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Dengan perjalanan yang lumayan mendebarkan bagi teman seperjalanan yang mengaku baru kali ini menyeberang lautan dengan menggunakan speedboat yang karena begitu lajunya hanya menempuh waktu 15 menit yang biasanya ditempuh hingga […]

  • Keimanan dan Etos Kerja

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    ‘Amr bin Ash menghampiri Rasulullah Saw setelah penunjukannya sebagai panglima perang Dzatussalasil di masa keislamannya yang baru beberapa bulan. Ada kebahagiaan yang memenuhi hatinya, karena dia terpilih untuk memimpin para sahabat senior sekaliber Umar bin Khattab. “Wahai Rasulullah, siapa orang yang paling engkau cintai?” tanyanya tiba-tiba, Rasulullah Saw mencawab spontan, “Aisyah.” ‘Amr pun menjelaskan maksud […]

expand_less