light_mode
light_mode

Wahai Kaumku, Jaga Kehormatanmu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Buruknya air disebabkan buruknya tanah. Dan buruknya suatu kaum disebabkan karena buruknya perempuan-perempuan mereka. (Syair Arab)

Seorang berkata kepada anak-anaknya, “Aku telah memperlakukan kalian dengan baik saat kalian masih kecil maupun setelah kalian dewasa, dan juga sebelum kalian dilahirkan.” Anak-anaknya bertanya, “Bagaimana ayah memperlakukan kami dengan baik sebelum kami lahir?” Ia menjawab, “Aku memilihkan ibu untuk kalian yang tidak membuat kalian dicela karenanya.”

Terlahir sebagai seorang perempuan merupakan anugerah yang patut kita syukuri. Betapa besar kemuliaan yang disandang karena darinya baik-buruk suatu kaum dipertaruhkan. Olehnya perlu perhatian yang besar terkait pendidikan dan cara menjaga fitrah mereka. Jika orang tua mampu mendidik dan mengarahkan hingga siap melanjutkan generasi baru, maka tuntas amanah orang tua yang selanjutnya akan diteruskan oleh qawwam mereka yakni suami.

Beratnya mendidik kaum perempuan di era ini, karena adanya pergeseran makna tentang memuliakan kaum perempuan. Perubahan cara pandang kaum wanita terhadap dirinya sendiri membuat kemuliaan yang disandangnya tidak lagi sesuai dengan frame sebagaimana arahan dari Allah Azza Wa Jalla, yang dicontohkan langsung oleh keluarga Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabiyah.

Runtuhnya kemuliaan yang disandang akibat aktualisasi diri yang menyalahi kodratnya, ditunjang ketidakmampuan dari laki-laki mengarahkan dan melindungi keluarga sebagai pemimpin. Padahal bahaya dayyuts di mana seorang suami atau bapak yang membiarkan terjadinya perbuatan buruk dalam keluarganya telah diingatkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam

ثَلاَثَةٌ قَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِمُ الْجَنَّةَ مُدْمِنُ الْخَمْرِ وَالْعَاقُّ وَالْدَّيُّوثُ الَّذِى يُقِرُّ فِى أَهْلِهِ الْخُبْثَ

“Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya.” (HR. Ahmad 2: 69. Hadits ini shahih dilihat dari jalur lain).

Maka keadaan perempuan yang demikian ini tentu sangat membutuhkan bimbingan dan arahan dari seorang laki-laki yang memiliki akal, kekuatan, kesabaran dan keteguhan pendirian yang lebih dari perempuan. Aktualisasi diri yang salah kaprah dengan keinginan tampil melalui berbagai media sosial, sangat memungkinkan adanya cela merusak tatanan kehidupan masyarakat melalui kehidupan rumah tangga.

Allâh Azza wa Jalla telah menjadikan kepemimpinan bagi laki-laki terhadap istrinya. Kepemimpinan di sini untuk menjaga kebaikan-kebaikan yang berkaitan dengan dunia dan agama. Sehingga termasuk kepemimpinan suami adalah mendorongnya untuk melaksanakan kewajiban dan menjauhi larangan. Allâh Azza wa Jalla berfirman:

..اللَّهُ حَفِظَ بِمَا لِلْغَيْبِ حَافِظَاتٌ قَانِتَاتٌ فَالصَّالِحَاتُ ۚ أَمْوَالِهِمْ مِنْ أَنْفَقُوا وَبِمَا بَعْضٍ عَلَىٰ بَعْضَهُمْ اللَّهُ  بِمَا فَضَّلَ الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ

             
“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allâh telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita) dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (QS. An-Nisaa’/4: 34)

Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah berkata, “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita dengan mengharuskan para wanita melaksanakan hak-hak Allâh, yaitu menjaga kewajiban-kewajiban dari Allâh, dan mencegah kaum wanita dari keburukan-keburukan.” (Tafsir As-Sa’di)

Kalau kini kita dapati banyak perempuan yang rusak agamanya padahal suami atau bapaknya telah berusaha semaksimal mungkin mendidik dan mengarahkannya kepada kebaikan, maka apalagi perempuan yang tidak diarahkan dan bahkan dibiarkan larut dalam kerusakan dan maksiat? Semoga Allah Azza Wa Jalla menjaga generasi kita dari segala keburukan. Hanya kepada-Nya kami bertawakkal dan hanya kepada-Nya kami bertaubat.*

*Hani Akbar
Ketua Umum PP Muslimat Hidayatullah

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslimat Hidayatullah Gelar Training Instruktur Nasional

    Muslimat Hidayatullah Gelar Training Instruktur Nasional

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Pengurus Pusat (PP) Muslimat Hidayatullah bekerjasama dengan Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Kalimantan Timur (PW Mushida Kaltim) menyelenggarakan Training Instruktur di Kampus Pesantren Hidayatullah Pusat Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, belum lama ini. Acara yang bertema ‘Mencetak Instruktur yang Handal dan Visioner’ ini berlangsung selama 3 hari. Ada 3 bidang training yang diselenggarakan yaitu, […]

  • Momentum Ramadhan dan Penghormatan kepada Pemilik-Nya

    Momentum Ramadhan dan Penghormatan kepada Pemilik-Nya

    • calendar_month Sabtu, 19 Mei 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Reni Susilowati* IQRA’ bismi Rabbikalladzii Khalaq, ayat pertama yang sudah kita pahami makna dan esensinya. Yakni perintah membaca apa yang telah diturunkan Allah SWT (Al Qur’an), menyelami yang diilhamkan kepada Rasulullah (Al Hadits) dan yang diciptakan (antara langit dan humi), serta apa yang diperjalankan (kejadian dan peristiwa). Semua hanya karena kebesaran Allah, keagungan dan […]

  • PW Muslimat Hidayatullah Jateng Gelar HSJD

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Busana muslimah adalah busana taqwa. Mengenakan busana muslimah saat ini sudah menjadi sebuah trend tersendiri, bahkan sudah menjadi budaya bagi yang sudah terbiasa mengenakannya. Di Indonesia tidak ada lagi larangan untuk berbusana Muslimah bahkan di berbagai instansi milik pemerintah maupun swasta. Namun ternyata di sebagian negara sampai detik ini masih ada yang memberlakukan larangan berbusana Muslimah. Saat […]

  • Mengikuti  Sunnah Pasti Menang!

    Mengikuti Sunnah Pasti Menang!

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MASIH ingatkah kisah perang Uhud yang menurut hasil perang dimenangkan kaum musyrikin? Ya, dari  perang tersebut, memang banyak para tentara Islam syahid di medan laga, diantaranya; Hamzah. Juga Mush’ab bin ‘Umair radhiyallahu anhuma. Jika kita menilai dari hasil perang, maka benar kalau kita mengatakan bahwa kaum musyirikinlah yang memenangi peperangan Uhud tersebut. Tetapi, jika kita […]

  • PP Muslimat Hidayatullah Minta Peraturan Menteri Nomor 30 Tahun 2021 Dicabut

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    PP Muslimat Hidayatullah menyesalkan adanya Peraturan Menteri Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Pasalnya, Permendikbud No. 30/2021 yang dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kejahatan terkait kekerasan seksual justru sama sekali tidak memasukkan landasan norma agama di dalam prinsip pencegahan kekerasan seksual di pasal 3. “Pancasila dengan sila pertama […]

  • Al Kahfi Penyelamat Ujian Dunia, Menarik Hikmah Mukjizat Al Quran

    Al Kahfi Penyelamat Ujian Dunia, Menarik Hikmah Mukjizat Al Quran

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Sarah Zakiyah* MENEMUKAN makna tersirat dari yang tersurat bagaikan menemukan jarum dalam butiran beras. Itulah hikmah yang dikatakan oleh Baginda Rosulullah SAW, “Hikmah adalah barang yang hilang dari seorang mukmin”. Jumat merupakan hari ‘ied/ perayaan pekanan bagi setiap muslim, sunnah baginya membaca Q.S Al Kahfi sebelum matahari hari ini tergelincir. Tidaklah dijadikan sunnah jika […]

expand_less